
Malam harinya ***
Hyuna sedang Berada di Meja belajar Mengerjakan pekerjaan rumah nya. Tapi tiba-tiba Suara Ponsel nya Berbunyi, Ternyata Itu telpon Dari Chan.
"Halo, Hyuna Gue Mau Ajak loh Ke Makan Mau Gak.. Ucap Chan. "Gue Lagi Sibuk Ngerjain Tugas. Jawabannya." Emang Gak bisa Nanti, Ini tuh Lebih Penting ayo Cepet Udah Nunggu Di Depan rumah, ayo Keluar,, Ucap Chan.
Hyuna Melihat Dari Jendela kamar nya. Terlihat Chan Sudah Ada di depan rumah "Cepat Keluar,, Ujar Chan." Iya Iya Bentar,, jawab Hyuna.
Setelah Di Depan rumah Dan Bertemu Chan. "Ada Apa sih, Gue Tuh Lagi Sibuk,, Ucap Hyuna." Gue Mau Kasih Info yang sangat baik Buat loh,, "informasi Apa Emang nya? Tanya Hyuna Heran.
" Mamih Gue, Ngajak Loh Makan Malam Di Rumah". Ucap Chan. "Hah Apa Makan Malam? Tanya Hyuna dengan Tampang Nya Yang Aneh.." ayo Cepet mau Gk?. Tanya Chan. "Iya Gue Mau,,
Sampai Di rumah Chan." Mih,,, Ucap Chan Memanggil Ibunya Yang Sedang Duduk di Meja makan. "kau Hyuna?,, Tanya Ibunya Chan." Iya Tante Saya Hyuna.. "Ayo Duduk Hyuna Loey,, Ucap Ibunya Yang Bernama Yunhae itu.
Tiba2 Ting.. Tong Suara Bel Berbunyi. " Sepertinya Sudah Datang..ucap Tante Yunhae Tapi Chan Dan Hyuna Tidak Mengerti apa yang Di maksud.
Dan Tiba tiba "Halo Tante,, Sapa Seorang Wanita yang Ternyata Dara." Kalian Sudah Datang Rupanya Ayo Silahkan,, Ucap Yunhae.
"Mih Ada Apa ini Kenapa Dara Dan Pak Damar Kesini aja,, Tanya Chan Penasaran. "Mamih Mau Jodohkan Kamu Dengan Dara,, Jawab nya. "Apa.. Sontak Itu Membisu." Mamih Apa Apaan sih". Tanya Chan.
__ADS_1
"Mamih Mau Kamu Menikah dengan Dara Dan Hyuna Akan Menjadi Saksi Pertunangan Kamu Dengan Dara". Ucap Yunhae.
"Apa, Mih Udah Berapa kali Aku Bilang Aku Gak Mau Nikah sama Dara Aku Cinta Sama Hyuna Mih Dara Udah Seneng Mamih Akhirnya Buka Hati Untuk Hyuna, Tapi Kenyataannya Mamih Mau supaya Hyuna Menyaksikan Pertunangan Aku Dengan Dara, Ucap Chan.
"Harusnya Dia Gak Berpikir bahwa Mamih Buka Hati Untuk Gadis Miskin Kaya Dia,Harusnya Dia Ngaca Dong, Mamih Sengaja Supaya Dia bisa Menyaksikan Bagaimana Tradisi Kita Sebagai Orang Terhormat..
"MAMIH,, Ucap Chan. "Udah Lah Jangan Bentak Mamih Loh, Disini Emang Gue yang Terlalu berharap,, Maaf Saya Mengganggu Kalian semua..
Hyuna Pun Pergi Meninggalkan Chan.
"Hyuna! Tunggu,, Maaf Tapi Ini Bukan Tempatku Harusnya Gue Gak Berharap Apapun Sebagai Orang Rendah..
" Cepat Usir Dia Dari Sini Ucap Yunhae.
***
" Nggak, Gue Gak Nangis Apa yang Gue Tangisin,, Jawab Hyuna Dengan Mengusap Air mata nya. "Loh Gak bisa Bohong Dari Mata loh". Ucap Adam.
Hyuna Berlari Ke Arah Pintu Tapi,,,
__ADS_1
"Gue Mau Pergi ". Ucap Adam. Hyuna Pun Seketika Berbalik. " Pergi? Kemana,, Tanya Hyuna. "Gue Mau Pergi ke luar negeri. Jawab Adam.
" Apa loh Bakal Balik? Tanya Hyuna dengan Nada Sedih. "Loh Cemas Gue Gak Bakal balik,, Tanya Adam Dengan Senyuman Tipis.
" Semua orang Khawatir Karena Loh Memutus Kontak Saat Bepergian, Setidaknya Beri Kabar Atau Pesan. Ucap Hyuna.
"Siapa yang Khawatir sama Gue? Tanya Adam. "Tante Yunhae. Ucap Hyuna Singkat.
" Dia Terlalu sibuk Untuk Mengkhawatirkan Gue, Dan Gue Udah Di Anggap Angin ". Ucap Adam." Apa Loh Bakal Balik? Tanya Hyuna yang kedua kalinya. "Kenapa Loh Nanya,, Ucap Adam.
" Karena Gue Takut Gak Bisa Ketemu lagi sama Loh,, Jawab Hyuna .."Klo Gitu,, Loh Mau Pergi Sama Gue Sebelum Loh Hancur Karena Cinta Ini, Lupakan Saja Loh Pernah Kenal Chan, Gue Bersedia Buang Semua Gelar Bahkan Nama Gue Sendiri Demi Pergi Dengan Loh Saat ini juga ". Ucap Adam.
***
" Bercanda Loh Berlebihan,, Jawaban yang Singkat Dari Hyuna.
"Hahahaha,, Adam Tertawa Tapi Dengan Hati yang Terluka. "Gue Orang nya Emang Suka Berlebihan.. Ucap nya.
" Meski Ibunya Chan Gak Suka Sama Gue Sebelum Janur Kuning Melengkung, Gue Gak Bisa Nyerah,, Jawab nya.
__ADS_1
"Artinya, Loh Gak Akan Mundur dari jalan yang Telah Loh Pilih?.Tanya Adam Dengan Tatapan nya. Hyuna Hanya Mengangguk.
"Klo Begitu Gue Pergi Dulu ya, Jaga diri loh Baik-baik Hyuna,, Ucap Adam Dengan Menyentril Kening Hyuna.