
Pagi hari di Jakarta, nampak Ziko sedang menemani mommy Almira yang sedang duduk menjemur baby Sultan dan Salman di bok bayi.
Mereka nampak nyaman dengan pancaran sinar matahari yang menerpa kulit mereka, padahal kedua mata mereka masih lelap terpejam di balik kaca mata kecil yang mereka kenakan.
"Mommy?" panggil Ziko.
"Iya Nak ada apa?" Jawab Mommy Almira.
"Kapan Diandra akan pulang?" tanya Ziko lagi.
"Mereka baru pergi kemarin Ziko sudah merindukan Diandra?" tanya balik Mommy Almira.
"Iya...Mommy Aku sangat merindukan Diandra." Jawab Ziko pelan.
"Ziko, mommy tau kamu sedih dan kesepian karena tidak ada Diandra, tapi Nak cobalah untuk bermain dengan dua keponakan kecilmu, dan untuk saat ini bantu kakakmu Zia menjaga mereka ya..." Pinta Mommy Almira.
"Tapi mommy mereka sangat kecil aku takut jika harus bermain dengan mereka." Jawab Ziko jujur.
"Tidak apa sayang, kamu ajak mereka bermain sembari menjaga mereka, walau pun mereka sangat kecil, tapi mereka pasti mengerti apa yang kita katakan." Ucap mommy Almira menjelaskan.
"Baiklah mommy aku akan coba" jawab Ziko sembari tersenyum.
"Ziko memang pintar" puji mommy Almira.
💓💓💓💓
Hari ketiga di raja ampat. Akhirnya Diandra bisa mengajak Nik untuk pergi berjalan-jalan, setelah sebelumnya Nik begitu betah mengurungnya di tempat tidur.
Nik mengajak Diandra ke salah satu destinasi wisata di raja ampat, Mereka pergi menggunakan mobil yang Nik sewa dari pengelola Villa.
"Sayang kenapa mengajakku ke Raja Ampat?" tanya Diandra penasaran.
"Karena Raja Ampat adalah harta karun Indonesia, dan merupakan tempat yang Istimewa." Jawab Nik.
__ADS_1
"Biar sedikit ku jelaskan" tutur Nik.
"Kepulauan Raja Ampat berada di bagian paling barat Papua dan membentang di area seluas kurang lebih 4,6 juta hektar. Kabupaten Raja Ampat terdiri dari 4 pulau besar yaitu Pulau Waigeo, Batanta, Salawati dan Misool, dan 1.847 pulau-pulau kecil lainnya. Nah, nama Raja Ampat sendiri diyakini berasal dari legenda masyarakat setempat yang percaya bahwa zaman dahulu kala ada seorang wanita yang menemukan tujuh telur, empat telur tersebut menetas menjadi raja-raja yang berkuasa di empat pulau utama. Tersisa tiga lainnya, satu menjadi batu, satu menjadi wanita, dan satu lagi menjadi makhluk gaib atau hantu.Terlepas legenda yang dipercayai masyarakat setempat, keindahan yang disuguhkan oleh Raja Ampat merupakan fakta yang tak bisa diganggu gugat." Ucap Nik sedikit menceritakan ke istimewaan Raja Ampat.
"Sayang dari mana kau tau sebanyak itu tentang Raja Ampat" Tanya Diandra terbengong.
"Aku tau dari internet " Jawab Nik dengan entengnya.
"Hah..." Diandra sedikit terbengong mendengar penuturan Nik, karena yang dia tau suaminya adalah orang yang sangat Cerdas, tapi baru kali ini dia tau ternyata suaminya juga senang membaca berita dari internet.
"Ist..kau ini" Keluh Diandra pelan.
"Kenapa sayang?" tanya Nik bingung.
"Jadi kita mau pergi ke mana?" tanya Diandra. Mengalihkan pembicaraan.
"Kita akan melakukan Diving dan Snorkeling, Kamu mau?" tanya Nik.
"Mau..." Jawab Diandra Antusias.
"Selain itu Beberapa spot menyelam terbaik dan paling terkenal di Raja Ampat di antaranya adalah Kabui Passage, di sekitar Dermaga Pulau Arborek, Sauwandarek, Yenbuba, Dinding Friwen, dan banyak lagi! Maka tak heran, jika banyak sekali wisatawan mancanegara yang rela jauh-jauh datang ke Indonesia untuk menikmati pesona bawah lautnya yang memesona."
