História De Amor Clássica

História De Amor Clássica
Ending - Janji Abadi di Bawah Pohon Cinta


__ADS_3

Hari-hari berlalu, dan Jericho dan Nara terus menggapai impian mereka bersama. Karier mereka semakin berkembang, dan cinta di antara mereka semakin kuat. Mereka tetap setia pada janji untuk saling mendukung dan menghadapi setiap rintangan sebagai tim yang tak terpisahkan.


Suatu hari, Jericho memiliki ide yang indah. Dia ingin membuat momen spesial bagi Nara di tempat di mana segalanya bermula, yaitu di taman kampus di bawah pohon cinta. Dia ingin mengukir kenangan abadi di tempat itu, sebagai tanda cinta dan kesetiaan mereka yang tak tergoyahkan.


"Dengar, Nara, aku punya ide," ucap Jericho sambil tersenyum lembut, "Bagaimana kalau kita kembali ke taman kampus di bawah pohon cinta?"


Nara tersenyum penuh penasaran. "Untuk apa?"


Jericho meraih tangan Nara dan menatap matanya dengan penuh cinta. "Aku ingin membuat momen indah yang takkan pernah kita lupakan. Di bawah pohon cinta itu, aku ingin mengucapkan janji abadi kita."


Nara merasa hatinya meleleh oleh kehangatan cinta Jericho. Dia dengan senang hati menyetujui ide Jericho.


Beberapa hari kemudian, mereka berdua kembali ke taman kampus, di mana segalanya bermula. Pohon cinta itu masih berdiri kokoh, menyaksikan kebahagiaan dan perjalanan cinta mereka.


Di bawah pohon cinta yang rindang, Jericho dan Nara duduk berdampingan. Wajah mereka berseri-seri, dihiasi dengan kebahagiaan dan cinta yang tak terukur.


Jericho meraih tangan Nara dengan penuh perasaan. "Nara, sejak saat pertama kita bertemu di taman kampus ini, hatiku sudah terpaut padamu. Kau adalah cinta sejatiku, dan aku bersyukur setiap hari karena telah diberi kesempatan untuk mencintaimu."

__ADS_1


Nara tersenyum haru, merasa begitu dicintai oleh Jericho. "Dan aku pun merasa begitu beruntung karena memiliki cinta seperti kamu. Kau adalah teman sejati dan mitra hidupku."


Jericho mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku jasnya. Matanya berbinar dengan antusias.


"Nara, hari ini aku ingin mengucapkan janji abadi untuk selalu bersamamu, dalam suka dan duka, dalam senang dan sedih. Aku ingin menghabiskan sisa hidupku denganmu, menjalani setiap detik bersama sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan," ucap Jericho dengan suara tegas dan tulus.


Nara merasa hatinya penuh dengan emosi. Dia mengerti bahwa saat ini adalah momen yang akan mengubah hidup mereka selamanya.


Jericho membuka kotak itu, dan di dalamnya terdapat sepasang cincin indah. Cincin tersebut melambangkan cinta yang tak terbatas dan janji abadi mereka.


"Dari saat ini dan selamanya, aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersamamu," ucap Jericho dengan lembut sambil memasang cincin di jari manis Nara.


Momen itu terasa begitu magis dan haru. Di bawah pohon cinta yang rindang, Jericho dan Nara mengucapkan janji abadi mereka untuk saling mencintai dan mendukung, untuk selalu menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan.


Detik-detik haru itu membuat mereka merasa begitu dekat satu sama lain. Kilauan bintang di langit malam menyaksikan momen indah ini, sebagai saksi cinta mereka yang tumbuh dan berkembang dari hari ke hari.


Dengan cincin yang mengikat hati mereka, Jericho dan Nara merasa begitu kuat dan yakin dalam hubungan mereka. Cinta mereka adalah sesuatu yang tak tergoyahkan dan abadi, seperti janji yang mereka ucapkan di bawah pohon cinta itu.

__ADS_1


Hari-hari berlalu, dan Jericho dan Nara terus mengarungi perjalanan hidup bersama. Cinta dan dukungan yang mereka miliki satu sama lain menjadi sumber kebahagiaan dan kekuatan yang tak tergantikan.


Bersama-sama, mereka menghadapi segala tantangan dan rintangan dengan kepala tegak. Mereka menggapai impian-impian mereka dengan saling mendukung dan menjadi sumber inspirasi bagi satu sama lain.


Prestasi yang mereka capai tidak hanya mencakup bidang pekerjaan, tetapi juga dalam hubungan pribadi mereka. Setiap hari mereka belajar untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.


Di antara segala keramaian dan kesibukan, mereka selalu menyempatkan waktu untuk berdua, untuk mengingat janji abadi mereka di bawah pohon cinta, dan untuk merenungkan kebahagiaan dan cinta yang mereka miliki.


Kilauan bintang di


langit malam terus menyaksikan momen-momen indah mereka, seiring berjalannya waktu. Dan di bawah kilauan bintang itu, Jericho dan Nara tetap bersatu sebagai pasangan yang tak terpisahkan, menggapai mimpi-mimpi dan cinta sejati mereka.


Mereka tahu bahwa tak ada yang bisa menghentikan mereka dalam meraih impian dan cinta yang mereka miliki satu sama lain. Bersama-sama, mereka telah menemukan arti sejati dari cinta yang abadi dan kesetiaan yang tak tergoyahkan.


Di bawah pohon cinta di taman kampus, mereka merenungkan perjalanan hidup mereka bersama. Mereka tahu bahwa cinta mereka akan selalu bersinar terang seperti kilauan bintang di langit malam.


Dan dengan janji abadi yang mereka ucapkan di bawah pohon cinta, Jericho dan Nara siap mengarungi masa depan dengan penuh kebahagiaan dan kesetiaan. Bersama-sama, mereka adalah bukti bahwa cinta sejati adalah tentang menggapai mimpi dan berjanji untuk selalu bersama dalam suka dan duka.

__ADS_1


Mereka mengenang detik-detik haru di pelantikan, di bawah pohon cinta yang menjadi saksi cinta mereka yang tak tergoyahkan. Di antara kilauan bintang, mereka bersama-sama, menjalani kehidupan dengan penuh cinta, kebahagiaan, dan janji abadi yang takkan pernah pudar.


__ADS_2