
Buat temen-temen yang baru baca Novel ini, author sarankan untuk membaca season 1 dulu ya kak judulnya "Menemukanmu adalah Takdirku," supaya enggak bingung nantinya ya😘😘😘😘. Terimakasih 🙏💖💖💖💖
💝💝💝💝 SELAMAT MEMBACA 💘💘💘💘
"SAH.. SAH" Sahutan para Saksi dan semua tamu yang menyaksikan ikatan cinta yang telah resmi terjalin antara Diandra dan Nik.
Nik menitikan air mata bahagianya saat semua orang tengah mendoakan kebahagiaan pernikahannya dengan Diandra.
"Aamiin.... Sekarang kalian berdua sudah SAH menjadi pasangan suami Istri, Selamat untuk kalian." Ucap bapak Penghulu.
Semua orang tersenyum haru menyaksikan kebagian Diandra dan Nik.
Kini Nik dan Diandra tengah berdiri di atas pelaminan, satu persatu tamu undangan silih berganti menyalami kedua pengantin yang baru beberapa menit telah SAH menjadi suami Istri.
Waktu berjalan cepat kini semua acara telah selesai, satu persatu tamu undangan telah kembali pulang ke rumah masing-masing, rasa lelah tidak lah terlihat di wajah Nik dan Diandra karena begitu bahagia atas pernikahan mereka.
"Nik jagalah putri Daddy Diandra, jangan pernah kau sakiti dia, dan bahagiakanlah dia selalu seperti bagaimana Daddy selalu membahagiakannya, Daddy hanya akan menerima kabar kebahagian putri Daddy bukan kabar penderitaannya atau pun kesedihannya, mengerti!." Tutur Daddy Darsi panjang lebar.
" Saya mengerti Da.. Daddy" jawab Nik terbata karena belum terbiasa jika harus memanggil Tuan besar dengan sebutan Daddy.
"Hem..." Jawab Daddy Darsi sambil menepuk-nepuk pelan pundak Nik.
"Sayang sekarang kau sudah menjadi seorang istri, maka jadilah istri yang baik untuk suamimu, hormati dan cintai suamimu, karena surga seorang Istri ada pada suaminya, Mommy harap kamu mengerti dengan tugas dan kewajibanmu sebagai seorang Istri." Nasehat Mommy Almira pada Diandra.
" Iya mommy Diandra mengerti" jawab Diandra sambil menangis di pelukan Mommy Almira.
"Ini sudah sangat malam sebaiknya kita pulang dan beristirahat, kau Nik bawalah Diandra masuk ke kamar Hotel." Ujar Daddy Darsi dan di angguki semua orang.
"Mommy dan Daddy pulang dulu ya sayang" ucap Mommy Almira dan di angguki Diandra.
"Nik sekarang kau sudah menikah, jadilah suami yang bertanggung jawab yang selalu menyayangi keluarga kecilmu." Nasehat Papa Marco.
"Iya Pa" jawab Nik.
"Jaga adikku, ingat aku mengawasimu Nik" ucap Kenzo sambil terkekeh.
"Baik tuan, eh maksudku kakak Ipar" jawab Nik sambil tertawa renyah.
Semua orang mulai berpamitan meninggalkan Nik dan Diandra di Hotel Berbintang milik keluarga Maliq.
Papa Marco pergi berbarengan dengan Daddy Darsi yang terus bergandengan tangan dengan mommy Almira.
Sedangkan Kenzo dia mendorong stroller bayi kembarnya yang sedang tertidur pulas di tengah dinginnya malam.
__ADS_1
"Sayang Ayo" panggil Kenzo pada Zia.
"Sebentar suamiku" jawab Zia.
"Ziko ayo kita pulang" bujuk Zia untuk yang kesekian kalinya.
"Tidak, aku tidak mau pulang tanpa Diandra." tolak Ziko untuk yang kesekian kalinya lagi, dengan rengekan yang keras.
Suara rengekan Ziko membuat langkah semua orang terhenti, mereka semua berbalik melihat ke arah Ziko yang merajuk dan mulai menangis.
"Ada apa?" tanya mommy Almira menghampiri.
"Mommy aku ingin pulang bersama Diandra, aku tidak mau Diandra dekat dengan dia." Jawab Ziko sambil menunjukkan jari telunjuknya pada Nik yang memang masih ada di sana bersama Diandra.
Semua terkaget mendengar perkataan Ziko, Ziko dan Diandra memang sangat dekat dari sejak pertama kali mereka bertemu, maka wajar saja jika Ziko selalu marah apabila Nik selalu di dekat Diandra.
"Sayang ayo kita pulang, Diandra belum bisa pulang dengan kita malam ini, tapi besok Diandra pasti pulang, ayo?" bujuk mommy Almira.
