
Pagi yang cerah sakura berjalan menuju stasiun untuk sampai ke sekolah,seperti biasa sakura selalu cantik dengan rambutnya yang terurai,dan betisnya yang sangat cantik.
"sakura"seorang pria memanggil
"ryota"
"selamat pagi sakura-chan"
"selamat pagi ryota-kun,apa kamu lewat sini"
"iya,kamu pergi dengan kereta?"tanya ryota
"iya,apa kamu tidak membawa motormu?"
"ah itu motor pamanku aku hanya minjam"
"ouh mari pergi bersama"ajak sakura
dan mereka pergi ke sekolah dengan kereta,padahal ryota sedang memasang spion baru motornya di salah satu bengkel langganannya, tiba-tiba ryota melihat sakura berjalan dan di meninggalkan motornya agar bisa berjalan bersama sakura.
tiba di sekolah
mereka sedang duduk de kursinya, tiba-tiba
"sakura bisa kita bicara sebentar"haru yang datang menghampiri sakura,sakura terkejut begitupun ryota
"kenapa"sakura bingung dan melihat orang-orang di sekitarnya sedang memperhatikan mereka
"sebentar saja"
"tidak mau"kata sakura
haru langsung menarik tangan sakura namun ryota menahannya,haru dan ryota saling memandang dengan wajah kesal.
"dia tidak mau kenapa kamu memaksa"kata ryota yang kesal
"ada apa dengan mu,apa kamu pacarnya"haru langsung menendang meja yang ada di dekatnya,suasana jadi semakin ramai orang-orang sedang memperhatikan mereka
"hei bisa kah kamu jangan buat keributan di kelas kami"kata ryota
"pembunuh"berbisik di telinga haru
dengan wajah yang kesal haru langsung memukul wajah ryota,dan ryota pun sebaliknya,terjadilah perkelahian antara ryota dan haru,semua orang berdatangan ke kelas itu.
"tolong hentikan"sakura yang menjerit
"apa kalian tidak mendengar,tong hentikan"lagi sakura menjerit
dan haru langsung menghentikan pukulan ryota,mereka saling terluka,sakura langsung menyeret haru keluar
"maaf ryota"sakura yang memandang ryota dengan menyesal,ya sakura harus mengeluarkan haru dari kelas itu.
dan sekarang sakura dan haru saling duduk berhadap - hadapan di ruang UKS
"AW sakit"kata haru yang sedang di olesi obat oleh sakura
"apa kamu tidak waras"menekan luka haru lebih keras haru semakin kesakitan
"bisa pelan-pelan tidak,ini sakit"kata haru
"bukankah jagoan tidak akan merasa sakit"
"aku juga kan manusia"
"apa kamu sering melakukan seperti ini(perkelahian)"
"ya itu tergantung kamu"
__ADS_1
"kenapa aku"
"kalau tadi saja kamu tidak menolak aku ajak keluar,aku tidak akan memukul baj*ngan tadi"
"siapa yang kamu sebut baj*ngan?"
"kenapa kamu akrab sekali dengan dia,padahal kamu baru masuk sekolah"kata haru.
sakura hanya diam sambil memasang plester di wajah haru.
"besok ganti plesternya dengan yang baru"sakura yang sudah mengobati luka haru
"makasih sakura aku senang bisa berbincang denganmu sedikit lebih lama,ternyata luka ini ada untungnya juga"kata haru yang sedang memandangi sakura,yang sedang mengambil plester baru
"aku pergi dulu"sakura yang sudah berdiri
"itu plester buat siapa?"tanya haru
"buat ryota,ah kamu tadi bilang kenapa aku bisa akrab dengan ryota,aku lebih dulu bertemu ryota di banding kamu"sakura kemudian pergi meninggalkan haru yang masih duduk dengan muka marahnya.
dan sakura pergi mencari ryota,karna ryota juga punya luka di wajahnya akibat pukulan dari haru,dan dia menemukan ryota sedang duduk di ruang seni.
"ryota-kun"panggil sakura yang berdiri di pintu kemudian masuk
"sakura"
"maaf ryota-kun tadi aku meninggalkan kamu,maaf juga gara-gara aku kamu jadi terluka"
"kenapa kamu yang minta maaf"
"ya kalau saja tadi aku tidak menolak ajakan haru,kamu tidak akan terluka"
"bagaimana kamu bisa kenal dia,kamu baru saja masuk sekolah dan beda kelas dengan dia"
"aku tidak sengaja berteman dengan dia saat liburan musim dingin"sakura sambil memasang plester di wajah ryota
"ya itu tidak penting,ayo masuk kelas"
dan mereka kembali ke kelasnya,pelajaran pertama telah di mulai dengan lancar.
