Ibu Kenapa Kau Membenciku

Ibu Kenapa Kau Membenciku
excel balas dendam


__ADS_3

Setelah selesai makan mereka segera meninggalkan kantin menuju kelasnya


sedang kan rio masih berdiam diri di meja makan melihat kepergian felicia


Excel masih memperhatikan felicia dari meja makan nya


 saat Felicia melewati excel dengan sengaja kaki nya menjulur menghalangi perjalanan felicia agar dia terjatuh


felicia yang tidak memperhatikan jalanan seketika dia terjatuh ke lantai karena tersandung oleh kaki excel


kemudian felicia terbangun berjalan kembali berlalu begitu saja melewati mereka dia hanya memandang dengan tatapan tajam ke arah excel.


"dasar cowok gak jelas" ucap felicia


"udah jangan diladenin " sahut nindi


(sedangkan di kantin)


Rio menghampiri Excel lalu berkata


"kok kamu begitu sama Felicia , apa salah dia "tanya Rio


"gue ngusilin dia karena ada sebab "jawab excel


dio dan rio menggeser kursinya agar lebih dekat , Excel hanya diam yang membuat kedua temannya semakin penasaran setelah cukup lama diam akhirnya Excel bersuara


"kalian ingat pas ban motor gue kempes kemarin ? Pelakunya ternyata si Felicia


"hah ? Kok bisa sih? berani juga dia sama lo " sahut dio kepada excel


"tapi lo tau dari mana Kalau itu dia ?tanya Rio


"kemarin gue minta salinan CCTV di parkiran pas kejadian gue minta sama Pak satpam " jawab excel


Dio mangguk-mangguk mengerti gak menyangka kalau pelakunya adalah Felicia cewek cantik di sekolah mereka yang terkenal paling ramah.


sedangkan Rio tersenyum seperti terpaksa karena ulah excel teman nya, menurut dia wajar felicia seperti itu karena ulah nya dia sendiri


bel masuk berbunyi semua murid berhamburan masuk ke dalam kelas


felicia dan Nindy yang baru saja datang kelapangan untuk berolahraga karena hari ini pelajaran pak burhan


"kamu nggak apa-apa kan tadi Felicia? " tanya Nindi kepada felicia


"Nggak apa-apa "jawab felicia seperti sedang kesal


"si Excel itu nggak pernah usil sama cewek tau, menurut gue dia usil hanya sama kamu saja deh , boro-boro usil , bicara juga gak pernah sama cewek dia kan si cowok flizer dan angkuh" ujar nindi


"gue nggak peduli " jawab felicia malas


"jangan-jangan dia jatuh cinta sama kamu" ujar Nindy


"dia? jatuh cinta sama gue? nggak banget deh "jawab felicia


Nindy ketawa mendengar perkataan felicia


"jangan begitu nanti kalian beneran jatuh cinta, lagi " ujar nindi


"apaan sih kamu" jawab felicia


pak burhan datang dan memulai aktivitas olahraga


semua murid berjejer dan mulai mengikuti arahan pak burhan.


               ********************


bel pulang berbunyi tanda pelajaran telah usai semua murid berhamburan keluar.


dikelas XllA semua siswa siswi sudah pada mengambil tas tas nya


felicia dan nindi berjalan masuk kedalam kelas untuk mengambil tas mereka.

__ADS_1


mereka paling terakhir yang masuk ke dalam kelas


saat sampai di bangku Felicia terkejut melihat tas nya robek dan kotor di coret coret oleh spidol


"siapa yang ngeruksak dan ngotorin tas ku " ucap Felicia


"feli tas kamu ruksak seperti ini siapa ya yang melakukan ini " ujar Nindi sedih


"kurang Ajar " gunam felicia


"apa si Nita yang melakukan semua ini? ujar nindi


"gak mungkin , dia kan olahraga bareng kita " jawab felicia


"Iya juga sih tapi kira-kira siapa ya " ujar Nindy berpikir


tiba tiba terdengar suara teriakan dari arah belakang


"gimana rasanya di kerjain sama orang "teriak suara laki-laki


lalu Felicia menoleh ternyata itu suara nya excel dia berdiri di depan pintu kelas


"jadi lo yang melakukan semua ini " tanya Felicia


"kalau ya emang kenapa? jawab excel berjalan mendekati


"kenapa sih lo suka usilin gue salah gue apa sama lo " tanya Felicia


"lo mau tau salah lo apa? tanya excel


Felicia hanya diam mendengar perkataan excel karena dia merasa.


excel perlahan mendekati wajah felicia "lo kemarin sudah ngempesin ban motor gue, ini balasan dari gue , ini belum seberapa ngerti" ujar excel lalu pergi begitu saja


"kok dia bisa tau aku yang ngempesin ban nya kemarin" gunam Felicia dalam hati


"Emang kamu pernah ngempesin ban si Excel "tanya Nindy


"Aduh Kamu berani-beraninya ngerjain dia jangan berurusan sama dia deh bisa berabe urusan nya" ujar Nindy


"aku nggak takut sama dia " jawab Felicia


"Terserah kamu saja tapi aku udah ngingetin kamu ya , aku takut kamu kenapa-kenapa " ujar nindi


" udah jangan dipikirkan , Ayo kita pergi " ajak felicia


 Felicia dan nindi berjalan meninggalkan kelas menuju gerbang sambil merenung Excel tahu dari mana perbuatan nya


Nindi berpamitan karena jemputan nya sudah datang.


setelah Nindi pergi felicia melanjutkan perjalanan pulang nya.


