Ibu Kenapa Kau Membenciku

Ibu Kenapa Kau Membenciku
Nita selalu mengganggu


__ADS_3

Aku dan angela hendak keluar pintu, langkah kaki kami terhenti, karena mendengar Ibu memanggil.


Lalu kami berbalik badan.


"Ada apa Bu? tanya Angela mendekati Ibu , Sedang kan aku hanya diam tidak ikut-ikutan mendekatinya


Ibu memberi uang lembaran merah kepada Angela


"Nih uang buat kamu untuk 3 hari " ujar Ibu memberi uang satu juta lima ratus kepada Angela


Kemudian ibu menghampiriku lalu menyodorkan uang lembaran merah ke tanganku.


"Nih buat kamu satu juta untuk 3 hari " ujar Ibu memberi ku uang


Lalu Aku mengambilnya dengan wajah datar tanpa ekspresi


"Ya udah Bu , Angela pergi ya , Makasih dengan uang jajan nya " ujar Angela mendekati ibu


lalu ibu mencium kening Angela dengan kasih sayang.


aku yang melihat mereka Langsung nyelonong pergi karena tahu pasti aku akan diabaikan seperti biasanya, lalu aku mengambil motor ku yang sudah standby di halaman rumah.


setelah Angela berpamitan kepada Ibu, Angela masuk ke dalam mobil untuk bersiap pergi.


tiba-tiba Ibu menghampiriku berdiri di depan motor yang akan segera melaju ibu menahan


aku menampakan wajah datar tanpa melihat ke arah nya.


aku heran tumben sekali dia menghampiriku ada apa? Ibu mengulurkan tangan kepadaku.


nih orang kesambet apaan biasanya juga kalau aku mau salam sama dia, biasanya dia nggak mau , Ini kenapa malah nyodorin tangannya pikiranku.


Lalu Aku mencium tangannya dengan heran


Angela melihat mereka tersenyum bahagia melihat pemandangan mereka karena Ibu mulai merespon adiknya


Setelah aku mencium tangan ibu.


lalu motor ku berjalan pergi


*******


begitu sampai di sekolah


aku memarkirkan motor di tempat biasa


aku melihat ke samping melihat motor si cowok flizer itu


"tunggu aja pembalasan gue karena Lo bikin gue kesel kemarin " gunam ku senyum jahat


aku pergi ke ruangan kelas


Akhirnya aku sampai kelas dan langsung duduk tanpa memperhatikan sekitar.


"nindi dimana tumben belum datang jam segini , biasa nya dia lebih dulu datang " gunamku


tiba-tiba Nita dan 2 teman nya datang menghampiri kemejaku, dengan tangan nya mengebrak meja.

__ADS_1


"Braaaaagggg"


"jangan so kecantikan Lo anak pembantu " ujar Nita


"Apaan sih lo pagi pagi sudah buat keributan gak penting banget " jawabku sinis


Ni orang ngajak ribut lagi pikiranku


" bisa bisa nya Lo bisa sekolah di sini, dan mengaku ngaku anak Bu Siska lagi " ujar Nita


aku mengabaikan nya dan tak mau meladeninya


Kemudian dia mencengkram wajahku, aku tidak terima.


aku segera berdiri dan segera memegang pergelangan tangannya setelah itu aku melepaskan cengkraman tangannya yang sialan itu di wajah ku dengan kuat, lalu aku menggebrak meja karena merasa kesal dia selalu mengusik ku.


kemudian aku menampar wajahnya dengan kuat hingga kepalanya tertoleh ke samping dan pipinya terdapat cap jariku.


"Plaaaakkk"


Nita yang merasa sakit di pipinya tiba-tiba ingin membalas tapi aku langsung memegang tangannya dengan cepat.


