Ibu Kenapa Kau Membenciku

Ibu Kenapa Kau Membenciku
bertemu dengan cowok dingin


__ADS_3

" Felicia kamu mau kemana? tanya Angela heran


Felicia diam tanpa menjawab ucapan Angela dia nyelonong pergi begitu saja


saat Felicia sampai di ruang tengah dia sengaja menyenggol vas bunga yang terpajang di meja ruang tengah untuk pergi ke kamarnya.


"frreeeeeeekkkk"


serontak ibu yang sedang di meja makan menatap ke arah suara itu .


ruangan Tengah terhubung dengan ruang meja makan.


"Apa yang kamu lakukan Felicia "teriak ibu siska


"Maaf aku tidak sengaja " jawab Felicia tersenyum sinis ke arah ibu siska


"Dasar anak gak tau diri " gunam ibu siska


Felicia pergi begitu saja menuju kamarnya lalu Bibi Surti mengikutinya dari belakang karena dia tahu Felicia gak jadi makan malam karena sang ibu.


"Non kamu mau makan sesuatu? tanya Bibi Surti saat sudah sampai kamar


"nggak bi Sekarang aku sudah nggak mood untuk makan " jawab Felicia


"Baiklah non kalau butuh apa-apa Panggil Bibi saja ya " ujar bibi Surti


"iya Bi Makasih ya "jawab Felicia


"ya Non " Bibi Surti meninggalkan kamar lalu menutup pintu kamar


Felicia berbaring ke atas kasur sembari membaca buku novel dan akhirnya dia mengantuk dan tertidur.


Jam menunjukkan jam 10 malam Felicia sedang tidur pulas lalu Bibi Surti mengguncangkan tubuh Felicia untuk dia bangun.


" non bangun !!!! ujar bibi surti


"iya Bi ada apa? Felicia membuka mata dan terduduk


"non sebaiknya makan dulu, non dari siang belum makan apa-apa " Bibi Surti menyodorkan piring berisi nasi ayam goreng sayuran dan segelas air putih untuk dia makan


bibi surti sangatlah perhatian kepadaku dia menganggapku seperti anaknya sendiri.


mungkin aku diurus nya sedari aku kecil makannya dia sangat sayang dan perhatian kepada ku.


"iya Bi Makasih ya Bi untuk makan malamnya Maaf ya aku sudah merepotkanmu " ujar feli sambil tersenyum


"sama-sama non , Ayo cepat makan kalau begitu bibi permisi " ujar bi Surti lalu pergi


Felicia menjawabnya dengan anggukan lalu dia menyantap makanan pemberian Bibi Surti.


setelah makan dia melanjutkan untuk tidur karena matanya sudah mengantuk


keesokan harinya Felicia bangun dan segera mandi untuk berangkat sekolah.


gak lama kemudian ada suara ketukan pintu


tok..tok..tok...


"masuk nggak dikunci " teriak felicia


ceklek..


"Feli kamu sudah siap?. tanya Angela


"sudah Kak aku sudah siap " jawab Felicia


"Ayo kita segera turun untuk sarapan , Ibu sudah menunggu dari tadi " ujar Angela

__ADS_1


Felicia memandang Angela dengan heran karena tumben ibunya menunggunya untuk sarapan.


"Ayo Felicia " ajak Angela


dengan menghembus nafas panjang lalu Felicia turun bersama Angela untuk sarapan.


saat tiba di tangga Felicia melihat ibu sedang duduk di meja makan. benar saja ibu sedang menunggu kami untuk sarapan.


kali ini Felicia sarapan tanpa kegaduhan seperti biasanya dan hanya diam saja menikmati makanan.


saat sedang makan ibu tiba-tiba berkata


"kamu jangan berantem lagi seperti kemarin Jangan membuat keributan di sekolah lagi " ujar ibu siska


Felicia hanya diam saja tidak menjawab hanya memandang sinis kepada ibunya dengan sekilas dan setelah itu tidak ada percakapan di antara mereka.


"aku sudah selesai makan aku berangkat ya " ujar Felicia pergi begitu saja tanpa berpamitan kepada ibu siska dan tanpa menoleh sedikitpun ke wajahnya


setelah sampai di halaman rumah


Felicia mengambil motor , menaiki dan melajukan motornya


begitu sampai di depan gerbang Pak satpam yang sedang berjaga membukakan pintu gerbang dan menyapa


"selamat pagi non " ujar Pak satpam menyapa dengan melempar kan senyuman


"Selamat pagi " jawab Feli menyapa kembali dan tersenyum lebar kepada pak satpam


"berangkat sekolah non " ujar pak satpam membuka gerbang


"iya pak, makasih pak " ujar Felicia melajukan motornya kembali


"iya non hati hati" jawab pak satpam


(di meja makan)


" waalaikumsalam iya sayang hati hati di jalan " jawab ibu siska


POV IBU SISKA


aku heran melihat Felicia kemarin dia suka mencari perhatian kepadaku sekarang Kini dia hanya diam dan pergi begitu saja, dengan wajah datar tanpa ekspresi dan tak banyak bicara kepada ku


Felicia sampai di gerbang sekolah lalu memasukkan motor nya ke parkiran ke tempat biasa motor nya nangkring


dia turun dari motor.


teman sebangku Felicia bernama Anindia datang menghampiri Felicia yang berada di parkiran.


