Ibu Kenapa Kau Membenciku

Ibu Kenapa Kau Membenciku
Felicia anak reno dan wanita selingkuhannya


__ADS_3

Sesampainya di depan pintu ruangan, seketika badan Siska lemas kala melihat suaminya sedang berbaring tidak berdaya di atas ranjang, dia seperti sedang sekarat .


lalu Siska berjalan perlahan menghampiri reno , Air mata Siska bercucuran di pipi. melihat kondisi suami nya yang sedang sekarat.


"papah..!!! " ujar Siska mendekati suaminya dan perlahan memegang tangan Reno


Seketika Reno membuka mata


"Siska maafin aku , aku telah membuat kesalahan , selama ini aku telah menyembunyikannya darimu, Maafkan aku Siska, Maafkan Aku " ujar Reno terbata-bata


"aaaaaaakkkkkhhh " Reno merenges kesakitan


"Siska Aku mau menitipkan anakku padamu dia tidak mempunyai siapa-siapa lagi di sini , aku mohon jagalah dia karena dia tidak ada yang merawatnya " ujar Reno karena dia di beri tahu oleh polisi bahwa anak nya selamat dan istrinya sudah meninggal


seketika Siska melepaskan tangannya di genggaman Reno


"jagalah dia seperti anak kandungmu sendiri, Siska aku mohon sama kamu Siska" ujar Reno lagi


Siska menangis terpukul mendengar ucapan reno


"Siska berjanjilah padaku aku mohon " ucap Reno lagi dia meraih tangan siska lalu menggenggam nya


Kemudian tangan Reno perlahan terlepas dari genggaman tangan siska perlahan dia menutup Mata (wafat)


Siska Terpukul menangis sejadi jadinya atas kepergian Reno


Saat Siska keluar ruangan UGD polisi memberikan anak Reno dan Monica.


Sejenak Siska terdiam terpaku kala melihat anak itu karena merasa marah benci kepada ibu anak itu.


Tetapi tiba tiba Siska teringat dengan perkataan reno di dalam ruangan .


Reno menitipkan anak nya kepada nya demi dia, dengan terpaksa Siska mengambil anak itu


tangan nya meraih anak itu lalu dia menggendong nya.


Hatinya marah dan benci melihat wajah anak ini tapi disisi lain dia melihat suami nya.


ia berjalan perlahan untuk pergi pulang ke rumah.


Saat berjalan matanya melamun sedang memikirkan ia harus apa ? merawat nya atau tidak ?


ia terbayang oleh perkataan Reno menitipkan anak mereka, dan harus mengurus nya demi Reno.


Siska sangat mencintai Reno sehingga ia harus menerima anak itu walau hati nya sakit karena ibu anak ini sudah merenggut suaminya.


Air mata nya bercucuran di pipi ia harus menerima kenyataan pahit , di tinggalin oleh suami tercinta dan harus mengurus anak hasil perselingkuhan nya.


Setelah kepergian suami nya Siska membawa anak Reno ke rumah nya dan dia memberi nama anak ini Felicia.

__ADS_1


Feli berumur 4 tahun, dan Siska memutuskan anak ini di urus oleh bibi surti oleh seorang pembantu karena dia tidak mau mengurus anak ini.


Siska tersadar dari bayangan nya , dia berkhayal seolah wanita selingkuhan Reno sedang mempertawakan diri nya di depan nya.


"aaaaaaaaaaaaakkkkhhhh" teriak Siska tangan siska menutup telinga nya.


lalu dia berlari ke kamar


tiba di kamar dia melihat photo Reno suami nya di atas meja , dia mengambil photo itu dengan rasa marah kepada nya.


"Apa yang kamu lakukan di masa lalu pah, kenapa kamu tega mengkhianati aku , selama ini kamu telah menyembunyikan nya dariku " ujar Siska menangis melihat photo Reno


(Kelanjutan Di sekolah)


aku melihat ada nya Excel di hadapan ku saat ini


"Apa yang kalian lakukan " tanya Excel


Nita mundur perlahan di ikuti oleh teman temannya, mungkin mereka takut .