"apa maksud Lo selalu menggangguku " ujarku tegas sambil memegang tangan nya


"Lepasin tangan gue berani-beraninya lo nampar gue " jawab Nita


aku tidak takut sama sekali padanya walau dia sedang bersama teman-temannya aku pun membalas dengan tatapan penuh kebencian lalu berkata


" Lo sirik ya sama gue , karena gue banyak yang suka sedang kan Lo ciuh gak ada cowok sama sekali melirik Lo , kasian banget


"dan kalian, Kalau kalian mau ikut-ikutan mau ngusik hidup gue, nasib kalian akan sama dengan dia ,ngerti " tanganku menunjuk ke arah teman-teman Nita lalu pergi dari hadapan mereka dengan menabrak tubuh Nita


"Bruuugggg"


"Awh " Nita kesakitan


------------------------------------------------------------------------


Suara bel berbunyi aku masuk kelas.


Saat berjalan menuju mejaku , ku menatap sinis ke arah Nita yang melewati nya.


Lalu duduk di bangku bersama nindi


Guru pun datang dan mulai mengajar


bel berbunyi jam istirahat pun tiba


Aku dan nindi pergi keluar kelas untuk pergi ke kantin.


Saat ku berjalan ke arah kantin, tiba tiba Rio mengagetkan aku dari arah belakang.


"Feli kamu mau ke kantin ya, ayo nanti aku yang teraktir " ujar Rio menggandeng bahu ku.


"apa an sih sok kenal banget " batinku


aku diam tidak menjawab sedang kan nindi seperti kesenangan karena Rio mau ikut ke kantin bersama, karena nindi menyukai Rio

__ADS_1


Kami pun akhirnya sampai ke kantin dan kami pun segera duduk.


"Tunggu ya aku pesan kan bakso dulu " ujar Rio bangkit dari duduk nya dan pergi untuk memesan makanan


Aku dan nindi hanya tersenyum dan diam duduk.


Tiba tiba aku di kejutkan karena terkena tumpahan air ke tubuh ku.


Saat ku lihat siapa yang menumpahkan air , ternyata itu adalah Nita dan 2 kawan nya yang cengengesan melihat ku karena kena tumpahan air Mungkin mereka menumpahkan nya dengan sengaja.


"Upppzz aku gak sengaja " ujar Nita tangan nya menempel ke bibir


Lalu aku berkata


"Lo sengaja ya numpahin minuman ke seragam ku " ujarku bangkit dari duduk dengan tatapan marah ke arah mereka


"Kan gue bilang gak sengaja " jawab Nita


"Gue tau Lo numpahin minuman itu dengan sengaja, gue gak pernah cari masalah sama Lo, kenapa Lo selalu ngusik hidup gue " ujarku menarik seragam Nita dan wajahku mendekat ke wajah nya


dia kaget refleks mendorong ku


" Ngomong nya biasa aja kali " jawabnya senyum sinis


"Lo mau cari masalah sama gue , mau Lo apa sama gue? Ujarku menahan amarah


" Lo gak panas duduk di sini ini bukan levelmu " kata dia


"Apa lo bilang " ujarku marah lalu menjambak rambut Nita dan tangan nya aku tarik kebelakang


"Aaaaaaaaaaaaakkkkhhhh sakit " ujar Nita


seketika 2 kawan nya mau menolong Nita .


"Lepasin Nita Felicia " ujar Sinya tangan nya memegang tangan ku


"Apa lo jangan Deket dekat , jangan ikut campur bisa bisa sendok ini terbang ke muka kalian " jawabku pada sinya marah sembari memegang sendok


Semua yang berada di kantin mata nya tertuju ke arah kami menyaksikan pertengkaran kami.


Seketika Nita mendorong tubuhku ke meja dan tubuh ku terjatuh ke meja


nindi yang akan menolong Felicia di tahan oleh 2 kawan nita


Nita menahan tubuh felicia di atas meja tangan nya akan memukuli Felicia dan dia memejamkan mata


tiba tiba sebuah tangan menahan tangan Nita .


Lalu nita menoleh ke belakang dan ternyata itu adalah tangan Excel.


"apa yang kalian lakukan " tanya Excel lalu Excel melepaskan tangannya


seketika Nita kaget dan menghentikan aksi nya


karena mendengar suara laki laki aku membuka mata.


saat membuka mata aku melihat....

__ADS_1


__ADS_2