
Hyuna Keluar dari Kamar Karena Penasaran Kenapa diluar Ribut Sekali.
Chan Seon dan Nayna Melirik Hyuna yang Keluar dari Kamar.
"Oh Siapa Dia? Tanya Nayna. "Ah Dia Manager Pribadi Ku. Ucap Chan. Hyuna Menghampiri Mereka. "Hallo Aku Hana. Sapa Hyuna Dengan Mengulurkan Tangannya.
" Hai Aku Nayna Adiknya Kak Chan. Jawabnya Dengan Menjabat tangan Hyuna. "Berapa Umur mu? Tanya Hyuna.
"Aku 23 tahun yang pasti Masih Muda dong. Ucap Nayna Dengan Senyum tipisnya.
"Bagaimana denganmu? Tanya Nayna.
"Sepertinya Kita Sebaya. Jawabnya.
"Oh Kau Seumuran Dariku? Tanya Nayna.Hyuna hanya tersenyum.
"Dia Berumur 23 tahun?Jika Hyuna Masih ada dia Berusia 25 tahun Hanya beda dua Tahun saja?Batin Chan. "Kakak.. Chan yang Sedang Melamun langsung Menatap Adiknya yang Memanggil nya.
"Ada Apa? Tanya Chan."Apa Aku Boleh tinggal disini? Tanya Nayna."Apa Kau ingin tinggal disini? Tapi Nanti Mamih Marah Lagi pula Ini Tempat Latihan ku. Jawabnya.
__ADS_1
"Kenapa Mamih Akan Marah? Kan Ada Kau. Ucap Nayna."Tapi saat Sore Kau akan Sendiri disini Aku dan yang lain Akan Pergi ke Agensi. Ucap Chan.
"Kalau Begitu Kau Tinggal Disini Menemaniku. Ucap Nayna Kepada Hyuna. "Apa Aku?
"Itu Benar Kau Bisa tinggal di sini Bersama Adikku Selama Aku dan teman temanku Keluar Kau Bersihkan Ruangan Dan Kamar Semua orang. Ucap Chan.
"Itu lebih ke Pembantu daripada Manager. Ucap Hyuna."Kau Manager Sekaligus Pembantu, Aku Akan Membayar Gaji mu Lebih Besar Bagaimana? Tanya Chan.
"Tapi Apa Aku Harus Tinggal disini? Tanya Hyuna. "Apa Kau Mau Bolak balik kesana kemari? Tanya Seon.
"benar Apa yang dikatakan Kak Seon. Ucap Nayna. Hyuna Pun Setuju Untuk Untuk tinggal di Rumah Chan yang Selalu Digunakan Tempat Latihan Para Member.
"Hana Apa Aku Boleh Ikut? Tanya Nayna.
"Ikut Kemana? Ucap Hyuna."Kerumah mu,Bolehkan? Ucapnya."Baiklah, tapi Kita Harus Jalan kaki, Gimana?
"Oke Gak Apa apa Ayok. Ucap Nayna. Hyuna Dan Nayna pun Keluar Untuk Pergi ke Rumah Hyuna.
"Seon.. Dia pun Melirik Chan. "Kenapa? Tanya Seon."Hyuna Kecelakaan Saat Masih SMA dan Dia Berumur 17 tahun.
__ADS_1
"ya Emang Kenapa? Tanya Seon."Hana Sepertinya Mengalami Hilang Ingatan Dan Gw Mau tau Sejak Berapa tahun dia Mengalami Hilang Ingatan. Ucap Chan.
"Untuk Apa Kau Perlu Mengetahui Hal itu? Tanya Seon. "Siapa tau Itu Sesuai dengan apa yang Gw Harapkan. Ucapnya.
Tiba tiba Dara Datang Menghampiri Chan."Hai Loey. Sapa Dara. Chan yang Sedang Mengobrol Dengan Seon Menoleh ke Asal Suara.
"Kenapa Kau Datang Kesini? Tanya Chan."Adikmu Boleh Kenapa Aku Nggak. Ucap Dara. Seon Pun Pergi keluar Karena Tak ingin Mengganggu Perbincangan Mereka.
"Ada Apa Loh Kesini? Tanya Chan. "Aku Mau Menemui mu. Jawabnya. Dara Menghampiri Chan Di Sofa dan Duduk di pangkuannya.
"Minggir Gw Gk Suka. Ucap Chan Dengan Mencoba Menyingkirkan Dara Dari Pangkuannya."Diam lah, Tak Bisa kah Kau Memberikan Waktu Untuk Istrimu? Ucap Dara.
"itu tidak akan pernah. Ucap Chan. "Aku Akan Memaksa mu Untuk Melakukan Semua itu,apa kau Lupa, Ayah ku Adalah patner Bisnis Ibumu dan Ibumu Selalu Mendukung ku? Ucap Dara Dengan Mengalungkan Tangannya Di Leher Chan.
"ibuku Ada Didalam Sedangkan Ayahmu Diluar, Kau Sangat Beruntung Memiliki Keluarga yang Berkuasa. Ucap Chan. "Aku Tau Dari awal Kau Tidak Setuju Menikah dengan ku, tapi Sampai Kapan Kau akan Seperti itu? Ucap Dara.
"Apa kau Ingat Saat Aku Menemui Kedua orang tuamu? Ucap Chan. Dara Menatap Chan."Jika Kau Lupa Maka Gw Akan Membantumu Mengatakan nya. Ucap Chan Dengan Mengusap Pipi Dara.
"Kau Bisa Mendapatkan semua Kau inginkan, tapi Kau takkan pernah bisa Mendapatkan Hatiku. Ucap Chan Dengan Melepaskan Tangan Dara Dan Pergi dari Hadapan perempuan itu.
__ADS_1