
Hyuna Merasa Bersalah Karena telah Membuat Chan Dan Istrinya Bertengkar. Sementara Chan Masih Terlihat Kesal.
Semua orang Hanya Diam.
"Maafkan aku Karena telah Membuat mu Bertengkar dengan Istri mu. Hyuna Menunduk dan Meminta maaf.
"Ini Bukan Salah Loh, Lagi pula Ini Udah Biasa, jadi jangan Merasa Bersalah." Chan.
Tiba tiba Telpon Diya Berdering. Semua orang Melirik. "Aku Harus Ke Kantor, Hana Ikut lah Dengan ku Ada Hal yang Harus kamu Lakukan. Ucap Diya.
Hyuna Dan Diya Bersiap siap untuk Ke Kantor. Sementara yang lain Ke Tempat Latihan Dance. Sesampainya Diya dan Hyuna Di Kantor Semua orang Nampak Sibuk.
"Hallo Nona. Sapa Salah satu Karyawan. "Ada Apa Ini? Tanya Diya. "Ada Jadwal Rapat Untuk Menyetujui Debut nya Grup Baru Nona, Kehadiran mu Dibutuhkan. Ucapnya.
"Hana, Kau Pergi lah Ke Ruangan ku, Dan Kerjakan Yang Ada Di Meja Ku, Aku Akan Menghadiri Rapat." Diya.
Posisi Diya Di Agensi Hiburan itu Adalah Sebagai Direktur utama. Sedangkan Yunhae CEO. Dan Ayahnya Dara Wakil Direktur.
Hyuna Pun langsung ke Ruangan Diya. Dan Mengerjakan Apa yang di katakan Diya. Tiba tiba Seseorang Mengetuk Pintu.
"Masuklah. Ucap Hyuna. Ternyata dia Adalah Adam. Hyuna yang Sedang Duduk Di Sofa Melirik Ke Arah pintu.
__ADS_1
"Loh, Kenapa Kau Ada disini? Tanya Adam. Hyuna yang Sedang Menulis di Sofa Heran, kenapa Adam ada disini.
"Aku disini Sedang Mengerjakan pekerjaan ku,Dan Kau Kenapa Bisa Ada disini, ini Ruangan Direktur Utama. Ucap Hyuna.
"Jadi Kau tidak tau Siapa Aku? Tanya Adam. "Kau Selalu Berkeliaran di Jalan Kau Pasti Seorang Pengangguran. Ucap Hyuna Dengan Sinis.
"Kau Sangat Angkuh Bisa Bekerja Disini. Ucap Adam."ya, Aku Memang bangga Karena Ada banyak orang yang Bermimpi Bekerja disini. Ucap Hyuna.
"Pergilah, aku Sedang Mengerjakan Pekerjaan ku Jangan Mengganggu, Ini Ruangan Direktur. Ujar Hyuna
Adam Melangkah Mendekati Hyuna yang Sedang Duduk Di Sofa. Sementara Hyuna Sibuk Mengerjakan pekerjaan nya.
Adam Mengambil Laptop nya dan Hyuna Berusaha mengambil nya Dari Adam. "Apa yang Kau lakukan, jangan Mengganggu ku Kembalikan. Ucap Hyuna.
"Kau Ini Sangat Pendek, ayo Ambil. Ujar Adam Dengan Mengangkat nya Tinggi. Karena Merasa Kesal, Hyuna Melompat dan Tangannya di Kalungkan ke Leher Adam.
Adam Saat itu Terkejut dan Tidak Percaya dengan apa yang dilakukan Hyuna . Hyuna Pun Langsung Mengambil Laptop dari Tangan Adam.
"Kenapa Kau Mengganggu ku Keluar dari Sini Aku Sedang Bekerja. Ujar Hyuna. "Wah Siapa Kau Berani Menyuruh ku Pergi. Tanya Adam.
"Tadi Nona Diya Menyuruh ku Untuk Menyelesaikan Pekerjaan nya. Ucap Hyuna. "Klo Diya Ada Disini Dia Pasti Akan Menyambut ku Bukannya Mengusir ku Seperti ini. Ucap Adam.
__ADS_1
Tiba tiba Diya Datang. "Loh Adam Udah Disini? Tanya Diya Dengan Menghampiri Hyuna Dan Adam.
" Apa Loh Baik baik saja? Tanya Diya. "Hah Baik Apanya, Karyawan Loh Ini nyeret Gw Pergi. Ucap Adam.
"Nona Dia itu Seorang pengangguran dia Selalu Mengikuti ku Kemana mana, Sekarang Dia Juga Masuk ke Sini. Ucap Hyuna.
"Pengangguran? Ucap Diya Sembari Melirik ke arah Adam. "Benar, Kerjaannya itu Cuma Berkeliaran di jalan, Dia Selalu Menakuti ku Saat pulang Kerja. Ucap Hyuna.
Diya Hanya Tersenyum Mendengar Perkataan Hyuna tentang Adam, Diya Pun Menjelaskan nya.
"Dia Itu Bukan Pengangguran, Dia Adalah Direktur Non Eksekutif Disini. Ucap Diya. Hyuna Terkejut dan Malu.
Hyuna Pun jadi Pendiam.
"Hey Kenapa Kau Diam saja? Tanya Adam. Hyuna hanya Diam Membuang Muka Dari Adam Karena Malu. "Haha, Kau tak Mau Meminta maaf Padaku? Ujar Adam.
"Kalian Sudah Saling Kenal? Tanya Diya.
"Waktu itu Gw Ketemu sama Hana Di Jalan Dan Gw Nyelamatin Dia. Ucap Adam.
"Em, Diya Ini Pekerjaan nya Belum Selesai Karena Tadi.. Ucap Hyuna Dengan Melirik Adam. "Iya Gk papa, Nanti Biar Aku yang Selesaikan. Ucap Diya.
__ADS_1