
Apakah aku sedang bermimpi ... jika benar dia adalah sosok wanita itu maka ke manakah dia pergi ?
Setelah kejadian itu sontak menjadi beban bagi Reihan karena sebelumnya tidak pernah dia merasakan hal baru seperti ini.
Rasa yang tidak pernah dia sangka bahwa sosok itu nyata bukan ilusi semata. Sementara itu tak terasa waktu berjalan dengan cepat hingga malam mulai menyapa ketika itu Reihan sedang berada di kamar hotel bersama dengan Zaki yang mulai fokus latihan Tilawah.
Tetapi tidak bagi Reihan saat ini fokusnya hanya tertuju pada pertemuannya pada sosok wanita bercadar yang sama dalam mimpinya sehingga Reihan mulai termenung dalam pikirannya.
Sementara Zaki merasa mulai terganggu karena melihat kondisi Reihan yang tidak fokus dengan hapalan serta Al quran yang dia pegang masih dalam keadaan terbuka sehingga Zaki mulai bertanya kepada Reihan.
"Apa gerangan mu Rei sehingga kamu mulai tidak fokus dengan latihan mu, sebelumnya kamu biasanya lebih fokus tetapi sekarang berbeda ... apakah ada yang menganggu pikiranmu ? coba kamu ceritakan siapa tahu aku bisa membantumu," kata Zaki membuka pembicaraan.
Sesaat Reihan terdiam mendengar pernyataan Zaki yang menawarkan solusi untuk membantu memecahkan permasalahan yang dia alami sekarang.
Sehingga Reihan kemudian perlahan mulai menceritakan kejadian yang baru saja dia alami siang tadi.
"Jadi aku tadi siang pergi ke Masjid tetapi setelah itu aku bertemu dengan sosok wanita yang muncul dalam mimpiku Zaki," kata Reihan
"Benarkan kamu melihatnya Rei ?" tanya Zaki sontak kaget dengan pernyataan Reihan barusan.
"Benar, aku tidak bohong dan aku melihat dengan kedua mataku sendiri tidak mungkin kan kalau aku berkhayal saja," kata Reihan dengan meyakinkan bahwa semua yang dia ucapkan benar adanya.
"Terus bagaimana apakah kamu sempat berbicara dengannya ?" tanya Zaki.
Setelah itu Reihan menggelengkan kepala sembari berkata, "Tidak aku tidak sempat berbicara dengannya karena dia hilang begitu saja dari hadapanku, menurut kamu aku harus bagaimana ?" tanya Reihan sembari meminta pendapat kepada Zaki.
"Em ... bagaimana jika kamu besok pergi ke Masjid sebelumnya siap tahu kamu akan bertemu kembali dengan sosok wanita tersebut," kata Zaki.
"Tetapi jika dia tidak berada di sana bagaimana ?" kata Reihan ragu.
__ADS_1
"Coba saja dahulu Gus Reihan ... siapa tahu sosok wanita yang berada di mimpimu datang ke Masjid itu ... percaya deh dengan ucapan ku karena aku punya filing bahwa besok wanita yang kamu cari akan datang lagi ke Masjid itu," kata Zaki.
"Baiklah besok aku akan coba ke sana," kata Umar dengan perasaan yang bercampur aduk.
Semoga aku bisa bertemu kembali denganmu ... dan menyelesaikan permasalahan ini.
Keesokan harinya sesuai saran Zaki Reihan mencoba untuk mendatangi masjid yang sama dengan waktu seperti sebelumnya tetapi dia tidak menemukan tanda-tanda dari sosok wanita bercadar tersebut. Setelah itu bersamaan dengan waktu zuhur telah tiba Reihan pun pergi menuju ke tempat wudhu khusus laki-laki dan kebetulan saat itu tempatnya masing kosong sehingga Reihan mulai untuk berwudhu.
Namun saat itu ada seseorang yang sudah masuk lebih dahulu terlihat bahwa orang tersebut sedang berada di kamar mandi khusus pria.
Tetapi sesaat pintu kamar mandi terbuka bersamaan dengan Reihan yang telah menyelesaikan wudhu nya sekilas tampak bahwa sosok di kamar mandi tersebut adalah seorang wanita yang kemarin melihat dirinya lewat celah-celah masjid.
Sontak Reihan terkejut dengan adanya sosok wanita yang berada di kamar mandi pria. Pada akhirnya mereka ditakdirkan kembali untuk bertemu sehingga dengan perasaan heran serta menjadi tanda tanya dari sosok wanita yang masuk di kawasan pria.
"Anti ... apa yang anti lakukan di sini ?" tanya Reihan dengan mengintimidasi Aisyah sementara Aisyah tidak menjawab karena tertangkap basah berada di kamar mandi pria dengan sosok dirinya yang sebenarnya.
"ke mana larinya pencuri itu ?" kata salah satu orang datang seakan mencari seseorang kemudian setelah itu datanglah sekelompok orang yang baru saja sampai dari sana.