"Tidak mommy aku tidak mau, aku baru akan pulang jika dia juga pergi." Jawab Ziko sambil menatap marah pada Nik.
Melihat itu Zia semakin dibuat merasa malu atas perkataan Ziko, apalagi saat melihat raut wajah Nik yang sudah berubah dingin.
Diandra yang melihat Nik terusik dengan perkataan Ziko mulai bersuara untuk meredam kekesalan Nik.
Nik yang mendengar penuturan Diandra menatap kesal pada wanita yang kini berstatus sebagai Istrinya itu.
"Ayolah sayang ya..." Ucap Diandra lagi dengan wajah manisnya.
Nik tidak menjawab dia hanya membuang napasnya kasar, sebagai bentuk pelampiasannya.
"Ziko, Diandra sudah menikah dan Nik adalah suaminya Diandra sekarang, jadi kau tidak boleh berkata seperti itu, ya?" pinta Zia pada Ziko.
"Tidak mau, Diandra hanya punya Ziko" ucap Ziko sambil menangis.
"Ziko...." Panggil Zia semakin di buat bingung.
Dengan masih menggunakan gaun pernikahannya Diandra melangkah mendekat ke arah Ziko.
"Hey kak Ziko, ada apa?" jawab Diandra pura-pura tidak tahu.
"Diandra ayo kita pulang" jawab Ziko sambil memeluk lengan Diandra erat.
Nik mengepalkan tangannya kesal melihat bagaimana Ziko memeluk lengan istrinya.
"Kak Ziko, em... Begini... Hari ini Diandra sudah menikah dengan Kak Nik, Kak Ziko jangan marah padanya, karena dia sekarang juga adalah teman Kak Ziko seperti Diandra, nanti Kita akan bermain bersama ya, tapi tidak sekarang, karena ini sudah malam, jadi besok saja kita mainnya ya." Jelas Diandra panjang lebar.
__ADS_1
" Lihatlah kedua adik bayi, mereka sudah kedinginan, apa kak Ziko tega melihat mereka kedinginan? Kan kasihan!" ucap Diandra lagi sambil menunjuk ke arah stroller yang di bawa Kenzo.
" Ziko ayo kita pulang bersama si kembar ya?" ajak Kenzo.
Ziko tidak menjawab dia hanya menangis semakin keras.
" Hah... " Nik menghembuskan napasnya pelan.
" Baiklah ayo kita pulang, kita pulang ke rumah utama." Ajak Nik sambil memeluk menepuk-nepuk pelan bahu Ziko.
Semua tercengang mendengar perkataan Nik.
" Dengar mari kita berteman, dan mari kita sama-sama menjaga Diandra bagaimana kau setuju?." tanya Nik sambil memberikan jari kelingkingnya pada Ziko, namun di abaikan Ziko.
Ziko hanya mematung sambil melihat wajah semua orang, Diandra menganggukkan kepalanya saat Ziko melihat kearahnya.
" Baiklah, tapi Diandra adalah milikku" jawab Ziko.
Nik menggertakan giginya karena menahan rasa kesal "Tentu saja Diandra adalah milikmu" ucap Nik kesal.
Diandra dapat melihat raut kekesalan Nik di wajahnya.
"Ya sudah ayo kita pulang" ajak Nik lagi pasrah.
"Baiklah Ayo" jawab Ziko bersemangat.
Melihat Nik yang mengalah pada ziko membuat semua orang merasa tidak enak hati pada Nik dan Diandra, pasalnya malam ini adalah malam pertama mereka.
"Dengar kau akan membayar mahal hal ini Nyonya Nikdad Albar" ucap Nik berbisik di telinga Diandra.
"Baiklah akan ku bayar dengan penuh kepatuhan Tuan suami" jawab Diandra sambil tersenyum.
Nik membalas senyuman Diandra sambil memberikan Ciuman hangat di kening Diandra.
Semua orang memaksakan senyuman mereka saat mereka berjalan pulang menuju rumah utama Keluarga Maliq.
Nik melangkahkan kakinya masuk ke rumah utama Keluarga Maliq sebagai menantu rumah itu, sungguh Nik sangat bangga dan bahagia.
"Diandra sayang bawa Nik ke kamar mu, dan kalian beristirahat lah" ucap mommy Almira.
Ziko yang mendengar itu langsung bersuara.
"Tidak jangan, kau tidak boleh ikut masuk ke kamar Diandra" ucap Ziko pada Nik, membuat semua orang tercengang untuk yang ke dua kalinya karena ulah Ziko.
"Sekarang apa lagi ini" gerutu Nik di dalam hati.
__ADS_1