"pagi Felicia " sapa nindi


"pagi juga nindi " sapa Felicia


"yuk kita ke kelas " ajak nindi


mereka berjalan untuk pergi ke kelas mereka.


saat perjalanan menuju ke kelas tiba tiba


langkah kaki nindi dan Felicia terhenti karena mendengar teriakan siswi memanggil nama Felicia


"Felicia!!! teriak Nita mereka menoleh ke arah Nita


"Kasihan ya kemarin ibunya gak datang kemari, malah pembantunya yang datang. jangan-jangan Dia anak pembantu, hahahaha " teriak Nita


saat feli menoleh ternyata itu adalah Nita musuh di kelas nya yang bersama 2 kawan nya yang sedang menertawakan felicia dengan puas.


"udah jangan di ladenin , ayo kita pergi " ajak nindi

__ADS_1


Felicia dan nindi pergi begitu saja dari hadapan mereka tanpa melihat ke arahnya karena tidak mau ada keributan lagi.


sepanjang menuju kelas banyak mata siswa yang tertuju pada Felicia karena dia adalah wanita cantik dan pintar di sekolah ini.


selain cantik dan pintar Felicia ramah pada semua orang, hal itu yang membuat para siswa menaruh hati kepada nya.


namun Felicia di perhatikan oleh para siswa biasa saja, karena sudah biasa bagi nya bahwa tatapan oleh para siswi yang tak suka dengan nya sudah biasa bagi nya.


ada yang merasa kagum dan merasa iri pada nya. karena banyak para siswa yang kagum pada sesosok Felicia


saat akan tiba di ruangan kelas ada seorang siswa yang gak sengaja menabrak tubuh Felicia


" bruggg"


"awh" merenges kesakitan


Felicia menatap ke arah siswa itu ternyata itu adalah siswa kelas XllB si cowok tampan dingin dan angkuh dia bernama excel.


dia adalah cowok banyak di sukai oleh para siswi di sekolahan karena dia mempunyai wajah yang rupawan dia adalah anak yang mempunyai sekolahan ini.


Felicia menatap Excel dengan kesal.


Excel malah acuh tak acuh seperti tidak merasa salah.


lalu pergi begitu saja dan di ikuti oleh 2 teman nya dan salah satu teman nya berhenti menghampiri Felicia untuk meminta maaf atas sikap Excel.


" maaf Felicia teman gue sudah menabrak Lo , maaf ya " ujar Rio lalu pergi


" dasar cowok berengsek bukan nya minta maaf malah pergi begitu saja dan lebih parah nya dia tidak merasa bersalah " gerutu Felicia


"udah biarin saja, ayo kita masuk " ajak nindi


"parah Lo , Lo sudah menabrak cewek bukan nya minta maaf malah pergi begitu saja " ujar Rio Kepada Excel


"salah nya dia sendiri kenapa dia berdiri disitu dan menghalangi perjalanan ku " jawab Excel ketus


" itu cewek nama nya Felicia dia cewek tercantik dan terpintar di sekolah ini " ujar Dio kepada Excel


"jadi dia cewek yang selalu di kagum kagumi oleh para siswa di sini " jawab Excel


"iya brow cantik kan? sahut Dio


"hmmmm lumayan " jawab excel


"ya udah Yo kita masuk ke kelas " ajak Dio merangkul Excel


lalu mereka pergi ke ruangan kelas nya.


 


nindi dan Felicia segera pergi ke ruangan kelas dan duduk di bangku mereka.


" dasar cowok berengsek , gak ada sopan santun nya sama cewek " gerutu Felicia


"udah biarin aja kali... nama nya juga cowok flizer, ya emang begitu , dia sikap nya sama semua orang , tapi aku heran kenapa ya para siswi sampai kelepek kelepek sama cowok flizer seperti dia " jawab nindi


" mungkin melihat dari paras nya saja , percuma dia ganteng kalau dia angkuh " jawab Felicia kesal


"kamu gak papa kan? tanya Nindi


" sakit tau... " jawab Felicia kesal


"sabar.. hehe udah ah jangan ngambek nanti cantik nya ilang " rayu nindi


"apa an sih kamu " jawab Felicia


bel berbunyi pertanda pelajaran akan segera di mulai dan ibu gurupun datang pelajaran segera di mulai.

__ADS_1


__ADS_2