"Indonesia sudah sepatutnya bersyukur memiiki banyak kepulawan yang indah dan kaya akan sumber daya alamnya." Tutur Nik menjelaskan panjang lebar.
"Em..." Jawab Diandra terbengong lagi.
"Ada apa?" tanya Nik yang merasa Diandra hanya menjawab begitu singkat.
"Tidak apa... Hanya saja, ini kali pertama aku melihat kak Nik bicara begitu panjang, karena biasanya kak hanya akan bicara begitu sedikit sekali seperti misalnya 'Hem..' dan 'Tidak..." Jawab Diandra sembari memperagakan gaya bicara suaminya.
"Kau meledek suamimu sendiri?" Ucap Nik sambil mencubit lembut pipi cabi istrinya.
"Tidak hanya saja itu pakta" Jawab Diandra sambil terkikik geli.
__ADS_1
Dan akhirnya mereka pun tertawa bersama, sembari menikmati pemandangan alam dari dalam mobil.
Setelah melalui perjalanan panjang di darat dan di air, kini Nik dan Diandra pun sudah ada di atas perahu, untuk melakukan Diving di salah satu destinasi wisata Raja Ampat, baik Diandra maupun Nik mereka cukup Seriyus mendengarkan apa yang arahkan oleh instruktur Diving.
Semua peralatan Diving sudah tersedia Nik dan Diandra mulai mengenakan peralatan Diving mereka masing-masing sesuai instruksi dari instrutur Diving, setelah dirasa siap Nik masuk ke dalam air terlebih dahulu, di susul oleh Diandra, dan pastinya di temani para instruktur propesional, Nik dan Diandra mulai menikmati wisata dalam air dengan nyaman.
Maha besar Alloh SWT dengan segala ciptaannya, sungguh laut adalah tempat yang sangat indah dan mempesona, dipenuhi ikan-ikan cantik yang tiada habisnya, Melihat semua keindahan itu membuat Diandra benar-benar mengabadikan setiap momen di dalam air bersama ikan-ikan yang begitu banyaknya.
Cukup lama mereka menikmati keindahan di dalam air hingga akhirnya instruktur mengisyaratkan untuk segera naik, karena waktu diving sudah habis, Mereka semua perlahan naik keatas permukaan.
Baik Diandra dan Nik kini sudah berada di atas perahu, melepaskan satu persatu peralatan Diving yang mereka kenakan tadi, Nik memberikan handuk yang sudah dia siapkan untuk Diandra, dia membulat tubuh istrinya dengan handuk tersebut.
"Suka?" tanya Nik.
"Sangat suka" jawab Diandra bahagia.
"Syukurlah" ucap Nik senang.
Setelah sampai di tepi pantai Nik membawa Diandra ke salah satu hotel terdekat untuk membersihkan diri.
Setelah selesai membersihkan diri mereka kini sedang menikmati makan siang di tepi pantai dengan hidangan yang sangat menggugah selera.
Ada Ikan bakar, kepiting sous tiram, udang balado, dan cumi-cumi bakar. Dari semua makanan yang ada mata Diandra tertuju pada Cumi-cumi bakar, dia mengambil satu porsi Cumi-cumi bakar lengkap dengan Nasi dan tahu, tempe.
"Melihat tahu dan tempe aku jadi ingat rumah" ucap Diandra merindu.
"Sayang... Untuk saat ini jangan memikirkan rumah dulu, bukankah kita sedang berbulan madu, mari kita nikmati sepuluh hari ini dengan gembira, karena setelah pulang ke jakarta, mungkin aku akan kembali di sibukkan dengan pekerjaan yang pastinya sudah sangat banyak, aku bahkan tidak mau membayangkannya." Ucap Nik mengeluh.
__ADS_1
"hehe..." Diandra tertawa riang, mendengar suaminya mengeluh.
"Hari ini aku sangat bahagia bisa mengetahui dua sipat suamiku, dia ternyata senang bercerita dan sesekali mengeluh akan pekerjaannya, padahal aku kira dia adalah orang yang gila kerja." Ucap Diandra dalam hati.