Sesampainya di gerbang Felicia dihadang oleh siswi kelas XllB dia bernama mira dan geng nya


"minggir gue mau lewat ! ujar felicia


"Hei Maksud lo apa ngerjain si Excel " jawab mira


"minggir itu bukan urusan lo "ujar felicia ingin melewati


mira tetap menghalangi " gue dengar sendiri , dari excel kalau lo yang ngerjain excel jangan sok kecantikan lo " jawab mira dengan wajaah tak suka


"minggir loh kayak orang penting aja di hidup dia " ujar Felicia merobos hadangan mira di depannya


Mira mengepalkan tangannya mendengar perkataan Felicia


Setelah keluar dari gerbang felicia berdiri di pinggir jalan sambil memainkan ponselnya untuk memesan go-jek


Rio yang baru saja keluar dari gerbang keluar bersama motor sport nya.


dia melihat felicia berdiri dipinggir jalan gak seperti biasa nya.

__ADS_1


apa menunggu angela gunamnya


felicia seperti sedang menunggu seseorang karena penasaran Rio menghampiri nya dia menghentikan motornya di hadapan Felicia lalu bertanya


"Kamu ngapain berdiri di sini lagi nungguin siapa ?tanya Rio


"aku lagi nungguin gojek "jawab Felicia


"lalu Angela ? Tanya Rio


"nggak apa-apa aku pulang duluan aja mungkin dia sekarang lagi bersama temannya "Jawa Felicia


" ya sudah ayo pulang bareng sama gue saja cancel aja orderannya "ajak Rio


"nggak apa-apa nih ,aku nggak mau repotin kamu " jawab felicia


"aku nggak merasa direpotin kok , ayo naik" ajak Rio


Felicia menaiki jok motor di belakang Rio lalu motornya jalan


" ayo pegangan" perintah Rio


"nih gue udah pegangan "Felicia berpegangan ke bahu Rio


"maksud gue pegangan disini" tangan Rio menunjukkan ke arah pinggangnya


"nggak mau ,jangan cari kesempatan deh " ucap Felicia


Dengan sengaja Rio memutar gas motornya ,


motor nya malaju dengan kencang yang membuat Felicia kaget dan tak sengaja memeluk Rio dari belakang


Rio merasa tangan Felicia melingkar di perutnya tersenyum di balik helm


"plaaaak"


"sengaja kan loh "ucap Felicia setelah melepaskan pelukannya dan memukul helm yang terpasang di kepala Rio


kemudian Motor Rio melaju secara perlahan memapai jalanan, namun dalam perjalanan ada yang memotong laju motornya dengan sengaja membuat Rio kaget dan emosi .


Rio segera menambah laju motornya untuk mengejar motor tersebut


Melihat Rio yang semakin ngebut membuat Felicia ketakutan ia melingkarkan kedua tangannya dengan kuat di perut Rio


Membenamkan kepalanya di belakang punggung Rio


Rio yang tersadar akan ketakutan Felicia karena pegangan di perutnya sangat kuat membuat perutnya menjadi sakit akhirnya dia memperlambat laju motornya


Felicia merasakan motor yang dikendarai Rio sudah melambat Dia segera melepaskan pegangannya dari perut Rio


"sorry gue udah bikin lo takut "ucap Rio merasa bersalah


Felicia diam tak menjawab Dia baru bersuara ketika Rio bertanya


"rumah lu yang mana ?tanya Rio


"itu rumah gue sudah kelihatan bentar lagi sampai "jawab Felicia


Setelah sampai di depan gerbang rumah Felicia Dia segera turun dari motor


"Terima kasih ya Rio , kamu sudah mengantarkan aku sampai rumah, Ya udah aku mau masuk "ujar Felicia


"iya sama-sama kapan-kapan gue anterin lo lagi ya " jawab Rio


Felicia memutar bola matanya sambil tersenyum


"udah ah aku mau masuk ! Ujar Felicia dia mulai masuk ke dalam gerbang rumahnya


Rio tersenyum melihat Felicia yang sedang berjalan masuk ke rumahnya


"asal kamu tahu Felicia Sebenarnya aku suka sama kamu "ucapnya sambil melihat Felicia yang sudah jauh

__ADS_1


__ADS_2