HARU

HARU
Malam yang hangat di cuaca dingin


__ADS_3

Sepanjang perjalanan mereka hanya terdiam,sesekali pria itu menyalakan musik di dalam mobil(utada Hikaru first love),mereka menikmati musiknya,pria itu hanya fokus kedepan,sementara sakura memandang kearah jendela melihat banyak lampu hiasan di sepanjang jalan,ya karna sebentar lagi adalah hari natal orang-orang akan merayakannya,sementara sakura dia harus bekerja untuk bertahan hidup di Tokyo yang dingin ini.


"di mana tempat tinggal kamu"tanya pria itu


"berhenti depan toko yang ada penjual takoyaki itu saja"sakura dengan menunjuk


mobil pun berhenti,sakura melepas syalnya,dan memberikan kembali ke pria itu.


"terimakasih"sakura turun dari mobil


pria itu hanya menatap sakura berjalan meninggalkannya,jalanan sangat sepi sakura sedikit takut,karna ingat kejadian saat ia di copet,sesekali sakura menengok ke belakang, mobil itu belum juga pergi.


"kenapa dia belum pergi juga"


"apa dia mau membuntuti ku sampai apartemen"sakura khawatir,dan kemudian dia lari sampai apartemen


"kenapa dia lari"pria itu melihat kiri kanan


tidak ada siapa-siapa


"apa dia takut dengan ku,hah wanita aneh sudah di beri tumpangan masih curiga denganku"dengan nada kesal dan kemudian mobil itu melaju dengan kencang.


"hah akhirnya sampai juga di kamar"sakura langsung membaringkan badannya di kasur


"malas sekali untuk mandi"


"tidak,badanku sepertinya bau alkohol,padahal aku tidak minum,baiklah aku akan merendam sebentar"


sakura bangun dari tempat tidurnya,dan membersihkan badannya yang sangat mulus rambutnya yang panjang dan halus,ia merendamkan tubuhnya di air yang hangat.


"bukankah wajahku lumayan sedikit cantik,tapi kenapa aku belum pernah pacaran atau suka sama seseorang ya,bukankah sangat di sayangkan,lagi pula pria di Tokyo sangat tampan,mungkin aku bisa mendapatkan satu hihihi,pertama pria yang menolongku saat kecopetan,kemudian pacarnya Emilia kemudiannn....."sakura memikirkan pria yang mengantarnya pulang tadi


"tidak,tidak,tidak,itu tidak termasuk dia tampan tapi terlihat sangat arogan"


"uwah apa yang aku fikirkan,sakura sadar sakura kamu di sini untuk belajar,baiklah aku harus fokus untuk masa depan,jauhi laki-laki ok"sakura berbica sendiri sesekali iya menyelamkan kepalanya.dan kemudian sakura kembali ke tempat tidurnya.


kringgggg kringgggg kringggggg


sakura langsung bangun mematikan alarmnya yang menunjukan pukul 1 siang


"hah baru kali ini aku sesiang ini"sakura yang menguap,kemudian mencuci muka sekat gigi,dan pergi ke sebuah toko.


sakura membeli beberapa makanan,saat mau sampai apartemen sakura melihat seorang wanita yang keluar dari mobil putih.


"oh sakura selamat siang"sapa seorang wanita


"Emilia-san selamat siang,apa kamu baru pulang"sakura yang membawa kantong plastik makanan.


"oh kamu yang baru bekerja semalam,selamat siang"seorang pria yang di dalam mobil putih itu


"siang"jawab sakura dengan kaku


"Emilia-san aku pulang ya"


"em hati-hati" Emilia yang melambai


dan mobil itu pergi


"sakura kamu dari mana"tanya Emilia sambil berjalan menuju lift


"aku habis beli makana Emilia-san mau"


"em aku baru saja makan,gimana pekerjaanmu semalem"mereka memasuki lift


"ya lumayan"


"oh ya gimana kamu pulangnya,aku lupa memberi tahu kamu kalo jam segitu taxi jarang sekali ada,aku tadinya mau menunggu kamu tapi sudah ada yang menunggu ku"


"pria tadi?"tanya sakura Emilia hanya mengangguk


dan mereka meninggalkan lift


"aku hanya menunggu beberapa saat kemudian taxi datang"sakura yang terpaksa berbohong


"benarkah,syukurlah aku sangat khawatir"


mereka membuka kamarnya masing-masing

__ADS_1


"oh ya sakura-chan hari ini aku ada urusan,kamu pergi bekerja sendiri bisa kan"


"bisa ko tenang aja"


"baiklah"dengan senyum


dan mereka memasuki kamar mereka masing-masing.


sakura membaca buku sambil memakan cemilan yang iya beli barusan,dan kemudian ia terfikirkan sesuatu


"ha aku baru ingat,bukankah Emilia-san sudah punya pacar kenapa dia pergi dengan pria lain tadi malam,aku yakin itu pria yang berbeda"masih berfikir


"ah sudah lah itu urusan Emilia mungkin berganti pasangan di Tokyo itu sudah wajar"


sakura membaca buku dan kemudian ketiduran hingga pukul 7 malam.


tok tok tok


"sakura-chan sakura-chan"


sakura masih tertidur,namun kemudian ia bangun dan membukakan pintunya


"Emilia-san ada apa"


"sakura-chan hari ini kamu jangan berangkat kerja lagi"


