
BRUK!!!
seisi galaxy internasional school dibuat gempar oleh pingsan nya sang bintang sekolah itu, hingga terdengar di telinga alden, dengan setengah lari alden menghampiri bella yang dikerumuni banyak siswa, kapan lagi bisa melihat bella dari jarak dekat.
"kalian minggir. " suara dingin itu membuat semua siswa memberikan jalan untuk alden.
alden yang melihat bella begitu pucat dan tak berdaya pun merasa bersalah pada gadis yang membuat Jantung nya bekerja dua kali lipat dari biasanya.
alden segera menggendong bella ala bridal style dan membuat iri para siswi galaxy internasional school, dengan tergesa-gesa ia segera melajukan mobil nya menuju rumah sakit karena ia sangat panik melihat wajah bella yang mulai berubah menjadi warna kemerahan dengan keluar bintik-bintik hitam yang tidak beraturan, bibir yang semula tipis bewarna merah muda kini telah membengkak dan pucat.
dua puluh lima menit kemudian alden sampai dirumah sakit milik keluarga nya, dengan keringat bercucuran karena telah menggendong bella dari parkiran yang jaraknya sangat jauh.
"DOKTER." teriak alden panik.
seisi rumah sakit itu pun terkejut ketika kedatangan anak pemilik rumah sakit dengan membawa seorang gadis yang berada dalam gendongan nya.
"cepat panggil kan dokter. " bentak alden ketika semua melihat kearah nya dengan tatapan bingung.
"mari tuan, ikuti saya. " ucap dokter yang baru saja datang.
"pliss bertahan lah, maafkan saya. " batin alden dengan sangat merasa bersalah karena berlebihan menghukum nya, bahkan matanya terasa panas akibat menahan air mata.
__ADS_1
sesampainya diruangan tempat bella diperiksa oleh dokter alden tak berhenti menggenggam lembut tangan bella dan berdoa.
" maaf tuan muda, silahkan anda menghubungi keluarga pasien. "ucap dokter tersebut.
" apa yang sebenarnya terjadi. "ucap alden dengan perasaan yang tidak karuan.
" begini pasien alergi matahari atau bisa disebut Polymorphic light eruption (PMLE)
adalah jenis yang paling umum dan dikenal dengan keracunan matahari, pasien tidak bisa terkena sinar UV terlalu lama. "ucap dokter menjelaskan.
" pasien akan segera sadar karena pasien sedang tidur, karena pengaruh obat . "
"ia sudah kami tangani tuan, untung anda membawanya kemari tepat waktu."
"kalo begitu saya permisi tuan muda. " ucap dokter itu sembari berjalan mundur satu langkah dengan membungkuk.
"cepat lah sadar. " ucap alden begitu lirih
tak lama kemudian kedua sahabat bella datang dengan kekhawatiran di wajah mereka, mereka tau kalau bella pingsan dan dibawa ke rumah sakit oleh alden sehingga mereka mengikuti mobil alden dari belakang , karena mereka saking khawatir nya deven melajukan mobil dengan kecepatan tinggi dan tak sengaja menabrak gerobak sampah dihadapannya,mau tak mau mereka harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka dengan membersihkan sampah yang berserakan, siapa lagi kalau bukan edgina dan deven.
"pak bagaimana keadaan bella. " ucap edgina langsung menangis ketika melihat keadaan bella.
__ADS_1
"dia alergi matahari, kita tunggu saja sebentar lagi dia siuman. " ucap alden.
"bapak sudah menghubungi keluarganya. " tanya deven, sedangkan alden menggeleng.
"yaudah biar saya yang menghubungi orang tua bella. " ucap deven sambil merogoh kantung celananya.
"emang lo punya nomor orang tuanya bella. "ucap edgina heran.
" eh lo lupa kalo kita sering main ke rumah ni anak, ya gue punya lah nomernya mommy nindi. "ucap deven kesal karena kelemotan edgina, mereka memang sangat dekat sehingga memanggil nindi dengan sebutan mommy.
" gue lupa, nggak usah ngegas juga kali. "ucap edgina merajuk, sedangkan deven menelpon nindi dan memberi tahu keadaan bella.
" kalian temani bella disini saya keluar sebentar, dan jangan berisik."ucap alden datar sehingga deven dan edgina langsung mengangguk.
setelah alden keluar edgina langsung memeluk sahabat nya dan menumpahkan air matanya yang ia bendung sejak tadi karena ia tidak tega melihat sahabat terbaring lemah, deven yang melihat pun menjadi terharu karena mempunyai sahabat yang menyayangi satu sama lain , ini alasan deven ingin selalu dekat dengan mereka karena ia berjanji akan melindungi mereka berdua.
🌈🌈🌈
" mommy. " teriak edgina langsung memeluk nindi sambil terisak ketika ia baru datang bersama dua bodyguard yang menunggu nya di luar ruangan rawat bella.
LANJUT
__ADS_1