Aku menatapnya dengan tatapan judes kepada nya lalu pergi begitu saja.


kemudian nindi mengikuti Felicia dari belakang.


Rio kembali ke arah meja sembari membawa 3 mangkok baso di tangan nya, Rio melihat ke arah meja, Felicia dan nindi sudah tidak ada di sana malah Rio melihat heran ke arah meja, dengan keberadaan excel beserta teman teman nya dan Nita bersama geng nya yang sedang berdiri di samping meja yang di duduki Felicia dan nindi


Kemana Feli dan nindi dan kenapa mereka ada disini? Kenapa mereka berdiri di dekat meja kami Sepertinya nya tadi aku mendengar suara keributan disini batin nya


Rio menghampiri Excel dan teman temannya lalu berkata


"ada apa ini? tanya Rio Kepada excel


"tadi cewe ini berkelahi dengan Feli " jawab Dio


lalu Rio menatap Nita dengan tatapan tajam kemudian Nita dan teman temannya pergi karena takut kalau berurusan dengan mereka


"itu bakso buat siapa ? kok bawa bakso banyak banget " tanya Dio


"ini tadi buat Feli sama nindi , gara gara kalian gagal deh aku makan bareng sama mereka " jawab Rio


"udah sini buat kita saja " ujar Dio lalu mereka duduk di meja makan


(di ruang sekolah )


"kamu gak apa apa fel' " tanya nindi


"aku gak apa apa " jawab Felicia


"aku harus memberi nya pelajaran mau dia apa sih sama aku " ujar Felicia

__ADS_1


" mungkin dia sirik sama kamu fel' secara kamu cantik dan pintar " jawab nindi


"awas ya kamu Nita tunggu pembalasan aku " gunam Felicia penuh dengan kebencian


(Suara bel berbunyi)


Semua orang sudah pada masuk kelas aku melihat Nita datang menatap nya dengan tatapan tajam tapi kali ini dia diam gak membalas ku, dan gurupun datang.


Waktu belajar telah di mulai


Bel berbunyi tanda nya pulang sekolah,


Semua murid berhamburan keluar kelas akupun demikian


kali ini Felicia gak pergi ke tempat parkiran dia ngumpet di balik tanaman ingin melihat korban nya datang.


nindi yang kebingungan dengan tingkah Felicia ngapain Felicia ngumpet di balik tanaman.


nindi berpamitan kepada Felicia untuk pulang. lalu nindi pergi dari hadapan Feli


Feli terus memantau korban nya ingin melihat kekesalan di wajah nya .


akhirnya korban yang di tunggu tunggu itu datang ke parkiran bersama teman teman nya


kemudian....


" siapa yang ngempesin ban gue " teriak marah Excel


semua siswa siswi yang lewat menoleh ke arah suara .


semua orang berpikiran siapa yang menjahili Excel , apa dia gak mikir kalau mengganggu nya akan mendapat masalah kalau sampe dia tau


"awas Lo semua kalau gue tau siapa yang ngempesin ban gue, akan tau akibat nya " teriak Excel memeras tangan nya dan wajah nya yang marah memerah


"mampus gue " gunam Felicia di balik tanaman


lalu dia keluar dari persembunyiannya dia mencoba tenang seolah tidak tahu apa yang terjadi.


dia menghampiri motornya yang di parkiran lalu melajukan motornya melewati Excel yang sedang marah


"mampus, makan nya jadi orang jangan angkuh " ujar Felicia cengengesan yang sedang mengendarai motor nya


"Rio gue ikut sama Lo " ujar excel


"terus motor ku gimana? tanya Dio


"gampang nanti supir gue yang urus " jawab Excel


"ya udah kalau gitu ayo naik " ajak Rio

__ADS_1


excel segera naik jok belakang motor Rio , karena kebetulan rumah mereka searah


__ADS_2