ISTRI PILIHAN KAKAK

ISTRI PILIHAN KAKAK
Eps.6 Semakin Dekat


__ADS_3

**Kak Ilham mengajakku masuk ke kedai itu mengajakku duduk di Kursi paling Pojok ..


" Kak kok gak langsung pulang, aku takut dicariin nanti " aku memulai pembicaraan dengan raut wajah Khawatir, aku takut kakak Ipar mencariku kalo aku pulang telat dan tidak meminta Izin padanya, Telepon..!! Aah sayang aku juga belum mengesave no handphonenya . saking dinginnya sikapnya padaku aku sampe lupa meminta no Hpnya, Terakhir kali aku bertemu dengannya waktu umurku 13 tahun saat itu aku baru masuk SMP, memang hubungan Keluarganya dan orangtuaku sedikit kurang baik. aku tak tau apa masalahnya lagian aku juga tidak berhak mencampuri urusan orang Tua..


Kak ilham hanya Santai menanggapi kekhawatirannku.


" tenang nanti gue yang ngomong langsung sama orang tua lo , gue tanggung jawab "


Kyaaa .. mendengar kata kata Kak Ilham membuatku tambah ketar ketir bagaimana kalo kakakku tahu aku pulang bersama cowok padahal aku baru saja sekolah beberapa minggu. Tidaakk!! pasti dia akan menceramahiku abis abisan..


" Mau pesen apa Kak " seorang pelayan datang menghampiri kami membeerikan buku Menu.


aku membuka buku itu melihat menu yang tersedia disana, semua kelihatan enak dan juga Instagramable tempat ini memang mengusung konsep milenial


" Buble tea yang Red Velvet iya mba, pake topping keju juga " ucapku. pelayan itu mulai menulisnya lalu melirik ke arah Kak Ilham " Seblak Mienya 1porsi yang level 3 aja, minumnya samain tapi yang varian Kopi iya Mba "


"itu aja iya Kak" pelayan pun pergi setelah Kak Ilham Mengiyakan pertanyaannya tadi.


" gak Makan " tanya Kak Ilham


" Gak usah ntar kelamaan Kak " jawabku


Kak Ilham mulai menanyakan banyak tentangku . Dari mana asal dan rumahku


Aku menjelaskan semua pertanyaannya, dia mulai mengerti kenapa aku begitu khawatir saat ini

__ADS_1


" Gak kangen emangnya sama ortu , kan lama baru bisa ketemu " lanjutnya sambil menyantap pesanan kami tadi ..


" Iya Kangen lah " jelasku


" Tapi untung lo pindah kesini , jadi sekarang gue bisa kenal sama lo dan ngobrol bareng kayak gini, mungkin udah takdir iya lo kesini biar ketemu sama gue .. Haha " ucapnya sambil tergelak . aku hanya Mengernyitkan alisku mendengar kata katanya. aku pura pura tak mengerti maksudnya . Aku gak mau jadi Baper dan tertarik kedalam pesonanya. Apalgi aku cuma Murid baru disekolah bisa jadi dia hanya mempermainkan ku .


" Yuk pulang " ajak kak Ilham menarik tanganku


aku melihat piring makannya yang sudah habis gak bersisa. akupun beranjak ke meja Kasir .


" Tunggu diluar, biar gue yang bayar " cegah Kak ilham saat melihatku menyodorkan uang pada Kasir.


aku langsung mengiyakan perintah Kak Ilham. Lumayan Hemat hemat uang jajan (hehehe) .


Taklama Kak ilham keluar


aku mengangguk menurut,


akupun lalu naik motornya


" Rumah lo dimana " tanyanya sambil melirik kaca spion.


" Itu Kak, ntar Di perempatan Sana Berhenti gak jauh lagi kok " jawabku, aku menunjuk kesebuah jalan


" Rumah lo mana " tanyanya, setelah aku menginstruksinya untuk berhenti.

__ADS_1


" masuk Jalan sana dikit lagi Kak " jawabku.


" kenapa gak sampe rumah aja, gue kan udah janji mau nganter lo sampe rumah, gue gak suka nganter cewek sembunyi sembunyi kayak gini , bukan gue banget " Ucapnya, panjang lebar .


" Maaf Kak, lain kali aja, Belum waktunya " Entah kenapa Kata kata itu terlontar begitu saja dari mulutku, perkataaanku barusan. seakan akan aku dan Kak Ilham akan terus bersama. aku mengutuk kelancangan mulutku . bodohh.. !!


Kak Ilham tersenyum miring melihat Wajahku, Aku tak mengerti apa yang membuatnya tersenyum. yang kuketahui dia sangat Manis saat itu .


" Dek pinjem Hp lo bentar " perintahnya, aku langsung merogoh Saku depan seragamku dan menyerahkannya


Entah apa yang dilakukannya kulihat dia mengetikkan sesuatu di hpnya .


" Gue pulang iya deek " setelah mengembalikan Hpku, Kak ilham menghidupkan Mesin Motornya . Aku mengangguk dan membalikan badanku melangkah pergi


"Makasih " teriaknya, aku tau dia sedang menyindirku, Aku menoleh dan tersenyum


" Makasih iya Kak atas teraktirannya "


" Sama sama, Tapi inget lain kali gue gak bakal ngebiarin lo turun disini lagi " Ucapnya ,dengan Raut wajah Serius.


Akhirnya Kami pun berpisah pulang kerumah Masing masing.


Aku melemparkan Ranselku dan merebahkan Tubuku di Ranjang.


" Ahhhh.. Nyamannya " entah kenapa aku jadi Sumringah sekali Hari ini.

__ADS_1


Kubuka lagi Buku Hasil ku mmengumpulkan Tanda Tangan Tadi aku Tersenyum membaca Satu Nama yang disebelahnya dibubuhi Gambar Bintang ..


Tolong Kasih Kritik Dan Sarannya iya, Yang Mau Like dan Vote juga boleh banget . Happy Reading 😉**


__ADS_2