
Kerja kerja dan kerja
Mungkin itu kata yang tepat ditujukan pada setiap anak buah yang bekerja di tempatku bekerja.
Kecekatan dan keuletan serta keramahan di butuhkan ditempat kerjaku,menjaga kepuasan konsumen haruslah menjadi prioritas nomer satu.
Jangan sampai konsumen mengeluh dengan pelayanan kita,jika sampai itu terjadi,maka bersiap siaplah kena Omelan dan cacian my big bos.
Bos ku bagiku adalah seseorang yang sangat seram dan menakutkan,dan itu bukan penilaian ku saja, tetapi penilaian semua karyawan sama sepertiku.
Sampai pada suatu hari saat jam kerja telah usai tiba tiba bos ku memanggilku,ya ketika karyawan yang lain telah meninggalkan tempat kerja dan kebetulan aku yang paling terakhir akan pulang.
Selama ini jarak antara karyawan dan anak buah sangatlah jauh,memang ada jarak yang membatasi antara karyawan dan my big bos,tak pernah sekalipun kita(antara karyawan dan big bos bercanda),dan di hari itu tiba tiba dia memanggilku dan mengajakku bicara empat mata.
"Amelia.......,
"Tunggu sebentar....,aku ingin berbicara denganmu,ucap my big bos".
Sontak aku terkejut dan bergumam dalam hati,astaga ada apa lagi ini,kesalahan apa lagi yang ku perbuat ,sehingga my big bos ku memanggilku,dan ternyata hal yang tidak pernah aku duga di ucapkan oleh bos ku,ya hal yang sampai saat ini selalu ku tanamkan pada diriku dan merubah diriku menjadi lebih baik.
__ADS_1
"Amelia mulai besok kamu jangan lagi berpenampilan seperti ini,kamu masih muda,aku tidak suka melihat penampilan mu seperti orang tua ".
"Iya pak".
"Mulai besok berpenampilan lah seperti anak anak di usiamu,jangan berpenampilan seperti orang tua,pakailah celana jeans dg atasan yang sesuai,jangan menggunakan rok atau kulot seperti orang tua".
"Tapi bukankah kemaren griselda bilang sama saya untuk tidak boleh menggunakan celana jeans".
"Disini aku bos nya jadi aku yang berhak menentukan,kenapa kamu mau mendengarkan kata kata griselda,Sebenernya aku lebih suka melihat wanita yang berkulit eksotik sepertimu daripada wanita yang berkulit putih,dan sebenernya kamu itu manis".
"Iya pak(sambil ku tertunduk dan tersipu malu)".
"Eits tunggu dulu(menghentikan langkahku,ketika aku akan meninggalkan ruangan).
"Iya pak".
Keesokan harinya aku mulai merubah penampilanku dan mulai percaya diri akan diriku,karna tak semua penilaian seseorang tentang kita itu sama,selera setiap manusia itu berbeda beda.
Bisa saja si buruh dan kuli panggul tidak suka dengan fisik kalian dan bahkan menghina fisik kalian,tapi tidak dengan bos besar yang kaya raya dan killer,yang justru sebaliknya,menyukai fisik dan kepribadian kalian.
__ADS_1
Cerita ini aku tulis berdasarkan kisah nyata ,bertujuan untuk memotivasi si pembaca supaya tidak pernah menyerah dan putus asa dengan kondisi ekonomi dan fisik kalian.
Keesokan harinya aku berusaha berdandan sesuai anak anak seusiaku,menggunakan celana jeans dg atasan kaos.
Dan sesampainya di tempat kerja griselda ,ya si munafik bermuka dua itu langsung menegurku,
"Amelia kenapa kamu menggunakan celana jeans ,bukankah sudah kubilang,dilarang masuk kerja menggunakan celana jeans,ucap si griselda yang bermuka dua,
Dengan lantang aku menjawab,
"Bos yang menyuruhku berpenampilan seperti ini,jadi apa hak mu melarang ku",.Dengan ketus aku menjawab.aku tau dari awal dia memang tidak menyukaiku,meskipun aku orang baru dan beberapa hari bekerja disitu bos ku memang lebih suka menyuruhku ketimbang menyuruh griselda.
Hari demi hari ku lalui ditempat kerja itu,dan anak my big bos ku pun pulang dari jerman ,kembali mengambil alih perusahaan,dia juga sering bersikap baik dan manis kepadaku,terkadang sekedar memberikanku voucher diskon makan malam di tempat mewah setiap malam Minggu,
"Hahahaha",.Bagiku itu hanyalah sekedar candaan,bagaimana mungkin aku keluar malam Minggu,sedang aku tak punya pacar ataupun teman ,hidupku hanyalah menumpang di rumah pamanku dan hari hariku ku habiskan dengan bekerja seharian,aku pun tidak punya cukup uang untuk makan makan ditempat mewah,seperti yang sering di lakukan bos ku.
Terkadang anak bos ku menelpon ku di jam kerja untuk datang kerumahnya sekedar membantunya untuk mengecek undangan dan persiapan pernikahan adiknya,dan menanyakan apakah aku sudah makan siang,
"Amelia apakah kau sudah makan siang?ucapnya,dan aku menjawab dengan menggelengkan kepalaku,isyarat aku belum makan siang,
__ADS_1
"Bibi siapkan makan siang buat Amelia,ucap bos ku",.sambil mempersilahkan ku untuk menikmati makan siang dirumahnya,dan
mengantarkan ku balik ketempat kerja setelah urusan selesai.