HARU

HARU
Tentang haru


__ADS_3

Kemarin adalah hari pertama sakura masuk ke sekolah barunya,namun suasananya tidak sesuai apa yang ia bayangkan,ia bahkan bertemu 2 pria yang pernah ia temui sebelum sakura memasuki sekolah itu, ya tidak lain adalah ryota dan haru,2 pria yang tiba-tiba datang di kehidupan sakura.


saat sore hari sakura menghampiri kamar Emilia


"Emilia-san Emilia-san apa kamu di dalam"sakura yang mengetok-ngetok pintu kamar Emilia,dan Emilia membukakan pintunya dengan mata ngantuk


"ada apa sakura-chan"sambil menguap


"Emilia apa kamu sudah tau sebelumnya"sakura yang gugup


"maksudnya apa,ayo masuk dulu"Emilia mempersilahkan sakura masuk


"Ah kamu sudah masuk sekolah ya"Emilia yang melihat sakura menggunakan seragam SMA nya


"selamat ya"


"Emilia-san apa kamu sudah tau haru"sakura yang duduk dengan serius


"haru?pria yang mengembalikan kalung kamu?,oh kamu sudah bertemu dia di sekolah"


"Emilia-san kenapa kamu tidak memberi tahu aku kalau dia masih anak SMA dan satu sekolah dengan ku"


"apa dia berbicara denganmu di sekolah?"


"aku rasa lebih baik kamu tau sendiri,tapi apa bedanya jika aku memberi tahu kamu,toh kamu juga tidak akan pindah sekolah sebelum masuk kan?"

__ADS_1


"iya tapi..."


"sakura apa dia berbuat jahat padamu?tapi aku rasa dia menyukaimu"emila yang kemudian membuat teh hangat


"tau dari mana kamu,saya rasa dia bukan orang baik,dia masih SMA tapi sudah main di club malam,lihat saja di sekolah hanya dia yang rambutnya pirang,matanya seperti elang kalau sedang menatap orang,aku bahkan tidak berani menatapnya"kata sakura


"sakura-chan,dia tidak seperti yang kamu fikirkan,banyak anak-anak orang kaya di bawah umur yang datang di club malam ya karena mereka punya uang,kenapa dia rambutnya pirang tapi pihak sekolah tidak menegurnya,ya karena sekolah itu milik ayahnya"


"apa"sakura sangat terkejut


"apa kamu baru tahu,ayahnya adalah termasuk orang terkaya di Tokyo dia juga punya sebuah apartement di dekat daerah sini,jadi wajar saja dia bisa melakukan apa yang dia mau"


"mereka sangat sombong sekali"sakura yang kesal


"tunangan,bukan kah mereka masih SMA"


"sakura-chan mereka melakukan itu untuk bisnis,itu bisa mempengaruhi usaha mereka"


"apa aku tidak mengerti"


"sudah lah kamu jangan terlalu di fikirkan,sekarang aku punya saran,kamu jangan mendekati mereka jika kamu tidak ingin terjadi sesuatu,aku juga tidak menyarankan kamu dekat dengan haru"


"kamu bilang begini tapi kamu tadi bilang hari orang baik"


"ya kamu jangan terlalu membencinya,bukankah dia sudah mengembalikan kalung berhargamu,aku juga tidak menduga kalau dia mengajakmu berbicara di sekolah"

__ADS_1


"apa kamu sudah mengenal dekat dengannya?"kata sakura


"dia sejak lulus SMP sudah datang di club malam bersama pengawalnya,tapi akhir-akhir ini dia sudah berani sendiri,dia termasuk pelanggan kami"


"berarti di sudah main dengan banyak wanita"sakura dengan nada pelan


"kalau itu aku tidak tahu,tapi saat dia datang dia selalu memasang wajah murungnya"


"apa dia sedang sekarat"


"sakura-chan jangan fikir yang macam-macam"


"maaf"


"apa ada yang perlu di tanyakan lagi"


"tidak, terimakasih Emilia-san sepertinya aku akan keluar dari sekeloh itu sebelum lulus"


"aku baru cerita segini,apa kamu sudah menyerah"


"entahlah"sakura memasang muka murung


"semangat"kata emila


yah pada akhirnya sakura tidak bisa mengelak,mau bagaimana lagi ternyata sekolah itu milik ayahnya haru,pria yang akan ia hindari di sekolah nanti.

__ADS_1


__ADS_2