Hantu Penghuni Penginapan

Hantu Penghuni Penginapan
23. Akhir dari Semuanya


__ADS_3

Zafkiel bersujud di hadapan Jacky.


"ampun! tolong ampuni saya ya dewa!!" ucap Zafkiel terus menerus.


Kurei,Leo,Hayden,Chrome dan Savier melihat Zafkiel yang bersikap seperti itu merasa aneh.


saat melihat apa yang di sembah oleh Zafkiel, Chrome dan Savier juga langsung berlutut.


kenapa mereka seperti itu? hal itu kan sudah di jelas kan sebelum nya.


Ras Moon adalah ras yang di anggap dewa oleh para GHOST karena mereka menguasai salah satu benda langit yaitu bulan.


tapi kenapa kata Demonia tadi, orang yang seperti Jacky di kata kan sebagai kesatria bulan dan bukan nya dewa? itu karena para Iblis memiliki dewa mereka sendiri.


"apa yang anda lakukan di sini?" tanya Savier


"aku hanya ingin tahu saja. kenapa tempat ini sangat lah ribut?" tanya Jacky dengan bijaksana.


'menjijik kan' batin Andika


"kakak,turun kan aku." pinta Honami


"baiklah, tapi jangan dekat dekat dengan orang itu" pesan Andika lalu menurun kan Honami.


tapi, baru saja di turun kan. Honami sudah melesat dan


Duak....


Honami meninju wajah Jacky.


Jacky mengelus wajah nya yang kena tinju.


"kenapa kau meninju ku?!" tanya Jacky dengan kesal tepat di depan wajah Honami.


yang membuat Andika puas sekali gus kesal. puas karena Honami meninju nya dan kesal karena wajah Jacky terlalu dekat dengan wajah Honami.


'kalau dia mendekat se centi lagi saja, maka akan langsung aku hajar' batin Andika.


Honami menatap Jacky.


"kau tidak cocok bersikap bijaksana. kau kan narsis dan pria Playboy. aku yakin, kalau di sekolah kau pasti menggoda berbagai macam gadis di sana" ucap Honami dengan singkat jelas padat dan tepat sekali.


lalu Jacky menjauh kan wajah nya dari Honami. meski pun dia senang memandangi wajah Honami yang cantik.


"zafkiel,apa kau benar benar merasa bersalah?" tanya Honami


"tentu saja....." ucap nya..


"tidak" lanjut nya lalu


jleb.....


cras....


dia menusuk Honami mengguna kan pisau belati lalu mencabut belati itu.


tubuh Honami terhuyung ke belakang tapi langsung di tangkap oleh Jacky.


"berani berani nya kau!" teriak Andika lalu ia langsung menerjang Zafkiel.


tapi sayang nya, serangan nya itu gagal. Zafkiel mengguna kan semua kekuatan nya yang tersisa. dia mengumpul kan semua asap hitam dan mengguna kan sihir terlarang.


Zafkiel membuat tubuh monster. wujud nya sangat besar dan menakut kan. dia mengguna kan sebuah pentungan berduri sebagai senjata nya.


dia memukul secara serampangan. dia tidak peduli dengan apa yang dia serang. dia hanya berniat untuk menghancur kan saja.


"bagaimana mungkin dia menyerang secara serampangan?!" ucap Kurei.


"dia sangat lah ber bahaya. berhati hati lah semua nya" ucap Hayden.


wush....


Jacky terbang ke belakang mereka dengan menggendong Honami.


Andika melihat Honami dalam keadaan begitu tentu saja langsung menghampiri nya.


"Honami, kenapa luka nya belum sembuh?" tanya Andika


"apa maksud mu?" tanya Jacky yang tidak mengerti.


"regenerasi nya sangat lah cepat. luka tusuk sebelum nya bahkan sembuh dengan begitu cepat." jelas Andika.


groar....


brak....


bruk....


duut....


"bau apa ini?"


huwek...


bau itu sangat lah bau dan sangat menyengat seperti... seperti... bau kentut.


mereka melihat ke arah monster itu.


huwek...


"monster sialan!! sudah menghancur kan! sekarang mengentuti kami! akan ku hancur kan kau!" ucap Jacky dengan sangat kesal.


Jacky mengambil pedang nya lalu menusuk bagian itu.


argh.....


monster itu berteriak kesakitan karena lubang di pantat nya itu di tusuk.


