Impianku, Hidupku

Impianku, Hidupku
Pencurian


__ADS_3

"Haduh jangar gw, habis belajar di Ichigo trus belajar di Smart English Course juga. Beli jajanan dulu kali ya di Kantin" Ucap Mieta yang merasa lapar setelah 2x belajar bahasa Inggris di dua tempat.


"Bu, ini chocolatos berapaan Bu?" tanya Mieta kepada penjaga warung. "1000 satunya" jawabnya. Sambil memberikan uang "Saya beli 5, jadi 5 ribu ya". "Iya, Makasih ya de" ucap pemilik warung setelah mengambil uang yang diberikan Mieta. Kemudian Mieta memakan chocolatos itu di kantin tersebut.


Di Kantin ada 2 anak perempuan yang sedang asik makan sambil mengobrol, namun tiba-tiba "Yah yah yah bakso gw jatoh, ngegelinding pula"


Mereka berdua pun tertawa terbahak-bahak ketika bakso itu berhenti tepat di bawah sepatu laki-laki yang sedang menganga saat laki-laki itu sedang duduk di bangku kantin, kemudian saat laki-laki itu bangun dari duduknya, bakso itu terinjak "Anjrit bakso siapa nih! Nempel lagi di sepatu gw!"


Mereka (anak-anak perempuan) itu pun tertawa sambil menonton video di Instagram, seolah-olah sedang menertawakan video di Instagram "Lucu banget ya videonya hahahaha", "hahahaha iya ya, kok bisa gitu ya kucing", "emang ada-ada aja tingkah lakunya kucing, udah kayak human aja". Lalu setelah anak laki-laki itu pergi


"Lu gimana sih makan baksonya, pake acara jatoh segala"


"Tadi tuh mau gw belah dua itu bakso, eh malah Mantul trus jatoh"


"Untung aja tadi Lo sok ide buka video di Instagram. Klo ngga, tadi kita pasti ketahuan ngetawain dia"


"Alhamdulillahnya yang makan bakso disini gak cuma gw aja. Ada berapa orang tuh, 5 orang ya"


"Bisa malu klo ketahuan"


Setelah selesai makan 5 chocolatos, Kemudian Mieta membeli 5 chocolatos lagi di warung yang sama. "Nambah de?" tanya pemilik warung. "Iya Bu, buat nanti dimakan di Dorm klo laper. Enak juga coklatnya"


Kemudian, Mieta pun pergi ke tempat photocopy untuk membeli 2 pulpen standard (1 Hitam dan 1 Merah). Yang hitam untuk menulis kosakata bahasa Inggris dan warna merah untuk menulis terjemahannya.


Mieta pun merasa mengantuk dan memutuskan untuk kembali ke Dormitory. Sesampainya di depan pintu gerbang Dormitory.


"Ih jijik banget, sepeda aku nginjek tai ayam. iihh Bette" Ucap Nita.


"Hahahaha untung keinjek sepeda, bukan keinjek sendal" Kata Nisa kembarannya Nita.


"Bersihin dong kak"


"Ih klo ada maunya aja manggil aku 'kakak'. Ogah! Bersihin aja sendiri, pake kayu itu tuh"


"Ih gak mau, bauuuu, jijaayyy"


"Ya pake masker double biar gak bau"


"Bantuin dong Kak"


"Ogah ah"


"Ih kak Nisa nyebelin banget sih"


"Yauda aku bantuin pindahin sepedanya ke pojokkan. Ambil air se-ember buat disiram ke bannya, ntar juga jatoh tainya klo disiram"


"Ya udah, Kak Nisa tunggu disini, jangan kemana-mana"


"Iya bawel kamu"


Mieta membuka pintu gerbang kayu, lalu memarkirkan sepedanya.


"Hai Kak Mieta"


"Hai juga Nisa"


"Udah gak ada kelas lagi Kak?"


"Pagi ini udah selesai, nanti jam 1 siang ada kelas lagi. Sekarang mau istirahat dulu, ngantuk"


"Aku juga ada kelas setengah jam lagi, tapi pulang dulu daripada nunggu di tempat kursusnya lama"


"Btw, ngapain sepeda ditungguin"


"Sepedanya Nita Kak, kena tai ayam. Aku suruh dia ambil air se-ember"


"Nanti klo udah disiram bersih, siram lagi pake air sabun biar baunya gak nempel"

__ADS_1


"Iya kak, nanti aku suruh Nita siram pake air sabun juga"


"Yauda kakak masuk dulu ya"


Mieta masuk ke dalam Dormitory, menyimpan tasnya, lalu mencuci tangan dan kaki, kemudian membasuh wajahnya dan tak lupa menggosok gigi karena dia ingin tidur. Seperti biasa, Mieta pun menyetel alarm waktu sholat Dzuhur sebelum tidur dan tak lupa membaca do'a.


30 menit kemudian...


"Mel, Mella, Sini deh. Liat deh Kak Mieta, dia baca buku sampai ketiduran"


"Iya, saking ngantuknya kali, bukunya sampai nutupin wajahnya"


"Aku ambil aja apa ya bukunya? Kasian takut eungap ketutupan buku"


"Jangan. Takutnya nanti malah ganggu tidurnya. Udah biarin aja"


"Yauda deh kalau begitu. Kamu mau bantuin aku hapalan ngga?"


