Hantu Penghuni Penginapan

Hantu Penghuni Penginapan
Episode 6


__ADS_3

Honami: "kau sangat tidak sabaran ya Kira. Informasi nya belum aku dapatkan,tapi untuk lokasi nya,itu sangat dekat"


jacky terkejut mendengar hal itu. Leo memperhatikan nya dan merasa bahwa ada yang di sembunyikan oleh nya.


bibi pemilik penginapan (Bibi Marcuss): "apa yang sebenar nya anda bicara kan? sekarang sudah waktu nya makan jadi,lebih anda duduk dan makan."


semua nya mendengarkan perkataan bibi pemilik penginapan,lalu bergegas makan


tidak ada apa pun yang terjadi. ternyata kekhawatiran mereka percuma saja. saat itu Rara ingin pergi ke toilet.


Rara:(menghampiri bibi pemilik penginapan) "bibi,toilet ada di mana ya?"


bibi :"toilet ada di sana"(menunjuk ke arah pintu di sudut ruangan)


Rara:"oh,terima kasih"


Rara masuk ke toilet.


Alex:"pergi ke mana dia?"


Andika:"mungkin dia pergi ke toilet "


Honami:"kenapa kalian berdua duduk di sini? kalian membuat ku terlihat seperti tidak memiliki teman perempuan tahu!"


Alex:"kalau aku tidak perlu di pertanya kan,karena aku akan selalu bersama ketua!"(tersenyum riang)


Andika:"kalau aku tentu saja karena ingin makan bersama dengan adik ku tersayang"(tersenyum lembut)


Honami: "hah..." (pasrah)


Alex:"hmmm.... aku jadi ingin mengerjai orang itu. aku pergi dulu ya."(pergi ke toilet)

__ADS_1


di toilet.....


Rara:"Ternyata toilet ini besar juga ya.seperti yang ada di restoran ternama.


(berjalan ke kaca dan mencuci tangan)


seperti nya tempat ini tidak terlalu buruk, rasa makanan nya juga lumayan. paling tidak ini cocok untuk di jadikan tempat menginap orang orang seperti Honami.


aku seharus nya datang ke tempat yang lebih baik lagi tapi karena hujan jadi nya terpaksa deh.(mengambil sesuatu di saku. itu adalah perlengkapan make up mini) aku penasaran,apa reaksi mereka ketika aku menggunakan make up ya?"


baru saja mengambil lipstik tiba tiba lampu mati


Rara:(apa yang terjadi?? kenapa tiba tiba mati lampu?? tidak mungkin kan mereka lupa bayar listrik?)


setelah beberapa saat lampu tidak kunjung menyala. Rara sedikit takut,bulu kuduk nya berdiri. lalu ia teringat bahwa ia membawa ponsel. ia menyalakan ponsel.


ia menyenteri sekitar nya menggunakan cahaya ponsel tapi tidak ada apa apa. ia menghadap ke kaca lalu mencuci muka dan tiba tiba ada yang menyentuh bahu nya.


*Rara gemetar ketakutan dan


baa!!!!


sesuatu muncul dari bawah mengagetkan Rara dan ia berteriak*


Rara:"aaa!!!!....aaa!!!!..... (sesuatu itu mendekatinya) tidak!!!!.... pergi, cepat pergi!!!! ..... pergi sana!!!!"( menendang)


brak!!!....


Sesuatu itu berdiri dan menyala kan lampu.


Alex: "aduh,punggungku sakit sekali! ternyata tendangan mu hebat juga ya.ku pikir kau hanya bisa membully orang saja,ternyata kau memiliki keahlian yang lain."

__ADS_1


Rara menatap Alex dengan tatapan benci lalu menghampiri nya. ia memukuli Alex tanpa ampun.


Rara: "jadi,ternyata ini semua ulah mu ya!!!(memukul dengan keras) apa kau tahu,candaan mu itu kelewatan tahu!!!!""


Alex: " maaf,aku minta maaf.tolong maafkan aku,hentikan sakit tahu!(Rara memukul lebih keras) sudah kubilang hentikan!!!( memengan kedua tangan Rara) aku minta maaf!!! aku tahu aku salah jadi aku minta maaf kepadamu.tapi,kenapa kau terus memukul ku??!!"


Rara:" tentu saja karena aku membencimu!!!"


Alex: "jangan menatap ku dengan tatapan kebencian itu,aku tidak suka.seperti nya ada yang aneh"


Rara menjadi tenang dan juga merasa aneh


Rara:"kau benar.rasa nya seperti berada di rumah kosong.sangat hening"


Alex:"bukankah di balik pintu itu adalah ruang makan??dan,seharus nya jika mendengar suara keras maka secara alami orang akan datang ke sumber suara itu kan??"


Rara:"kita harus mengecek pintunya."


mereka berdua mendekati pintu untuk membuka pintu.ternyata pintu itu terkunci dan mereka terkunci di dalam. meteka memukul pintu dan berteriak minta tolong tapi, tidak ada yang mendengar. mereka kelelahan lalu duduk bersandar di pintu.


di saat mereka putus asa,telepon berdering.


kring..... kring.....


Rara mengambil telepon dan melihat yang menelepon nya ternyata Kani.


Rara:" Halo,halo... kami terkunci di toilet!!"


telepon:{memang nya aku peduli?}


Rara:"kau bukan Kani,siapa kau??!!!!"

__ADS_1


telepon:{kau tidak perlu tahu siapa aku.tapi yang pasti aku akan menyiksa kalian berdua di dalam sana.kuharap kalian menikmati nya xixixixi


__ADS_2