HARU

HARU
hujan di malam hari


__ADS_3

(sakura kamu lagi di mana)pesan dari ryota


(aku sedang kerja part time) terkirim


(di toko bunga?)


(aku punya 2 pekerjaan,sekarang aku bekerja di supermarket mini di depan restauran sushi)


(ok)


"kenapa dia bales ok"sakura yang sedang menata barang di rak makanan,pukul 19:32 sakura masih bekerja paruh waktu,tadinya iya Hanya bekerja saat liburan saja namun karna merasa menyenangkan sakura tetap melanjutkan pekerjaannya setelah masuk sekolah.


"selamat malam sakura"ryota yang datang di tempat kerja sakura


"ryota kenapa kamu di sini"


"sakura apa kamu tidak lelah mempunyai pekerjaan terlalu banyak"


"tidak ini sangat menyenangkan,kamu mau beli apa?"


"em sakura kamu sudah makan malam?"


"belum,mungkin setelah pulang dari sini"


"apakah masih lama"


"sekitar 30 menit lagi"


"baik lah aku akan tunggu kamu di luar"


"ryota-kun di luar terlalu dingin,kamu pulang saja"


"tidak,aku beli minuman ini"ryota memberi 2 minuman kepada sakura untuk di sken harga


"satunya untuk kamu"


"ha terimakasih, Ryota-kun sebaiknya kamu pulang saja aku masih lama"


"tidak apa-apa sakura aku terlalu bosan di rumah" dan ryota keluar duduk sendiri,sedangkan sakura masih melanjutkan dengan pekerjaannya


"sepertinya kamu tidak banyak pekerjaan,sampai harus datang kesini"haru tiba-tiba datang dan duduk di depan ryota


"bagaimana dengan dirimu,seharusnya jam sekarang kamu harus membantu ayahmu agar di anggap anak" ryota dengan tertawa jahatnya


"bukankah adikmu sudah pulang sekolah,kamu seharusnya mengasuh dia agar rumah sakit ayahmu tidak jatuh ke tangan adik kesayanganmu" balas haru


"baj*ngan"ryota yang hendak memukul haru namun ia hentikan karna ada seorang bapak-bapak melewatinya


"hei kamu mau pukul lukaku ini lagi,ah aku akan mengadu sama sakura karna luka yang telah ia obati di lukai lagi" haru dengan wajah cengengesan


"sakura,kalau dia tau siapa kamu sebenarnya dia akan jijik melihat kamu"ryota sambil marah


mereka yang sedang ribut di luar,sedangkan sakura yang sibuk dengan menyusun barang-barang.


"sakura apa kamu kenal pria di luar"pemilik toko yang sudah datang


"ouh iya"


"apa dia pacarmu,sepertinya mereka akan berkelahi"


"berkelahi?"


"iya tadi saya lihat mereka seperti anak SD yang saling mengejek,aku takut terjadi keributan disini,sebaiknya kamu segera pulang dan bawa mereka"bos sakura menyuruh sakura untuk lekas pulang walau seharusnya ini belum jam nya


"apakah tidak apa-apa"


"iya lebih baik,dari pada terjadi sesuatu pada mereka"


sakura masih bingung apa yang di maksud bosnya itu dengan "mereka"setahu sakura temannya yang sedang menunggu dia hanya ryota,sakura langsung bergegas berganti pakaian dan menghampiri ryota.


"aku sedang menunggu sakura,sebaiknya kamu pergi saja"kata haru


"apa?,kamu tidak lihat aku yang lebih dulu datang ke sini"


"apa kamu mau mengantarnya pulang dengan motormu itu,dia akan kehujanan"


"haru,ryota apa kalian anak SD,kalian tidak melihat orang-orang yang lewat memperhatikan kalian bertengkar dengan omong kosong kalian"sakura yang keluar dari supermarket tempat kerjanya


"sakura,apa kamu sudah selesai"kata ryota


"sakura apa kamu lihat tadi dia ingin memukulku lagi"haru yang sedikit manja


"ryota kamu adalah orang yang waras,seharusnya kamu tidak meladeni omongan dia (haru)"

__ADS_1


"sakura apa yang kamu maksud aku tidak waras"haru yang sedikit kesal


"ok kalian ngapain di sini"


"sakura aku kan tadi sudah mengajak kamu makan malam"ryota


"aku akan mengantar kamu pulang sakura,malam-malam begini tidak baik wanita keluar malam,banyak orang jahat berkeliaran"kata haru


"ryota aku akan makan sendiri di rumah,haru sebaiknya kamu juga pulang"


"sakura" kompak haru dan ryota


sakura berjalan menuju apartementnya,ryota pulang dengan motor gedenya,dan haru memasuki supermarket untuk membeli sesuatu.


saat sakura berjalan tiba-tiba hujan mulai turun,sakura sedikit berlari namun sepertinya hujannya sangat deras,dan sakura berhenti di depan salon yang sudah tutup,untuk berteduh.


"ah aku lupa baca perkiraan cuaca"


sakura berdiri sendiri sambil melihat jalanan yang di guyur hujan deras,sepatu sakura yang sedikit kena cipratan air hujan.


Tiba-tiba ada sosok pria datang menghampirinya dan membawa payung.


