Hantu Penghuni Penginapan

Hantu Penghuni Penginapan
10.pangeran es dan api.


__ADS_3

di sebuah penginapan yang ada di gunung. penginapan itu bernama Marcusi House. yang di bangun oleh seorang pemuda yang bernama Marcus. saat pertama kali buka,tempat itu sangatlah ramai. saking ramai nya,Marcus sering kekurangan kamar untuk pengunjung. hingga pada suatu hari,terjadi sebuah insiden yang ada di luar nalar. tempat itu di serang oleh mahkluk yang terlihat seperti manusia tapi bukan manusia. mereka adalah GHOST.


penginapan itu di serang bukan tanpa sebab. di ketahui bahwa saudara dari Marcus adalah seorang peneliti dan ia membuat sebuah alat yang tanpa di sengaja dapat menarik perhatian para GHOST. alat itu bernama AGALET SPINX. AGALET jenis baru. Evolusi dari AGALET yang sebelumnya yaitu AGALET GHOST.


penyerangan itu terjadi di lantai 3 karena tempat itu adalah laboratorium dari saudara Marcus yang bernama Noran. yang lebih parah lagi,yang mereka itu bukan lah GHOST biasa melainkan GHOST bangsawan dan yang lebih buruk nya lagi,mereka itu adalah pangeran kerajaan.


kebanyakan dari mereka tewas. dan yang selamat hanyalah Marcus,istri nya dan Jacky putra dari Noran dan Olivia (istri Noran). setelah kejadian itu, penginapan yang awal nya ramai menjadi sepi pengunjung dan lantai 3 di tutup. dan keberadaan AGALET menghilang. bukan di ambil oleh para pangeran, melainkan seperti lenyap dan hilang dari muka bumi.


Jacky POV*


bisa bisa nya aku mengingat kejadian itu. padahal sudah 3 tahun lama nya. sekarang aku berada di lantai 3. aku pergi ke kamar paling pojok. seingatku,disana adalah tempat laboratorium ayah dan ibuku. aku berada di depan pintu,aku membuka pintu itu perlahan. setelah di buka penuh....


"sama seperti dulu. kosong." ucapku.


tidak ada apapun di dalam sana. hanya ada sebuah lemari yang terkunci. aku tidak tahu di mana kunci nya dan lemari itu juga tidak bisa di hancurkan. aku selalu bertanya tanya. dimana semua botol botol berisi cairan kimia itu? dimana alat alat aneh itu? di mana hasil ciptaan ayah dan ibu itu? seingatku,terdapat banyak sekali hal yang ada di ruangan ini. tapi sekarang tidak ada apapun. kemana perginya semua benda itu?


aku keluar dari ruangan kosong itu dan pergi ke kamar ku untuk istirahat. saat perjalanan ke kamarku,aku melewati kamar Honami. aku mengintip lewat sela sela pintu. aku melihat Andika di dalam sana. sepertinya mereka sedang membicarakan soal misi. dengan begini aku yakin kalau mereka itu dari sekolah GHOST BUSTER atau mungkin lulusan dari sana. pikirku.


setelah nya aku melanjutkan perjalanan ku kembali ke kamar.


Jacky end POV*

__ADS_1


duar....


terdengar suara ledakan yang mengagetkan semua orang. suara itu berasal dari lantai dasar. Andika,Honami,dan Jacky yang mendengar itu langsung pergi ke lantai dasar.


dilantai dasar, mereka melihat asap yang keluar dari pintu ruang makan. Jacky mendekati pintu lalu membuka nya dengan cepat. terlihat lah ada dua orang yang dalam keadaan tersalib di pojok ruang makan yang sudah hangus terbakar.


semua orang terkejut akan hal itu. apa lagi Jacky,ternyata dua orang itu adalah paman Marcus dan istri nya. jacky begitu terpukul. hanya mereka yang ia miliki sekarang setelah di tinggal oleh kedua orang tua nya. Karena begitu terpukul,ia mencoba masuk ke dalam api namun di tahan oleh Andika. Andika menarik nya menjauhi ruang makan dan Honami menutup pintu nya. sebelum pintu tertutup sempurna,ia melihat sepasang mata yang menatap diri nya dari dalam kobaran api.


