Ibu Kenapa Kau Membenciku

Ibu Kenapa Kau Membenciku
Felicia pingsan


__ADS_3

Mereka berdiri di lapangan sudah satu jam lama nya


"panasnya ... " ucap Felicia


Excel dan Rio menoleh ke samping melihat wajah Felicia yang pucat dan berkeringat


"lo gak apa-apa? Tanya Rio


fenisia menggeleng kepala sambil memegangi Kepala nya


Felicia semakin pucat dan tak kuat menahan pusing di kepala nya, felicia terhuyung ke samping Excel, pandangan Felicia menggelap . Hingga ia jatuh pingsan untung Excel Sigap menangkap tubuh felicia


"eh bangun lo ?? Jangan bercanda " ucap Excel sedikit panik menopang tubuh Felicia


"felicia, bangun!! ucap Rio


Rio dan Dio panik melihat Felicia pingsan


Tak Ada Jawaban dari bibir pucat Felicia,


"Excel cepetan bawa Felicia ke UKS " perintah Rio


Excel segera membopong tubuh Felicia ke UKS untuk diperiksa


Sampainya di UKS Excel segera membaringkan tubuh Felicia lalu mengambil selimut untuk menutupi paha Felicia


Muncullah seorang pria dengan setelan jas putih khas dokternya


"Ada apa Excel ? Tanya pria itu


"ini Felicia pingsan, tolong Sadarkan dia paman " jawab Excel


dokter segera memeriksa Felicia yang pingsan


"dia nggak apa-apa cuma dehidrasi Saja, nanti kalau sadar tolong beri makan dan minum " ucapnya


Karena Felicia masih belum bangun Excel memutuskan kembali ke lapangan untuk mengambil tas mereka yang masih tertinggal di lapangan, di saat Excel sampai di lapangan Pak Sandi kembali muncul


"Mau ke mana kamu " tanya Pak Sandi


"mau ngambil tas Felicia Pak dia pingsan sekarang lagi di UKS " jawab Excel


"apa pingsan ? Tanya Pak sandi


"Iya kalau bapak nggak percaya silakan cek sendiri di UKS " jawab Excel


"bukan akal-akalan Kalian kan ? Buat menghindari hukuman " ujar Pak Sandi


"Ya udah terserah bapak saja , cek aja sendiri " jawab Excel pergi begitu saja melewati Pak Sandi dan diikuti kedua temannya


Karena penasaran Pak Sandi mengikuti excel Dan teman teman Nya pergi ke UKS untuk memastikan apa benar Felicia sedang pingsan


saat tiba di UKS benar saja Felicia sedang berbaring lemas di atas ranjang


"kamu nggak apa-apa ? Tanya Pak Sandi


"nggak apa-apa Pak " jawab Felicia yang masih lemas


Pak Sandi melirik ke arah Excel dan temannya

__ADS_1


"Ya udah Kalian pergi sana beli minuman dan makanan untuk Felicia " suruh Pak Sandi


Rio mengangguk lalu Rio pergi ke kantin


Rio kembali lagi ke UKS membawa roti dan air mineral


"Ayo dimakan Felicia " ujar Rio menyodorkan makanan dan minuman ke hadapannya


Felicia bangun dari tidurnya dan duduk kakinya menguntai dari ranjang


Dia segera mengambil roti dan air mineral pemberian Rio


"Terima kasih Rio " ucap Felicia


"sekarang udah selesai kan Pak? Sekarang kita mau pergi ke kelas "ujar Excel kepada Pak Sandi


"Kata siapa udah selesai ?


sekarang kalian tungguin Felicia disini nanti kalau ada apa-apa kalian bantuin Felicia " jawab Pak Sandi


"nggak apa-apa Pak, saya tidak apa apa " sahut Felicia


"udah Jangan membantah kalian nurut saja perkataanku " ucapan pak Sandi lalu pergi begitu saja


Setelah kepergian Pak Sandi di ruangan UKS Hening tidak ada percakapan di antara mereka tidak ada keributan dan adu mulut seperti biasanya


Melihat Felicia duduk kakinya menguntai dengan rok pendek nya membuat Rio dan Dio menjadi panas dingin paha yang putih yang terekspos di hadapannya


Excel yang melihat temannya menatap ke arah rok felicia dia menutup pahanya pakai selimut