"Hapalan apa?"


"Hapalan kosakata Bahasa Inggris. Nanti kamu yang sebutin bahasa Indonesianya, aku yang sebutin bahasa Inggrisnya"


"Iya boleh deh. Sekalian aku belajar juga"


"Aku ambil dulu ya catatannya"


Mira pun memberikan buku catatannya kepada Mella.


"Nih, bukunya. Acak aja, gak usah berurutan"


"Ok deh. Kita mulai ya! Bahwa Inggrisnya : sangat berisik?"


"Very noisy or Deafening"


"Sangat bersih?"


"Sangat Marah?"


"Very Angry or... mmm... wait a minute. Mmm... Initial-nya apa?"


"F, belakangnya S"


"Oh, Furious"


"Sangat Susah"


"Very Difficult or... aduh pake acara lupa lagi. Nyerah deh nyerah"


"Very difficult itu challenging"


"Ah, ya itu dia. Haduh gak boleh lupa lagi nih. Next"


"Sangat deras hujannya"


"Very Rainy or mmmm wait... Pouring"


"Ok, correct"


"Hah, korek?"


"Maksudnya kamu benar yang pouring tadi"


"Oh Ok deh, lanjut"


"Sangat Ramai"


"Sangat Ramai... mmm apa ya.. Very crowded or... Bustling"

__ADS_1


"Haduh Mir, udah dulu ya. Suddenly, I got stomachache. Kayaknya gara-gara tadi abis makan rujak deh"


Pret... pret... preett...


"Eh buset, aku ditembak gas beracun"


"Sorry sorry, I need to go to the rest room"


Mella pun berlari menuju WC.


"Yaelah Nita, awas awas, jangan ngalangin dong"


"Mau kemana sih buru-buru amat? eh kok bau tidak sedap"


"Nah, makan tuh kentut aku"


"Jorok banget sih Mella !"


Sambil berteriak "Siapa suruh kamu duduk ngalangin jalan"


Tak lama Bella mendengar suara Brot Brot Brot "Waduh, masuk angin kali si Mella. ih jijik banget aku dengernya. Nyalain kerannya kek biar tersamarkan. Meelll Meelll kelakuanmu itu lho Mel"


"Gubrak" Tiba-tiba dari area parkir sepeda terdengar suara sepeda jatuh. Bella pun memergoki ada pria masuk ke area parkiran sepeda Ichigo Dormitory "Woy, siapa tuh!". Lalu pria itu terburu-buru keluar pagar kayu. Kemudian terdengar suara motor yang pergi dengan mengebut.


"Kayaknya tadi ada orang mau maling sepeda deh, tapi gak jadi karna kepergok sama aku" Ucap Bella.


"Cewek atau cowok? Terus orangnya pergi kemana?" tanya Rena.


"Cowok. Tadi sih aku liat motornya pergi ke arah kanan" jawab Bella.


"Tapi gak ada sepeda kalian yang hilang kan?"


"Gak ada Kak"


"Syukurlah kalau begitu"


"Alhamdulillah legaaa" Ucap Mella saat sudah keluar dari WC. Kemudian, dia pun pergi ke kamar "Lho, HP aku kok gak ada didalam tas ya".


Dia pun menanyai teman-temannya "Guys, kalian ngeliat HP aku ngga?"


"Emang nyimpennya dimana?"


"Seinget aku, aku simpen didalam tas"


"Coba keluarin isi tasnya, siapa tau keselip didalam"


Mella pun mengeluarkan barang-barang yang ada didalam tasnya "Ngga ada..." Ucapnya sembari matanya berkaca-kaca.


"Gimana dong... " tanya Mella kepada teman-temannya.


"Yauda tenang dulu ya Mel. Kita cari bareng-bareng. Siapa tau jatuh di lantai WC"


Setelah di cari-cari di semua ruangan, HP Mella tak kunjung ketemu.


"Jatuh di luar nggak? Coba cari di parkiran sepeda soalnya tadi ada cowok mencurigakan masuk ke area parkiran sepeda kita" Kata Rena.


Kemudian, Mella pun menemukan sesuatu berjatuhan di dalam keranjang sepeda "Lho, kok pulpen-pulpen aku ada di keranjang?"


"Ketemu Mel?" tanya Rena.


"Belum Kak. Aku malah nemu pulpen-pulpen aku didalam keranjang sepeda"


"Emang gak dimasukkin ke tempat pensil, pulpennya?"


"Aku gak punya tempat pensil. Aku simpen aja didalam tas"


"Jangan-jangan cowok yang tadi diliat Bella masuk ke parkiran sepeda kita, dia bukan mau curi sepeda, tapi mau curi HP-nya Mella. Oh My God..."

__ADS_1


Mella pun menangis karena dia tidak bisa menelepon orangtuanya dan menceritakan kejadian itu. Dia tidak hapal nomor handphone orangtuanya. Rena pun melaporkan hal itu ke Pemilik Ichigo English Course dan mencari nomor handphone orangtuanya Mella di Daftar Murid Ichigo English Course.


__ADS_2