"Terakhir dia berada di Masjid ini ... mungkin sekarang dia tidak jauh dari sini ... kita cari di tempat wudhu ini terlebih dahulu," kata salah satu warga yang mulai dengan tidak sabaran.
"Baik"
Sontak Aisyah merasa ketakutan yang luar biasa jika sekumpulan warga masuk ke sini maka orang-orang curiga dengan keberadaan dirinya di tempat wudhu pria.
Sebelumnya Aisyah tidak ingin masuk ke kamar mandi pria karena tidak mungkin dia alan memakai baju pria masuk ke kamar mandi wanita hanya untuk mengganti baju dan mengubah dirinya alasan lain karena para wanita mulai berdatangan menuju tempat wudhu wanita.
Aduh bagaimana ini ... apa yang harus aku lakukan sekarang jika sekumpulan warga melihat diriku di sini maka habislah riwayatku.
Resah saat ini dirasakan oleh Aisyah tidak tahu harus menjawab apa serta berbuat sesuatu yang demikian, sekarang pikirannya mulai tumpul tanpa secercah ide yang terlintas di pikirannya tetapi beberapa menit hanya satu ide yang muncul dalam pikirannya sesaat tetapi apakah dia harus melakukannya dengan seorang pria yang tidak dia kenal pikirnya.
__ADS_1
Sementara itu Reihan menunggu jawaban dari Aisyah dengan sabar, sedangkan Naira mulai resah apalagi terlihat bayangan manusia mulai muncul mendekati pintu masuk sehingga mau tidak mau Naira memulai aksi yang tidak terduga.
Aksi tersebut sontak menjadi tontonan warga setempat yang saat itu muncul pada pintu masuk dengan ekspresi dibuat kaget tentunya.
"Mohon maaf dek ... kalau kami ramai-ramai mendatangi tempat ini karena ada seorang pria terakhir masuk ke arah sini jadi kami memastikan untuk mencari sosok pria tersebut tetapi ... maaf kalau kami menganggu waktu adik bersama istri adik sekarang kalau begitu kami permisi dek," kata salah satu sekelompok warga yang mewakili dari mereka sehingga mereka pun pergi mencari ke tempat lain.
Mengapa bisa begitu karena aksi tersebut dilakukan Aisyah dengan berani tanpa pikir panjang dia mulai menjalankan aksinya yaitu Naira yang tiba-tiba langsung memeluk Reihan dengan erat sembari menutup wajahnya dalam dadanya Reihan seakan-akan orang yang melihat mengira bahwa Aisyah ini sedang memeluk suaminya Reihan karena takut ditinggal sendirian,atau sebaliknya takut dengan datangnya kecoa yang menuju ke arahnya sehingga orang mengira Aisyah seakan-akan takut dengan sesuatu.
Di sisi lain Reihan setelah mendapat aksi tersebut dia langsung terdiam mematung dengan kejadian barusan yang dia alami saat ini.
Perasaan yang dirasakan Reihan saat ini hanya kaget dan tidak percaya dengan tindakan dari sosok wanita tersebut, sesaat beberapa menit Reihan maupun Aisyah merasakan getaran dahsyat yang menghampiri mereka seakan-akan kembang api mulai meluncur ke langit malam.
Kemudian tak lama kesadaran mereka telah kembali ke tempat yang semestinya sehingga baik Aisyah maupun Reihan terdiam satu sama lain sehingga Aisyah memulai pembicaraan, "maaf atas kejadian barusan ... saya tidak sengaja," kata Aisyah.
"Tidak apa-apa saya maafkan, lain kali kalau kamu berbuat seperti itu berpikir dua kali sebelum berbuat ... ada apa dengan mu ? dan pertanyaan sebelumnya kamu tidak jawab kamu menyembunyikan sesuatu," kata Reihan dengan nada yang tajam dan dingin seolah-olah seperti ingin membunuhnya secara perlahan.
Ih ... ganteng-ganteng tetapi pemarah, cuek, dingin bukan tipeku ... semoga hari ini menjadi hari terakhir bagiku untuk bertemu denganmu kutub es.
"Saya tidak menyembunyikan apa-apa kak," kata Aisyah menyangkal seolah-olah kejadian barusan tidak melibatkan dirinya.
"Tetapi saya tahu kalau anti telah berbuat masalah sehingga telah meresahkan orang banyak," kata Reihan sekilas memandang Aisyah dengan cuek.
Sontak ucapan Reihan barusan mengena pada diri Aisyah karena Reihan sudah mulai mengetahui sosok dirinya yang sebenarnya.
Aduh bagaimana ini ... jika sampai orang asing ini mengenali sosok diriku maka dia akan melaporkanku kepada polisi ... aduh bagaimana ini sedangkan ibu pasti akan memarahi diriku ? aku harus bagaimana Ya Tuhan ....
#Bersambung
Selamat membaca ya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian serta kritik, saran maupun, masukan kalian mengenai novel kedua dari ana, ditunggu komentar terbaik kalianš¤
__ADS_1