"dasar otak mesum " ucap Excel kepada temannya


Felicia yang heran kepada Excel kenapa sekarang dia malah peduli kepadanya


Dio dan Rio berpamitan untuk pergi ke toilet


Felicia yang sedang makan melirik ke arah Excel


"Lo sudah makan ? Tanya Felicia


"belum " jawab singkat Excel


"Kenapa lu nggak beli aja sekalian tadi " ujar Felicia


Excel Diam tidak menjawab, dia juga sebenarnya merasa lapar karena terlambat berangkat sekolah dia nggak sempat sarapan


"lah lo ditanya malah nggak jawab " ujar Felicia lagi


"udahlah makan aja dari tadi ngerocos mulu , jangan pikirin gue nanti gue bisa pergi ke kantin " jawab judes Excel sambil memainkan ponselnya


Felicia mencebikkan bibirnya dan melanjutkan makan sampai habis


Setelah makanannya habis bekas makanannya Felicia buang ke tong sampah lalu menoleh ke arah Excel yang tertidur dia menghampiri Excel duduk di samping nya melihat lama wajah Excel


"dia kalau tidur ganteng juga ya , tapi kalau dia sedang marah bikin kesel " ucap Felicia dalam hati


Kemudian Excel membuka matanya


"Kenapa lo menatap gue seperti itu , suka ya " ucap Excel melihat Felicia yang sedang menatapnya sampai tidak berkedip

__ADS_1


Felicia kaget reflek bangun berdiri


"Ih geer banget sih lo, Siapa juga yang liatin lo " sangkal Felicia dengan wajah merah karena kepergok memperhatikan wajah Excel


Excel menertawakan Felicia yang gugup membuat Felicia jadi kesal


"mending lo keluar aja deh " perintah Felicia


"lo gak denger perintah Pak Sandi apa ? Gue disuruh jagain lo Walau gue males banget disini bersama lo " jawab Excel


"Kenapa sih lo rese banget jadi cowok , "tanya Felicia saat ini sedang berbaring di atas ranjang


"Tutup tuh paha, kalau orang lain Mungkin lo udah diapa-apain " jawab Excel


Felicia menutup pahanya dengan selimut dengan kesal


Kemudian suara bel berbunyi Excel dan Felicia keluar dari ruangan UKS dan pergi ke kelasnya masing-masing


Sampainya di kelas Felicia bertemu dengan temannya Nindy


"Feli kamu ke mana aja , Kok baru masuk Kirain aku kamu hari ini lagi nggak masuk " tanya Nindy


"gue tadi pingsan gara-gara Di hukum suruh hormat menghadap bendera di lapangan di suruh pak sandi "jawab Felicia


"kok kamu bisa dihukum ? Tanya Nindy beruntun


Akhirnya Felicia menceritakan kepada temannya awal dia masuk sekolah sampai dia pingsan


"tapi sekarang kamu nggak apa-apa kan ? Tanya nindy khawatir


"sekarang gue nggak apa-apa gue tadi udah dikasih obat sama dokter UKS " jawab Felicia


" kamu dihukum barang Excel dan gengnya " tanya Nindy


"Iya walau mereka cowok-cowok resek tapi masih ada empatinya sama orang " jawab Felicia


"aaaaah so sweet " ucap Nindy mengangkat kedua tangannya ke pipi


"ke kantin yuk temenin gue makan "ajak nindy


"Ya udah ayo " jawab Felicia


Kami pun akhirnya sampai di kantin dan aku pun segera duduk


"Tunggu ya aku pesenin dulu makanan " ucap Nindy


aku menjawabnya dengan senyuman lalu Nindy pergi untuk memesan makanan


Tiba-tiba aku disiram air jus dari atas


aku terkejut membalikan badanku untuk melihat siapa yang menyiramku


Saat aku berbalik ku melihat tiga siswi tertawa melihatku mereka adalah mira dan geng nya Lalu aku pun bertanya kepada mereka


"Apa maksud kalian menyiramku " tanyaku kepada tiga Siswi itu dengan marah ke arah mereka


"Kenapa lo mau bales hah! Ucap Mira kepada Felicia


Lalu aku bertanya lagi pada mereka berdiri mendekati wajah Mira dengan marah

__ADS_1


"sekali lagi gue tanya kenapa lo nyiram gue " ucapku mendekati wajah Mira dengan tatapan dingin


Dia terkejut karena wajahku terlalu dekat dengannya dan dia refleks mendorongku dan aku pun jatuh terduduk


__ADS_2