HARU

HARU
kecopetan


__ADS_3

Malam yang dingin di Tokyo,sakura yang akhirnya bisa istirahat setelah membereskan barang-barangnya,namun dia ingat ada beberapa keperluan yang belum dia beli.


"masih jam 09:17,aku akan keluar sebentar untuk membeli keperluanku" melihat jam di hp nya


sakura mengambil mantelnya dan pergi mencari toko yang terdekat.


apartement sakura tidak terlalu jauh dari jalan utama di Tokyo sehingga tidak perlu jalan jauh untuk menemukan toko yang lengkap.


"berapa harganya"


"52 yen"


"terimakasih"


"ya sama-sama"


sakura meninggalkan toko


"uuh ada yang jual takoyaki,aku akan beli untuk cemilan di kamar"


"paman aku beli sebungkus"


"baik tunggu sebentar ya"


beberapa menit kemudian


"silahkan"


"terimakasih paman ini uangnya"


saat sakura memberikan uangnya tiba-tiba dompet yang iya pegang telah di ambil oleh seseorang,sakura seketika bingung


"apa ini,apakah aku barusan di copet"


"copet copet"teriak paman penjual takoyaki


sakura langsung sadar dan lari mengejar copet itu

__ADS_1


"tidak itu uang yang aku punya saat ini,aku tidak boleh kehilangan itu"sakura lari sekuat tenaga,dan tiba-tiba ada seorang pria yang ikut kari mengejar copet,sakura sedikit terkejut


"kamu lari ke arah sana,aku ke arah sini"kata pria yang tinggi dan wangi itu,sakura langsung mengerti


"siapa pria tadi,sepertinya dia pria baik" sakura dalam hati,sambil berlari


"di mana copet itu,aku sudah tidak kuat lagi untuk berlari"dan sakura berhenti


beberapa saat kemudian,pria tinggi itu datang


"apa ini dompet kamu?"menjulurkan ke arah sakura,yang sedang kelelelahan


"hah iya,akhirnya ketemu juga terimakasih,sambil membungkuk"


"coba periksa isinya"tanya pria itu


"hah tidak ada uangku,bagaimana ini"sakura menangis


"berapa uang yang dia ambil"


"uang saku ku selama sebulan" kata sakura


"ya aku baru saja sampai di Tokyo siang tadi"sambil sedih


"em baiklah ayo kita hangatkan badan dulu"


dan mereka membeli kopi hangat di sebuah kedai kecil.


"ini aku tidak banyak uang ambil lah,setelah ini kamu harus menghubungi orang tuamu di rumah"menjulurkan uang ke sakura


"tidak perlu,aku masih ada uang walau tidak banyak"dengan nada sedih


"tidak apa-apa,jika kamu merasa tidak enak kamu boleh kembalikan kapan saja"


"em baik lah,tapi....aku kan tidak tau nomormu"


"em mana hp mu"tanya pria itu

__ADS_1


"aku tidak bawa hp"


"ya sudah nomormu berapa"


"aku tidak mengingat nomorku"


pria itu tersenyum


"apartement mu di mana mari saya antar"


sakura terdiam,ia sedikit merasa takut walau pria itu telah membantunya,tapi sakura baru saja datang ke Tokyo,dia tidak mau ada yang mengetahui tempat tinggalnya.


"tidak perlu aku akan pulang sendiri,tidak jauh ko dari sini"


"em apa rumah mu dekat di sini"tanya sakura ke pria itu


"tidak terlalu jika berkendara dengan motor"


"apa kamu mengendarai motor?kamu bukan ya..ku..za.. kan"sakura dengan nada pelan


"hahahah"pria itu tertawa


"apa wajahku terlihat menyeramkan"


sakura memandangi dari bawah sampai atas


"dia terlihat sangat rapih,wangi,dan kulitnya sangat bersih,yah dia pasti pria baik,tapi...di tv pria jahat juga banyak yang seperti ini"sakura yang berbica dalam hati.


"baiklah terserah kamu ingin memandang aku seperti apa,ini sudah malam cepatlah pulang tidak baik untuk wanita keluar malam"


"em baiklah,eh tapi ungnya bagaimana" tanya sakura


"aku terkadang pergi ke toko yang dekat penjual takoyaki,mungkin kita nanti bisa bertemu disitu"


"oh baiklah, terimakasih atas bantuannya,aku pasti akan kembalikan uangnya"


"jangan terlalu di fikirkan"

__ADS_1


dan sakura pergi meninggalkan pria itu yang masih berdiri melihat sakura berjalan sampai tidak terlihat.


__ADS_2