"iu.. menjijik kan sekali. " ucap Jacky yang melihat keadaan pedang nya yang menggenas kan.

__ADS_1


Jacky mengalir kan energi nya ke pedang dan pedang itu pun bersih.


"HUWAA!!! DASAR MONSTER SIALAN!!! KALAU SAJA TUBUH KU BISA BERGERAK AKAN KU CINCANG KAU!!" TERIAK HONAMI.


'wah.. dia marah besar' batin Jacky.


Honami mengumpul kan semua energi yang berada di sekitar nya. membuat sebuah monster yang sama besar nya dengan monster itu.


groar...


bruk...


bugh....


kedua monster itu bertarung. monster milik Zafkiel terlihat tidak mampu melawan akibat dari tusukan maut yang di berikan oleh Jacky tadi.


Honami berusaha berdiri. dia berdiri lalu berjalan dengan terhuyung. tatapan mata nya kosong.


sekarang dia benar benar lemah. semua indra nya melemah. khusus nya indra penciuman nya. Honami sangat lah beruntung karena tidak bisa mencium bau racun paling memati kan di dunia.


Honami berjalan mendekati kakak nya yang sudah sangat tersiksa akibat bau ini. Andika,Leo dan Hayden memiliki penciuman yang sangat lah sensitif itu sebab nya mereka lah yang paling tersiksa dengan bau ini.


"kakak, apa kakak baik baik saja? apa kakak perlu aku bantu sesuatu?" tanya Honami.


"ti-tidak perlu. a-aku ba- uhuk uhuk baik saja. uhuk..uhuk" ucap Andika terbata bata dan terbatuk batuk


wush....


angin bertiup kencang dan membawa bau busuk ini.


"hah.. aku bisa bernapas!!" ucap Leo dengan lega.


Hayden berbaring dan meraup udara sebanyak banyak nya.


dan Andika,dia juga meraup udara sebanyak banyak nya.


"apa kakak baik?" tanya Honami


"ya, aku baik." jawab Andika.


groar....


buk...


duak....


boom....


monster Zafkiel melempar kan boom ke arah monster Honami lalu monster itu tumbang dan menghilang.


"hah,kasihan... tapi, monster itu juga sudah mencapai batas" ucap Honami


"kalau dia sudah mencapai batas, maka kami akan langsung menghabisi nya!" ucap Andika


"ayo semua! kita serang monster itu bersama!" ajak Andika.


dia mencakar dan menggigit monsters itu.


groar....


monster itu mengarah kan tangan nya berniat untuk memukul Andika namun Andika sudah melompat.


"ayo semua nya!" ajak Andika dengan semangat.


Chrome membuat pedang api lalu menebas bagian dada monster itu berkali kali.


begitu pun dengan Savier, dia juga menebas tangan kanan monster itu berkali kali.


monster menyerang mereka mengguna kan pentungan nya.


groaar.....


bugh....


duak...


pentungan itu mengenai tubuh Chrome dan Chrome terlempar lalu tubuh nya menghantam dinding. Chrome sudah kehabisan tenaga nya. dia pun pingsan.


Savier yang melihat itu langsung saja menusuk bahu kanan sang monster dan menyayat nya.


groaar.....


aargh.....


monster itu terjatuh, sambil memegangi bahu kanan nya yang terus mengeluar kan cairan hijau yang di duga adalah darah nya.


dalam kesempatan itu, Jacky langsung saja menebas lengan kanan monster itu.


brash....


crass....


sekarang, monster itu hanya memiliki satu tangan.


Honami hanya melihat. Honami tetap terpaku oleh Jacky.


"Jacky! potong tanduk nya! itu adalah kelemahan nya!" teriak Honami kepada Jacky.


Jacky yang mendengar nya langsung melakukan perintah nya.


Jacky terbang dan melesat.


trang....


pedang nya terpantul dan tidak dapat menggores tanduk monster itu.


"tanduk nya keras sekali!" ucap Jacky.


"gunakan kekuatan Mooni!" titah Honami

__ADS_1


"kekuatan Mooni bagaimana?! ini adalah kekuatan dari Mooni!" ucap Jacky.


"kalau begitu kemari lah!" ucap Honami.


Jacky pun hanya menuruti perintah dan tidak curiga akan apa pun.


"tanduk nya sangat lah keras, apa yang harus aku lakukan?" tanya Jacky begitu sampai di samping Honami.


cup....


