Happiness| Pria Masa Lalu

Happiness| Pria Masa Lalu
Orang Ketiga Season 2


__ADS_3

"Annyeong Taehyung a." sapa Ara.


"Kalian sudah berteman sejak SMA bukan, jadi pasti sudah saling mengenal." ucap Ibu.


"Teman? sejak kapan aku berteman dengan dia?" jawan Taehyung.


"Ara satu SMA dengan mu, apa kau sudah lupa? kalian berdua terlihat serasi ... tapi ngomong-ngomong kau datang dengan siapa sayang? apa dia pelayan baru untuk Ara?" sahut Ibu Taehyung. Mendengar hal itu Naya melepas perlahan genggaman Taehyung namun tidak dengan Taehyung, dia menunjukkannya di depan keluarganya.


"Dia yang akan menjadi Istriku." tegas Taehyung dengan mengangkat tangan mereka yang salaing menggengam.


kedua orang tua Taehyung dan Ara yang mendengarnya terkejut.


"Apa kau bercanda, Taehyung a?" tanya ibu Taehyung.


"Aku serius, aku hanya akan menikah dengan Naya."


"Naya? apa dia Kim Naya? Wahh ... kita bertemu lagi, BABU." sahut Ara.


"Ya! jaga mulutmu!" balas Taehyung.


Naya yang berada di situasi seperti ini hanya bisa tertunduk dan menahan rasa sakit yang menekan dadanya.


"Taehyung a..." panggil Naya pelan dipotong oleh Ara.


"Apa tante tau, dia ... wanita yang di bawa Taehyung dulunya adalah anak dari tukang kebun di rumahku dan dia ... adalah Babu di sekolah. Sangat tidak pantas bersanding dengan Taehyung tante." potong Ara


"Dasar mulut besar, apakah wanita seperti ini yang ingin eomma jadikan menantu. aku melihatnya saja sangat jijik." balas Taehyung, Ara terlihat marah.

__ADS_1


"Taehyung!" bentak Ayah Taehyung yang sedari tadi duduk kini mulai akngat bicara.


"Jika kau memilih wanita itu, kau harus tinggalkan semua apa yang Appa berikan." lanjutnya.


"Baiklah, aku juga tidak butuh semua fasilitas Appa." balas Taehyung mengeluarkan kunci mobil dari sakunya, mengambil black card dari dompetnya dan melemparnya ke atas meja.


"Ayo kita pergi." lanjut Taehyung menarik Naya keluar.


"Taehyung, Jika kau keluar dari rumah ini, jangan harap pernh kembali lagi." ancam Ayah. Namun ancaman itu tidak mengurungkan niat Taehyung untuk pergi.


Sampainya diluar Taehyung menghembuskan nafas berat.


"Aku lapar ... ingin makan Tteokbokki." ucap Taehyung dengan nada manja.


Tteokbokki adalah hidangan Korea berupa tepung beras yang dimasak dalam bumbu gochujang yang pedas dan manis. Tepung beras yang dipakai berbentuk bulat batang yang memanjang. Makanan ini juga termasuk dalam makanan internasional.


"Hem? aku tidak baik-baik saja karena sekarang aku sangat lapar, jadi ayo cepat pergi." rengek Taehyung.


"Kenapa kau yang seperti orang ngidam, padahal aku yang hamil."


"Ayo Momy, akin ingin Tteokbokki."


Mendengar kata Taehyung membuat Naya terkejut dan tidak bisa menahan tawa, "Hah?... hahah."


Mereka pun pergi makan Tteokbokki di pinggir jalan dan membungkusnya untuk dibawa pulang. Namun sebelum mereka benar-benar pulang Taehyung pergi kekantornya untuk mengambil beberapa pakaian untuk sekarang dan seterusnya Taehyung akan tinggal di Apartemen Naya.


Sampainya di Apartemen, Taehyung membuka kopernya dan meletakkan pakaian didalam lemari, yang awalnya itu adalah tempat Jungkook kini sudah resmi menjadi miliknya.

__ADS_1


"Semoga kau betah tinggal di tempat sempit seperti ini." ujar Naya menyambut Taehyung.


"Tentu saja aku akan betah di sini, tinggal bersama orang-orang yang aku cintai." jawab Taehyung.


"Maafkan aku karena membuatmu jauh dengan keluargamu."


"Hey, tidak ada yang salah di sini, kenapa kau minta maaf. Lagi pula ini bukan salahmu, ini adalah keinginanku. Aku ingin tinggal bersama keluarga kecilku dari pada tinggal bersama mereka."


"Tapi mereka orang tuamu, mereka juga keluarga mu, mereka ... "


Cup


Ciuman sekilas tepat dibibir Naya.


"Kau terlalu banyak tapi Momy." ujar Taehyung kemudian melingkarkan tangannya pada tubuh Naya sehingga mereka sangat dekat.


"Taehyung a, aku bicara serius."


"Dady juga sedang serius Momy."


"Bisa kau kita bicara tidak terlalu dekat." Naya mencoba mendorong agar mereka terlepas namun nihil.


"Dady tidak ingin jauh-jauh dari Momy." ucap Taehyung dengan suara deep voicenya, kemudian mencium lagi bibir Naya sekilas.


"Ya!" Naya tersentak bukan karena ciuman Taehyung tapi sesuatu di bawa sana yang mulai bangun, hal itu terasa karena mereka begitu dekat.


"Dady ingin bermain malam ini."

__ADS_1


__ADS_2