"hee kenapa?"kaget


"sepertinya ada seseorang yang telah melaporkan kepolisi kalau ada anak di bawah umur yang bekerja di bar,kamu sebaiknya di rumah saja dulu,atasanku akan membereskannya,aku akan mengirim uang kerjamu nanti ya"


"baiklah, terimakasih Emilia-san"


"maafkan aku sakura,ini salahku seharusnya aku tidak menyuruhmu untuk kerja di situ"


"tidak apa-apa Emilia-san,dan sepertinya aku juga tidak cocok bekerja di situ,aku bisa cari pekerjaan lain"


"ya sudah istirahat saja dulu,aku ingin pergi"


"baiklah hati-hati"


"hah syukurlah aku bisa tidur lagi"


Tut Tut Tut


Tut Tut Tut


sakura terbangun


(nomor tidak di kenal)


sakura menekan tombol tolak


1 pesan baru


#foto


(apa kamu kenal kalung ini)


sakura kaget,dan memeriksa Kalung di lehernya


"tidak ada,ini kalung aku"sakura cemas


(siapa kamu,itu kalung aku,bagaimana kamu bisa mendapatkannya)kirim


(entahlah, tiba-tiba kalung ini jatuh di genggamanku)


(bisa kau kembalikan)


(itu tergantung sikap kamu padaku)


(kamu siapa,apa aku kenal kamu?)


(entahlah sepertinya kita harus kenalan)


(tolong kembalikan kalung itu,itu kalung dari ibuku)


(emm berarti ini sangat berharga,bisa kau keluar sebentar)

__ADS_1


(keluar?kamu siapa?)


(kamu tidak akan tau kalau tidak keluar,cepat turun aku sudah kedinginan,atau kalung ini aku buang saja)


(jangan baiklah aku akan keluar)sakura sangat khawatir ia tidak menyadari kalau dia kehilangan kalungnya.saat sakura keluar dari apartemen ia melihat sosok pria tinggi memakai mantel hitam yang berdiri di depan mobilnya,sakura berjalan menuju pria itu.


"kamu,apa yang kamu lakukan,mana kalungnya?"pria yang mengantar pulang saat di bar


"ada di dalam mobil"


"bisa tolong ambilkan"


"apa semudah itu,aku sudah jauh-jauh datang kesini,lihat aku sedang kedinginan"


"aku tidak menyuruhmu untuk berdiri di depan mobil"


"baiklah kalo begitu kita ke apartemenmu saja"


"tidak,cepat kembalikan kalungnya"


pria itu hanya berdiri diam dan mereka saling memandang


"baiklah ta..."pria itu langsung berlari kecil kedinginan melewati sakura,memasuki gedung apartemen yang tidak terlalu besar


"apa kamu membohongiku"sakura yang ikut di belakangnya


mereka menaiki lift


"kenapa kamu memandangiku,apa aku terlihat orang jahat"pria yang berdiri tepat di samping sakura,sakura hanya diam


dan mereka sampai tepat di depan kamar sakura,dan memasuki kamar.


"oh sepertinya kamu seorang mahasiswi buku-bukumu sangat banyak di mana kamu kuliah?"


"aku akan buatkan kamu teh"


pria itu duduk di kasur sakura dan melihat di sekelilingnya,sesekali melirik sakura yang sedang membuat teh hangat.


sakura sedikit gugup karna ini pertama kalinya dia membawa seorang pria yang ada di kamarnya,sakura membuat dua cangkir teh dan membawa ke arah pria pirang itu


"ini tehnya.."dan


sesuatu yang lembut menyentuh bibir sakura yang sangat mungil ini,sakura hanya bisa diam terkejut apa yang barusan ia alami tangannya yang memegang 2 cangkir teh tidak bisa bergerak .


"apa ini pertama kalinya kamu berciuman?"tanya pria itu dengan santai


"s*alan apa kamu gila"sakura yang sangat marah kemudian menaruh cangkirnya dan ingin menampar pria itu tapi pria itu langsung memegang tangan sakura.


"sepertnya kamu yang gila"pria itu mendorong sakura di atas kasur


"kamu wanita 17 tahun bekerja di sebuah bar apa kamu sadar"pria itu memandang tajam ke arah sakura


"bagaimana kamu tahu"sakura kaget namun sedikit bersalah


"apa kau tau itu tempat apa?orang sepertimu tidak pantas bekerja di situ"pria itu yang terus menyudutkan sakura di atas kasur


"kamu siapa?kamu hanya pria yang bisa membakar uang sesukamu"tegas sakura


"apa kamu butuh uang,baiklah ayo tidur denganku malam ini,aku akan membayarnya"


"lepasin apa kamu gila"


dan lagi pria itu mencium sakura dengan brutal,sakura menolak namun ia telah lelah.


sakura telah di kuasai oleh pria yang baru saja ia kenal ini,ia tidak bisa berkutik badannya sangat wangi tubuhnya begitu menggoda,sakura berdiam sejenak saat pria itu melepas bajunya.


"sakura...itukah nama kamu"pria itu memandang sakura dengan tulus


dan lagi ia menyentuh bagian tubuh sakura yang mulus itu.


"apa ini pertama kali bagimu?"


sakura hanya diam dengan tatapan kosong


"biarkan aku memilikimu malam ini sakura"


dan malam itu adalah malam di mana sakura kehilangan kepolosannya selama ini,apakah ini akhir dari seorang sakura atau awal yang baru,entahlah sakura yang tadinya marah menjadi terhanyut dalam pelukan pria tampan itu.

__ADS_1


__ADS_2