História De Amor Clássica

História De Amor Clássica
Bisikan Cinta di Ruang Rapat


__ADS_3

Kampus Universitas Bintang Timur kini dipenuhi dengan keceriaan mahasiswa baru yang semakin mengakrabi satu sama lain. Di tengah-tengah kegembiraan itu, Jericho dan Nara terus menjalin hubungan yang semakin erat. Mereka menghabiskan banyak waktu bersama, berbicara, berbagi cerita, dan mengalami petualangan baru bersama-sama.


Salah satu momen yang selalu membuat hati Jericho berbunga adalah ketika mereka berdua harus bekerja bersama di ruang rapat BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). Ruang rapat yang tenang dan khusyuk, penuh dengan tumpukan buku dan catatan, menjadi saksi bisikan cinta yang tak pernah mereka ungkapkan di depan orang lain.


Hari itu, saat langit senja mulai turun, Jericho dan Nara bersiap untuk rapat panitia besar. Mereka duduk bersebelahan di samping meja panjang, mempersiapkan segala hal yang diperlukan. Tetapi ada kegelisahan yang tak dapat mereka sembunyikan.


Jericho mencoba untuk mengalihkan perhatiannya ke catatan rapat, namun pandangannya terus tertuju pada Nara. Wajahnya yang manis, mata yang cerah, dan senyumnya yang memikat membuat hati Jericho berdetak lebih cepat. Ia ingin menyampaikan perasaannya, namun masih ragu tentang reaksi Nara.


Sementara itu, Nara juga merasa canggung. Ia merasa kegelisahan dan penasaran mengenai apa yang ingin dikatakan oleh Jericho sehari sebelumnya. Namun, ia tidak ingin membuat situasi menjadi canggung jika memang Jericho tak siap untuk membahasnya.

__ADS_1


Ruang rapat terasa sunyi, hanya terdengar kerikil kertas yang tertulis pada catatan mereka. Jericho memutuskan untuk mengambil langkah maju. "Nara, ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu."


Nara menoleh, wajahnya mencerminkan perhatian. "Apa itu, Jericho?"


Jericho menarik nafas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri. "Sejak kita mengenal satu sama lain, perasaanku semakin berkembang. Aku merasa seperti ada semacam ikatan yang tak bisa kulupakan. Nara, aku... aku menyukaimu, mungkin lebih dari sekadar teman."


Nara terkejut mendengar pengakuan Jericho, tetapi sekaligus merasa gembira. Hatinya berbunga dan wajahnya tersipu malu. "Jericho... Aku juga merasa hal yang sama. Aku menyukaimu lebih dari sekadar teman."


Nara tersenyum bahagia, perasaannya seolah terbang bebas di langit biru. "Aku juga senang, Jericho. Mari kita menjalani semuanya bersama-sama."

__ADS_1


Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka semakin dekat dan mesra. Mereka mengalami momen indah di kampus, seperti berjalan berdua di taman kampus, belajar bersama di perpustakaan, dan menikmati makan malam di kafe kampus. Setiap hari terasa istimewa ketika Jericho dan Nara bersama.


Namun, di balik kebahagiaan itu, ada tantangan yang harus mereka hadapi. Sebagai anggota BEM, mereka harus bekerja keras dan bertanggung jawab atas berbagai kegiatan kampus. Terkadang, kesibukan mereka membuat waktu bersama menjadi terbatas.


Pada suatu sore setelah rapat panjang, Jericho dan Nara duduk di taman kampus, menikmati sinar matahari yang hangat. Jericho menyentuh lembut tangan Nara, lalu berkata dengan lembut, "Kadang-kadang aku merasa cemas jika kesibukan di BEM membuat kita tidak punya cukup waktu untuk bersama."


Nara menggenggam tangannya erat. "Aku juga merasa hal yang sama, Jericho. Tapi aku percaya kita bisa melewati semua ini bersama-sama. Kita adalah tim yang hebat, bukan?"


Jericho tersenyum lembut. "Ya, kita adalah tim yang tak terkalahkan."

__ADS_1


Dengan kepercayaan dan cinta yang kuat, Jericho dan Nara berkomitmen untuk saling mendukung dalam setiap perjuangan yang mereka hadapi, baik di dunia akademis maupun di kehidupan pribadi mereka. Keduanya mengetahui bahwa perjalanan ini tidaklah mudah, tetapi mereka yakin bahwa cinta yang mereka miliki akan memandu mereka melalui semua rintangan yang ada.


Di dalam ruang rapat BEM yang diam, mereka menyimpan banyak cerita cinta yang tak akan pernah mereka lupakan. Setiap kali mereka duduk di sana, ruangan itu terasa penuh dengan bisikan cinta mereka, menyatukan hati dan jiwa mereka menjadi satu.


__ADS_2