Honami mencium pipi Jacky yang membuat Andika,Leo,Kurei,Hayden menganga. Honami tidak pernah tertarik kepada pria kini mencium Jacky?!!


wajah Jacky sekarang sudah merah merona. sangat merah seperti tomat.


"sekarang,tebas tanduk nya" titah Honami dengan riang tanpa rasa bersalah sedikitpun.


"ya!" jawab Jacky dengan spontan lalu ia langsung menebas kedua tanduk dari monster itu.


trang...


trang....


"tidak mempan" ucap Kurei


kretek....


kretek....


tanduk monster itu pun patah.


groar...


monster itu terus berteriak. bertepatan dengan itu. beberapa helikopter dari pusat datang.


dekedekedekedek....


kira kira begitu lah suara nya.


helikopter itu mendarat. monster itu mengecil dan berubah menjadi Zafkiel yang kurus kering tak terawat.


sekarang Zafkiel sudah di tangkap oleh orang orang dari pusat GHOST BOOSTER. matahari pun terbit dengan sangat indah.


orang orang yang terluka telah di sembuh kan.


Chrome pun mendapat pertolongan pertama. padahal dia sudah menghancur kan laboratorium terbesar GHOST BOOSTER.


"semua nya sudah aman. kalian bisa pulang sekarang" ucap seorang profesor.


"apa yang anda lakukan di sini Prof.Hayli?" tanya Andika.


"aku hanya ingin mengenang kenangan betsama Prof. Noran dan Prof.Olivia." jawab Prof. Hayli.


"Prof!" panggil Honami yang sudah berpisah dengan Demonia.


"kenapa Honami?" tanya Prof. Hayli.


"di Helikopter nya ada kasur nya gak?!" tanya Honami


"ada kok tenang aja. kenapa emang nya hm?" tanya Prof. Hayli.


Honami tidak menjawab pertanyaan Prof Hayli tapi langsung masuk ke dalam helikopter dan tidur.


semua masalah sudah selesai. Zafkiel sudah di tahan. Savier dan Chrome sudah kembali ke dunia GHOST.


lalu kelompok KAJ 2 dan KAJ 3 di tambah dengan Andika, Leo, Hayden memasuki pesawat dan hendak pulang.


tersisa Jacky sendiri di sana.


'pada akhir nya akan berpisah juga kan' batin Jacky kecewa.


Honami terbangun sebentar dan tidak melihat ada Jacky di dalam pesawat.


"kak,Jacky mana?" tanya Honami


"gak ikut. dia kan bukan anggota kita" ucap Andika yang tidak suka melihat Honami mencari orang itu.


Honami turun dari helikopter.


Jacky melihat Honami berjalan ke arah nya.


"Jacky gak ikut?" tanya nya dengan polos.


"tidak, aku tidak ikut" jawab Jacky


"ih, Jacky kan juga bagian dari GHOST BOOSTER sekarang. jadi Jacky harus ikut!" ucap Honami sembari menarik tangan Jacky.


"kenapa ini?" tanya seorang pemuda.


"kak Tristan! ini nih, Jacky kan udah jadi bagian dari GHOST BOOSTER, tapi gak mau ikut pulang!" adu Honami kepada orang yang bernama Tristan.


Tristan menatap tajam Jacky dan membuat gerakan garis lurus di leher nya seolah berkata. 'kalau Honami menangis, aku akan langsung memotong leher mu'


'wah, kembaran nya Andika nih' batin Jacky terkejut


"i-iya aku ikut" ucap Jacky dan dengan terpaksa mengikuti Honami.


saat memasuki helikopter, Jacky mendapat kan tatapan tajam dari Andika dan satu orang lagi yaitu Tristan yang satu pesawat dengan mereka.


helikopter pun terbang. semua nya berakhir dengan bahagia.


dan Jacky pun begitu. sekarang ia sedang menikmati pemandangan indah di depan wajah nya. Honami, sedang tertidur pulas dengan bersandar di bahu nya.meskipun mendapat tatapan tajam dari dua orang yang berada di depan nya. dia tetap senang karena sekarang, ia tidak sendiri.


...TAMAT....


...WAH AKHIR NYA TAMAT JUGA....


...TERIMA KASIH BUAT SEMUA NYA YANG UDAH DUKUNG RINDA YA....


...TERIMA KASIH...

__ADS_1


__ADS_2