HARU

HARU
Malam natal


__ADS_3

kringgggg kringgggg kringggggg


alarm pukul 07:35


kringgggg kringgggg kringggggg


tangan yang kekar keluar dari selimut tebal dan menekan alarm yang berdering,ya pria dengan mata yang tajam yang telah tidur bersama sakura, namun saat ia terbangun sakura sudah tidak ada di sampingnya,wanita cantik yang polos yang telah ia miliki dalam semalam,pria itu bangun dari tempat tidurnya dan ia melihat di meja makan ada sebuah sarapan roti dan teh hangat dan selembar kertas.


"setelah sarapan cepatlah pergi dari apartemenku,aku harap kita jangan pernah bertemu kembali,dan lupakan kejadian semalam, itu hanya sebuah kecelakaan buat kita,dan terimakasih untuk kalungnya" pria itu memasang wajah yang marah sambil *******-***** kertas itu.


sakura sejak pagi telah meninggalkan kamarnya,karna ia dapat pesan bahwa toko bunga Yamaguchi membutuhkan pegawai baru karna pegawai lamanya telah berhenti,syukurlah sakura saat itu telah meninggalkan nomor handphonnya di kolom komentar,sehingga pemilik toko bisa menghubungi sakura dengan mudah.


pria itu akhirnya meninggalkan kamar sakura,sebelum ia memakan sarapan yang telah di siapkan oleh sakura.


pada akhirnya mereka tidak lagi saling bertemu,sakura yang akhirnya mendapatkan pekerjaan yang layak,bertemu orang baru di pekerjaan dan merayakan natal bersama teman barunya,yah itu tidak terlalu buruk.


jalanan Tokyo yang begitu ramai dan lampu-lampu hias yang menerangi kerumunan orang yang menikmati malam natal bersama keluarga atau pasangannya,sakura hanya bisa menikmati moment ini sendiri,sambil memegang kalung yang ada di lehernya,pada malam itu pria berambut pirang memakaikan kalungnya saat sakura tertidur lelap,ya karna kalung itu sangat berharga buat sakura,satu-satunya barang yang di tinggalkan oleh ibunya,yang entah sekarang ada di mana apakah ibunya masih hidup atau!!sakura membuka kalung yang berbentuk hati di dalamnya ada foto sakura yang masih bayi dan ibunya yang sedang menggendong,tapi wajah ibu sakura sudah tidak terlihat entah kenapa seperti di sengaja,agar sakura tidak mengingat ibunya,kemudian sakura mengambil foto kecil itu yang ada di kalungnya sambil memandangi bagaimana wajah ibunya dan ia melihat di belakang foto itu ada namanya dan tanggal lahirnya.


"Ha apa ini....apakah pria itu tau namaku dari sini"sakura yang penasaran,ia kemudian mengambil handphonenya dan menghubungi Emelia.


"halo Emilia"


"halo sakura-chan"


"Emilia-san apa aku mengganggumu?"


"tidak,oh iya maaf sakura-san akhir-akhir ini aku sedang banyak pelanggan jadi aku jarang sekali pulang,apa terjadi sesuatu denganmu"


"ah tidak,aku hanya ingin bertanya,apakah kamu memberitahu namaku kepada pria itu"


"pria yang mana sakura-chan"

__ADS_1


"pria yang memberikan kalung padaku"


"oh dia,tidak aku hanya memberikan nomormu saja,aku tidak tahu kenapa dia memiliki kalungmu,aku menawarkan agar aku memberikan kalungnya untukmu namun dia menolak,karna dia ingin memberikannya secara langsung,dan aku hanya memberikan nomormu saja,apa terjadi sesuatu?"


"oh begitu,tidak ada terjadi sesuatu ko,aku hanya bertanya saja,lagi pula kami tidak akan bertemu lagi"


"benarkah,aku rasa kamu harus berhati-hati dengan dia"


"memangnya kenapa"


"sakura-chan kamu jangan terlalu berfikir pendek,semoga harimu menyenangkan,selamat natal sakura-chan"


"salam natal juga Emilia-san"


dan mereka mengakhiri pembicaraan dengan rasa penasaran sakura


"apa maksud dari perkataan Emilia tadi"sakura yang masih berjalan-jalan sendiri


"hhee kamu"seorang pria tinggi di hadapan sakura


"wah kebetulan sekali,apa kamu sedang merayakan natal" sakura yang bersama pria yang menolongnya saat kecopetan


"aku hanya berjalan-jalan saja" pria itu sambil tersenyum


"apa kamu sendiri?"


"tadi aku bersama temanku,tapi aku ingin pisah,apa kamu sendiri?"


"ah iya aku juga tadi bersama temanku namun dia harus pulang bersama keluarganya"


"syukurlah kamu sudah punya teman"

__ADS_1


"iya dia teman kerjaku"


"kamu bekerja?"


"iya hanya mengisi kekosongan ku sebelum masuk sekolah"


"aku sudah berfikir kamu pasti anak pelajar"


"apa aku terlihat seperti itu"


"hemm"tersenyum


"oh ya aku lupa,aku punya hutang padamu,aku harus mengembalikannya"sakura yang mengambil dompet di tasnya


"gimana kalo kamu traktir aku makan ramen saja"


"bolehkah?"


dan mereka berjalan berdua melewati indahnya lampu-lampu natal bersama orang-orang yang bergandengan tangan,natal ini berubah bukan lagi moment sendiri buat sakura tapi juga buat pria yang berjalan di samping sakura.


"oh ya aku sampai lupa,nama kamu siapa?"


"kita sudah berbincang banyak,tapi kita lupa menanyakan nama,haha namaku ryota,kamu?"


"sakura"


"sakura,nama yang indah"


"benarkah,nama kamu juga bagus"


dan akhirnya mereka berjalan satu langkah menjadi pertemanan,sakura yang tadinya merasa sendiri,namun sekarang ada seseorang yang bisa dia ajak bicara dengan nyaman.

__ADS_1


__ADS_2