Happiness| Pria Masa Lalu

Happiness| Pria Masa Lalu
Malam Kedua Season 2


__ADS_3

"Eommaaa." Teriak Ara sambil merengek masuk kedalam rumah Taehyung.


"Kenapa sayang? ada apa?" Jawab Ibu Taehyung.


"Eomma tau, kalau Taehyung dengan wanita Babu itu menikah hari ini."


"Apa?! Bagaimana Taehyung menikah tanpa persetujuan dari ku?! dimana mereka? pernikahan ini seharusnya tidak pernah terjadi."


"Sudah terlambat Eomma, mereka sudah resmi menikah."


"Taehyung Appa!" Teriak Ibu Taehyung.


"Kenapa berteriak."


"Kau tau, Taehyung sudah menikah."


"Biarkan saja, anak itu sudah tidak ada hubungannya lagi dengan kita."


"Yeobo, jangan gegabah, dia anak kita satu-satunya, dia penerus keluarga kita. Ini semua salah wanita j*lang itu. dari awal harusnya kita bisa mencegah Taehyung."


"Dia tidak akan bisa bertahan hidup lama tanpa fasilitas dari kita. Dia akan datang kembali."


"Kau tidak mengenal Taehyung, jika dia bersikeras, dia tidak akan pernah menyerah atau kembali."


"lalu apa yang ingin kau lakukan?"


"Bagaimana pun caranya kita harus bisa memisahkan mereka. Ara ya, tolong bantu Eomma menyingkirkan wanita sialan itu." ujar Eomma Taehyung.


"Tentu saja Eomma dengan senang hati." balas Ara Tersenyum licik.


"Ahh ... Hari yang melelahkan." kata Naya yang baru saja masuk ke dalam apartemennya dan langsung mendudukkan dirinya di atas sofa.

__ADS_1


"Jangan lupa dengan janji mu." balas Taehyung yang berada di belakangnya.


"Janji apa? aku tidak pernah berjanji padamu."


"Benarkah, apa perlu ku ulang kata-katamu kemarin?"


"Kata-kata yang mana?"


"Heemm ... a-aku akan melakukannya hanya dengan suamiku." ujar Taehyung menurunkan suara Naya.


"Dan sekarang aku suamimu." Lanjut Taehyung dengan suarah rendahnya.


Entah kenapa suara itu kali ini membuat Jantung Naya berdegup kencang.


"Dady ingin sampai pagi." Taehyung mulai mendekati Naya dan ikut duduk di sofa.


"Tu-tunggu dulu." Naya yang kali ini sudah terpojok dipinggir sofa, sedangkan Taehyung tepat 5 centi di depannya.


"Sudah tidak ada alasan untuk penolakan." Taehyung langsung melakukan aksinya mengeksekusi Naya, dan selanjutnya kalian bias bayangkan apa yang terjadi pada mereka.


Taehyung semalam benar-benar menepati ucapannya dia bermain hingga pagi menjelang matahari terbit. Mereka baru tidur pukul empat pagi, dan bangun pukul sembilan.


Naya menyiapkan roti dan selai untuk mereka sarapan yang sebenarnya sudah terlalu siang untuk itu, sementara Taehyung bersiap ingin pergi mengambil uang dan belanja. Seharusnya Naya ikut namun karena permainan Taehyung semalam membuatnya sedikit sulit berjalan.


"Sudahlah kau istirahat saja, bagaimana kalau Babynya keluar." goda Taehyung.


"Kalau keluar itu salahmu, kau terlalu ambisius."


"Tempatmu sangat nyaman, jadi aku betah lama-lama di sana."


"Cepat makan lalu belanja, sudah aku catat semua disana."

__ADS_1


"Siap Mommy tayang."


"Selesai belanja langsung pulang, perasaanku tidak enak."


"Bilang saja kau tidak ingin jauh dari ku." goda Taehyung sambil tersenyum.



"Ihh ... tapi benar juga, makanya cepat pulang." ucap Naya sambil manyun.


"Aku belum berangkat lohh."


"Ia nanti ... kalau selesai belanja." rengek Naya, kemudian Taehyung berdiri dari tempat makannya.


"Kenapa kau gemes sekali pagi ini. aku jadi ingin lagi." sambil memegang pipi Naya.


"Ah sudahlah, aku ingin mandi ... kalau kau pergi jangan lupa kunci pintu. Aku mandi dulu."


"Bagaimana kalau mandi bersama?"


"Kau sudah mandi, jadi cepat pergi." ucap Naya pergi menuju kamar mandi.


"Cih, dasar ... hahah." kekeh Taehyung melihat tingkah Naya pagi ini.


30 menit kemudian, Naya keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah dengan handuk yang masih berada di atas kepalanya. Taehyung sudah tidak ada dan pasti sudah berangkat untuk belanja.


Saat Naya hendak mengambil ponselnya diatas meja tiba-tiba ada yang menekan tombol pintu.


Tit ... Tit ... Tit ...


"Cepat sekali dia kembali." ujar Naya kemudian menunggunya membuka pintu.

__ADS_1


Cekrek...


"Selamat dat..." Ucapan Naya belum terleseasikan karena bukan Taehyung yang datang melainkan orang lain.


__ADS_2