Jacky terduduk lemas dan terdengar suara isakan yang menandakan bahwa ia sedang menangis. Honami jongkok di sebelah Jacky dan menepuk punggung Jacky pelan.


"hanya mereka yang kau miliki setelah orang tua mu tiada. aku turut berduka cita" ucap Honami.


Jacky tersentak,bagaimana ia bisa tahu kalau orang tua kandung ku sudah tiada pikir nya.


Jacky yang mendengar itu berhenti menangis. Honami pun berhenti menepuk punggung Jacky dan berdiri di sebelah Andika. Jacky berdiri di hadapan mereka dan menatap tajam mereka berdua.


"kalian sepertinya memang benar dari sekolah GHOST BUSTER dan kalian datang ke sini pasti untuk mengobrak-abrik penginapan ini untuk mengambil berbagai macam penelitian ayah dan ibuku." ucap Jacky.


"benar dan salah." ucap Honami yang membuat Jacky mengerutkan dahi.


"apa mak---" ucapan Jacky terpotong karena ada es yang melesat tepat di depan wajah nya.

__ADS_1


Mereka bertiga melihat es yang menancap di lantai dan meneguk saliva dengan susah. mereka melihat ke arah es itu di lemparkan. dan terlihat lah ada dua orang pria yang saaaangaaaaaat tampan. panggil saja mereka si merah dan di putih. si merah sedang duduk di atas meja resepsionis sambil memainkan api kecil di jadi telunjuk nya dan si putih sedang bersandar di meja resepsionis di sebelah si merah sambil memandang Honami,Andika dan Jacky. dan terlihat ada serpihan serpihan es yang melayang di atas tangan kanan nya yang mengadah.


"Kalian?!" teriak Jacky mengagetkan Andika dan Honami.


"APA YANG KALIAN LAKUKAN DI SINI?!! TIDAK CUKUPKAH KALIAN MEMBUNUH PENGUNJUNG DAN MENGHANCURKAN PENGINAPAN INI 3 TAHUN LALU?!" ucap Jacky dengan lantang.


"kau berisik sekali" ucap si putih dengan nada yang dingin.


"si merah, pangeran kobaran api, Chrome. si putih, pangeran es mulia, Savier. kalian adalah dalang dari hancur nya laboratorium GHOST BUSTER yang ada di Amerika,Prancis,dan London. lalu,apa yang kalian lakukan di sini? di sini bahkan tidak ada satupun hal yang berharga. apa kalian sedang tidak ada kerjaan sampai sampai kalian berniat untuk menghancur kan penginapan kecil ini?"" ucap Andika dengan nada mengejek di kalimat terakhir.


"jadi,kami di kenal seperti itu ya di GHOST BUSTER. seperti nya kami harus berterima kasih pada kalian karena mendapatkan julukan yang mulia itu." ucap Chrome sembari turun dari meja resepsionis kemudian bersandar di sebelah Savier dan memasukkan ke dua tangan nya ke saku baju nya.


Di tempat Leo.


"terima kasih atas benda benda yang kau berikan ini. selanjut nya kau akan jadi pelayanku untuk selama lama nya. hahahahahahahaha!!!" ucap Silvia sembari tertawa jahat.


'jadi,dia adalah malaikat berhati iblis ya. malang sekali nasibku ini.' ucap Leo dalam hati.


"Leo,aku tahu kalau kau masih sadar. kau masih mampu berpikir jernih. karena kau bukanlah orang biasa. tapi,hanya itu saja yang dapat kau lakukan. kau tidak bisa lepas dari kendali ku. jadi, percuma kau mampu berpikir dengan baik namun tidak dapat mengendalikan tubuh mu sendiri. hahahahahahahaha!" ucap Silvia dengan penuh percaya diri.


meskipun begitu, Leo masih berusaha untuk mengendalikan tubuh nya.

__ADS_1


'sial, yang di katakan oleh nya benar ada nya. aku tidak bisa mengendalikan tubuhku sesukaku.' ucap Leo dalam Hati.


__ADS_2