
Hyuna Merasa Pusing, Dia Memang Tidak bisa Minum banyak. Dia pun Pergi Tidur Duluan. "Em Semuanya, Aku Tidur duluan ya Kepalaku Pusing banget. Ucap Hyuna.
"Baiklah, Aku juga Mau Tidur. Ucap Diya.
" Kak Diya Tidur Bareng Kita ya Biar Tambah Rame. Ujar Nayna. Mereka pun Masuk ke Kamar.
"Hana, Kau baik baik saja Apa Perlu aku Bikin Air Lemon Madu. Tanya Diya Karena Melihat Hyuna Seperti Pusing Sekali. "Tidak Usah Aku Akan Membuatnya Sendiri. Ucap Hyuna Dengan Pergi ke Dapur.
Lampu Telah Dimatikan, Hyuna Mengendap Ke Dapur Untuk Membuat Air Lemon Madu Supaya Pusing nya Berkurang.
Saat itu Dia Dalam Keadaan Sadar tak Sadar, Karena Meski Hyuna Hanya Minum Satu Gelas Dia Langsung Merasa Pusing Dan Mabuk.
Chan Saat itu baru Selesai Minum Dengan teman teman nya Masih di Ruang tamu. Dia pun Menuju ke Dapur Untuk Mengambil Air Minum.
__ADS_1
Saat itu Hyuna Sedang Bersandar di Lemari es Karena Dia Merasa sangat pusing. Chan Yang Saat itu Sedang tidak Sadar Langsung Menarik Hyuna Dan Memeluknya.
Hyuna Saat itu Dalam Pelukan Erat Chan Berusaha Untuk Melepaskan diri. Dia Langsung Mendorong Chan. "Hyuna.. Ucap Chan. "Ah Kepala ku Sakit sekali. Ucap Hyuna Dengan Meremas Rambutnya.
"Katakan yang Sebenarnya, Loh Beneran Hyuna kan? Tanya Chan. Tiba tiba Hyuna Mengingat Sesuatu Di Masa Lalu nya. "Chan.. Hyuna Menatap Chan.
Chan Langsung M*****t Bibir Hyuna. Yang Terlintas dalam ingatan Hyuna adalah Ketika Chan Marah Melihat Dia Dan Adam.
"Wah Apa yang Gw Liat. Ucap Sandi Dengan Menutup Mulutnya Karena Kaget. Chan Berusaha Melepas Pakaian Hyuna Tapi Hyuna Mencegah nya Dan Langsung Pergi.
Sandi yang Mengintip di balik dinding Masih Tak Percaya dengan Apa yang dilihat nya. Karena Chan yang dikenal sebagai pria yang dingin dan Sangat tidak Tertarik dengan perempuan, Melakukan hal yang tidak dia Duga.
Hyuna Kembali ke Kamar. Diya dan Nayna Sudah tertidur. Hyuna Pun Berbaring di Kasur dan Tidur.
__ADS_1
Keesokan harinya. Seon yang Pertama Bangun Langsung Ke Dapur Untuk Menyiapkan Sarapan. Dia Memang Memiliki jiwa Rajin dan Peduli.
Diya Bangun Dan Menuju Dapur Untuk Mengambil Air Minum. "Loh Seon Kau sudah bangun? Tanya Diya dengan Mengambil Botol Air Dari Kulkas.
"Iya Gw lagi Nyiapin Sarapan. Ucap Seon. "Loh Emang Member Paling Seru dan Perhatian ya. Ucap Hyuna
"Nggak, Gw Suka Di bilang Orang Paling Dingin. Ucapnya Sembari Memainkan Wajan. "Loh Hebat Seon, Menurut Gw Lu Orang yang Paling Perhatian dan Loh Adalah teman Masa kecil Gw.
Diya dan Seon Sebenernya Sudah Dekat Sejak Berumur Lima tahun, tapi Ayahnya Seon Meninggal Saat Dia Berumur tiga belas tahun. Dan Dia Dibawa Oleh Ibunya yang Saat itu Bekerja di Rumah Chan
Karena Chan Sangat Dekat dengan Seon Dia Pun Menjadi Sahabatnya Hingga Saat ini, Bahkan Seon ajak Oleh Chan Untuk Menjalani Trainee Agar Mereka bisa Sukses Bersama.
"Ya, Loh Emang gak Berubah, Loh Suka Muji Muji Gw, Gw Gak Sebaik itu. Ucap Seon. "Hey Ayolah Loh Emang Baik. Ucap Diya Dengan Menepuk Pundak Seon.
__ADS_1