"ryota setelah ini ikut bapak keruang guru"
sakura langsung menengok ke ryota
"ryota"kata sakura dengan cemas
"tidak apa-apa sakura"dan ryota berjalan mengikuti guru itu
tiba-tiba beberapa siswi menghampiri meja sakura
"apa kamu yang namanya sakura"seorang siswi yang cantik mendekati sakura dengan mata tajamnya
"iya"
"bisa ikut saya"
dan mereka pergi meninggalkan kelas sakura,semua orang-orang di sekitar melihat siswi-siswi ini sedang membawa sakura pergi,perasaan sakura tidak enak.
"kamu anak baru ya aku akan memperkenalkan diri nama saya Anna hamada tunangannya haru"
sakura langsung terkejut ternyata dia Anna yang telah di ceritakan oleh Emilia
"gara-gara kamu haru di panggil oleh guru,aku tidak mengerti kenapa mereka bisa berkelahi gara -gara wanita seperti kamu.dan kenapa mereka bisa kenal kamu padahal kamu baru saja masuk di sekolah ini" sambil memandangi pakaian yang ada tubuh sakura ya terlihat sangat sederhana dari sepatu tidak ada aksesoris di tubuhnya,berbeda dengan siswi-siswi lain barang-barang mahal selalu melekat pada tubuh mereka,sakura hanya terdiam
"dan satu lagi kamu jangan dekat-dekat dengan ryota,dia adalah milik ku"kata temannya Anna
"apa kamu sudah di goda haru lalu tidur bersama?"
__ADS_1
sakura merasa terpojoki saat itu
"anna-chan,haru tidak akan mau tidur dengan gadis gembel seperti dia"teman Anna lainnya dan mereka sambil tertawa
"ah iya juga,haru hanya ingin tidur dengan wanita yang cantik seperti aku saja"kata Anna sambil menyiram susu kotak di baju sakura,sakura sudah tidak tahan lagi dia langsung berlari meninggalkan Anna dan teman-temanya
"sakura aku belum selesai bicara"sambil tertawa mengejek
sakura sudah tidak tahan lagi iya menangis di sebuah gudang agar tidak ada orang yang bisa mendengarnya.
tiba-tiba saja sosok pria datang menghampirinya
"sakura kamu tidak apa-apa"dengan khawatir
sakura terkejut sambil menangis
"kenapa kamu ada di sini"kata sakura kepada pria itu ya dia adalah haru
"kenapa baju kamu basah,siapa yang melakukan ini"haru sangat cemas iya langsung membuka jasnya untuk di berikan kepada sakura,dan hendak melepaskan jas sakura yang basah, sakura langsung menolak
"sakura lepas jas kamu,nanti kamu sakit"kata haru
lagi-lagi haru mencoba melepas jas sakura
"lepasin"sakura yang marah sambil melepaskan tangan haru
"apa kamu malu,aku bahkan sudah melihat semua bagian tubuhmu"kata haru dan sakura langsung menamparnya.
"Aw kamu baru saja mengobati lukaku sekarang kamu malah memukulnya"kata haru yang kesakitan.
"apa kamu dengan mudahnya tidur dengan wanita,ya saat itu aku hanya terbawa suasana seharusnya kamu juga menghindari aku. wanita seperti aku tidak pantas tidur dengan pangeran seperti kamu"sakura yang kesal dan air matanya yang mengalir
"apa ini perbuatan Anna"kata haru
"mungkin tidur denganku bukan pertama kalinya buat kamu,tapi ini pertama kalinya buat aku,aku bahkan tidak tau kenapa bisa satu sekolah dengan kamu,aku sudah mencoba menghindar,tapi kamu malah datang padaku,aku sudah ingin melupakan kejadian malam itu,tapi saat melihat kamu.."
haru yang mendengarkan sakura berbicara ia tiba-tiba mencium bibir sakura dan sakura langsung terdiam.
"sakura bisakah kamu jangan melupakan kejadian malam itu"dan sekali lagi haru mencium bibir sakura dan mereka saling berpelukan
"sakura kamu adalah wanita satu-satunya yang pernah aku tiduri"haru yang berbisik di pelukan sakura,sakura terkejut.
"bagaimana dengan Anna"kata sakura
"jangan dengarkan omongan dia aku tidak pernah tidur dengan orang yang tidak aku cintai"
"bagaimana aku bisa mempercayainya,dia tunangan kamu"
"ini hanya bisnis sakura"
"aku tidak mengerti dengan keluarga seperti kalian"
"sakura bisakah kamu tetap di sampingku"kata haru yang menatap sakura
"apa aku akan baik-baik saja jika di samping kamu"
haru langsung mengangguk.
"apa aku bisa mempercayai omongan kamu"
"sakura Kita bahkan pernah tidur bareng"
"hustt bisa pelankan suara kamu,jika orang-orang dengar aku bisa keluar dari sekolah ini sebelum lulus"
haru tersenyum
"aku akan diam kalau mencium kamu"dan lagi haru mencium sakura dengan hasrat yang panas.
__ADS_1