"haru"sakura yang terkejut ternyata haru belum pulang


"ayo aku antar pulang"


"kenapa kamu belum pulang"


"aku kan sudah bilang,aku akan antar kamu pulang"


"iya bukannya tadi kamu.."


"sudah ayo kamu mau nunggu hujan reda sampai kelaparan"


"aku tidak lapar"tiba-tiba perut sakura berbunyi


"lihatlah perut kamu tidak bis bohong"haru yang tersenyum


dan mereka berjalan berdua dengan payung hitam yang di bawa haru


"kamu dapat dari mana payung ini"


"di toko kamu kerja,lihat aku bawa ramen"haru yang menunjukan kantong plastiknya


"mau makan ramen bareng?"kata haru


"eee tapi..."


"lihat aku sudah memayungi kamu,apa kamu tega aku pulang dengan kelaparan"


"aku tidak meminta itu"


"sakura"haru yang kesal


"iya iya"kata sakura


"apa ini,haru mau makan bersamaku di kamar, ini seperti bernostalgia haru datang untuk kedua kalinya ke apartementku"sakura yang berbicara dalam hati


dan mereka sampai di kamar sakura,suasananya jadi sangat canggung buat sakura.


"sakura apa Emilia tinggal di sebelah?"haru yang langsung kedapur sakura


"iya,tapi sepertinya dia sedang tidak di kamarnya,emm apa kamu kenal dekat dengan dia?"sakura yang bertanya dengan hati-hati


"aku tau dia di bar itu sekitar 2 tahun lalu"


"emm gitu"


"emm gitu,jawaban apa itu"kata haru yang sedang masak air


"ah tidak lupakan aku akan mandi dulu"


"ah mandi?"haru yang gugup


"hei aku abis pulang bekerja,bukankah wajar aku harus mandi,apa yang kamu fikirkan"


"ya bukan gitu,maaf maaf"haru yang salah tingkah,


dan sakura pergi ke kamar mandi dengan berendam


"kenapa perasaanku jadi sangat aneh,suasana macam apa ini,kenapa haru ada di kamarku lagi aaaaa"sakura yang berguming


"sakura"suara haru memanggil dari luar

__ADS_1


"apa kamu masih lama,aku takut ramennya dingin"


"iya aku akan segera selesai"


dan sakura keluar dari kamar mandi dengan menggunakan piama lengan pendek,haru sedikit menatap sakura saat mengenakan piama.


"apa aku lama mandinya?"


"tidak terlalu,ayo makan"


dan mereka makan berdua saat di luar hujan.


"eumm enak"kata sakura


"karna kamu terlalu lapar"sambil memakan ramen,dan menatap sakura yang sedang makan ramen buatannya,setelah beberapa saat mereka selesai makan.


"di luar masih hujan ya"kata sakura yang mengintip jendela kamarnya


"haru apa kamu tidak bawa mobil?"


"tidak,aku tadi naik bus"


"naik bus,seorang anak orang kaya pemilik sekolah naik bus?"


"kamu tau dari mana ayahku pemilik sekolah itu"


"Emilia,dia tau banyak tentang kamu,bahkan kamu punya tunangan pun dia tau"sakura yang mengelap rambutnya yang basah dengan handuk


"kalau kamu mau tau banyak tentang aku,aku bisa ceritain semuanya padamu"


sakura langsung melirik haru


"aku waktu itu hanya bertanya beberapa hal pada Emilia saat aku tau kamu satu sekolah dengan aku,dan kala itu aku sangat terkejut"


"apa yang sudah kamu tau tentang aku"haru yang menatap serius sakura


"hei jangan terlalu serius,aku juga tidak perduli tentang kamu,jadi tenang aja kamu tidak perlu khawatir"


"sakura" haru langsung mendekati sakura dan mencium bibir sakura


"haru"


"sakura bisa kah kamu perduli dengan ku sekarang"dan wajah mereka sangat dekat


"haru,bisa kah kamu menjauh,ini terlalu berbahaya"sakura dengan nada pelan


"apakah kamu bernostalgia"


"sedikit"


"bisakah kita mengulanginya lagi,dengan perasaan"


"aku tau saat kita melakukannya kamu belum mempunyai perasaan padaku,bisakah kamu melakukannya kali ini"


"haru aku rasa kamu harus pulang"haru mendorong sakura di kasur


"di luar masih hujan,aku akan menginap"


dan lagi haru mencium sebagian wajah sakura,sakura hendak melepaskan haru,namun tangan haru sangat kuat


"haru bisa kah kamu pelan-pelan luka kamu belum sembuh"


"tidak apa ini tidak terlalu sakit"


dan haru membuka kancing baju sakura


"haru kamu punya tunangan"


"sakura boleh aku melakukannya sekarang"haru yang menatap sakura


.


"kali ini tolong lebih lembut"


dan haru mengangguk,malam itu lagi mereka melakukannya,sakura sudah tidak bisa menolak saat haru berada di pelukannya,haru pun begitu ia sudah tidak tahan saat melihat sakura memakai piyama berwarna merah muda itu. sakura dan haru di malam yang di guyur hujan lebat


"sakura aku punya satu rahasia,apa kamu mau mendengarnya"


"apa itu rahasia buruk?"


"tidak juga,tapi mungkin kamu akan meninggalkan aku"


"kalau begitu aku tidak mau mendengar"

__ADS_1


dan mereka tidur terlelap dalam pelukan hingga pagi hari.


__ADS_2