I Will Remember You

I Will Remember You
Eps. 40


__ADS_3

Diya Menatap Seon Yang Dikenal sebagai Pria yang Dingin. Dia Pun Menyentuh Pipi Seon. "Makasih ya Loh Udah Jadi Sahabat Gw Sampai Sekarang. Ucap Diya.


Seon Tersenyum dan Memegang tangan Diya."Loh Gak Usah Berterima kasih, Kita Kan Sahabat. Ucap Seon Dengan Senyum yang Jarang Sekali Ia Perlihatkan.


Nayna yang Baru Saja Bangun Melihat Seon dan Diya di Dapur. Tentu saja Nayna Akan Sangat Kesal Dan Cemburu Karena Dia Sangat Menyukai Seon.


"Kenapa Kak Seon Berbeda Saat Bersama Kak Diya. Batin Nayna Dengan Mere mas Bajunya. Hyuna yang Melihat Nayna Sedang Bersembunyi di Balik Dinding Merasa Heran Hyuna Pun Menghampiri nya.


"Nayna, Kamu Sedang Apa?tanya Hyuna Dengan Menepuk Pundak nya. Sontak Nayna Terkejut. "Ah Hana Nggak Aku Cuma Mau Ke Kamar mandi aja. Ucap Nayna Dengan Pergi Meninggalkan nya.


" Loh Kamar mandi kan Disebelah Sana. Ucap Hyuna. Dia pun Melangkah Ke Dapur. Tapi Langkahnya Terhenti Karena Melihat Diya Dan Seon.


"Oh Diya Seon.. Ucapnya. Dia Pun Menghampiri Mereka. "Hai Selamat pagi. Sapa Hyuna."Ah Hana Selamat pagi. Sahut Diya.

__ADS_1


"Kalian Sedang Memasak? Tanya Hyuna. "Iya Ini Sebentar lagi Selesai, Sebelum itu Kau Beres kan Meja makan Hana. Ujar Diya


Hyuna Pun Menyiapkan Meja makan. Chan Turun dari Atas Dan Menghampiri Hyuna. Chan Mengambil Buah Apel Dan Menggigitnya, tapi Saat Dia . "Ah.. Chan Kesakitan.


" Ada Apa? Tanya Hyuna Heran. "Ah Kenapa Bibir ku. Ucap Chan. "Hoh Bibir mu Terluka. Ucap Hyuna Dengan Menunjuk Bibir Chan.


"Apa Terluka? Chan Berteriak. Semua orang Langsung Menghampiri Chan Dan Hyuna. "Ada Apa ini? Kenapa Loh Teriak teriak? Tanya Bima.


"Bibir Gw, Bibir Gw... Chan Terus Saja Merengek. "Ada Apa sih? Tanya Nayna. "Bibir Gw Terluka. Ucap Chan. Semua Orang Saling Menatap.


"Baiklah. Hyuna Pun Mencari Kotak P3K di Laci. Chan Langsung Berlari ke atas. "Ini Kotak P3K Nya. Ucap Hyuna. Tapi Chan Sudah Naik Ke Atas. "Chan Pergi ke Atas, Loh Obatin Dia. Ujar Diya


Hyuna Pun Pergi ke Kamar Chan. Chan Sedang Menatap Dirinya Di Cermin Kenapa Bisa Ada Luka di Bibirnya. Hyuna Mengetuk Pintu.

__ADS_1


"Chan Ayok Obati Dulu Luka nya. Ucap Hyuna. "Tapi Ini Tuh Sakit. Chan Terus Merengek Seperti Anak kecil. Hyuna Pun Duduk di Samping nya.dan Membuka Kotak P3K.


"Perasaan Kemaren Gak Kenapa kenapa,Tapi Kok Bisa Kek gini ya. Ucap Chan. Hyuna hanya Diam Sembari Meneteskan Obat Ke Kapas.


"Kemaren Itu Gw Minum jadi Gak Inget Apa apa Sialan banget. Chan Terus Saja Bicara Dan Merengek. Karena Kesal Chan Di Abaikan terus. "Hey Loh itu.. Hyuna Langsung Memegang Dagu Chan.


Chan Saat itu Terkejut Dan Menatap Hyuna. "Biar Aku Obati dulu Luka mu, Setelah itu Marahi Aku Sepuas mu. Ucap Hyuna Dengan Mengoleskan Obat Di Bibir Chan.


"Ah.. Chan Merengek Kesakitan. Dan Memegang tangan Hyuna. "Maaf Aku Akan Mengoleskan nya Dengan pelan. Ucap Hyuna.


Hyuna Meniup Bibir Chan Dan Mengoleskan Obat Dengan Pelan. Chan Saat itu tidak Sadar Kalau Dia Sedang Terluka Karena fokus Melihat Hyuna dari Dekat.


Chan Menjilat Bibir Atas nya Tampa Sadar Kalo bibir nya Terluka. "Eh Jangan ******* Obat itu. Ujar Hyuna. Chan Terkejut. "Ah Ada Apa? Tanya Chan. "Kenapa Kau ******* Obat Yang Ada di bibir mu. Ucap Hyuna.

__ADS_1


"Apa Obat? Bibir? Ucapnya."Tadi Katanya Bibir Mu terluka. Ucap Hyuna. "Hah iya Ahhhhh. Chan baru Sadar Bibir nya Terluka.


__ADS_2