
Kapan Hari itu akan Datang.
Aku benar benar Menantikan Saat saat itu..
" Razia!! Razia "
" Guys, Hari ini Bu Poppy Bakal Razia Handphone "
Seorang Berteriak Dari depan Pintu, Kemudian Berlari Menuju Kelas Lain.
Mendengar Informasi yang mendadak Seperti ini Membuat Seisi kelas Gaduh, Kami Semua jadi kalang kabut . Masing masing Mulai Sibuk Memakai Atribut sekolah dengan Lengkap ,. Sebagian Lagi sibuk mengeluarkan barang apapun yang jadi ancaman dari dalam Tas mereka . Semuanya Sibuk mencari cara untuk menyelamatkan diri dari Guru yang terkenal Killer.
" ****** mana rambut gue abis diwarnain lagi , "
" Lah gue , pakek sepatu berwarna ,Auto nyeker nih pasti "
Teriakan Prustasi mulai terdengar dari mereka yang melanggar peraturan.
" Eh, nih Semua mau disembunyiin dimana? "
Tumpukan Handphone , Bedak Parfum dan Kaca membumbung tinggi, sama persis seperti barang jualan yang siap diobral di pasar .
" Kotak Sampah " Usul seorang teman .
" Ah ntar ilang diambil sama tukang bersih bersih lagi" Seseorang membantah usulan tadi.
__ADS_1
Memang dalam Situasi seperti ini kami semua bisa Bermusyawarah dengan serius, berbeda dengan waktu belajar kelompok, satu yang mengerjakan sedangkan sisanya hanya Bermain main.
" Gimana kalo dibelakang sekolah, Kita tarok pas Dibawah jendela jadi kan bisa tau kalo ada yang ngambil "
Akhirnya semuanya setuju dengan Usulan terakhir, Tak ada pilihan, Semak semak dibelakang sekolah memang tempat yang paling aman, Tinggal memikirkan cara menerobos semak untuk mengambilnya nanti
Suasana Kelas berubah Hening dan Mencekam Setelah kedatangan Bu Poppy yang Berdiri didepan Kelas dengan Tatapan Tajam. . Tapi kali ini dia gak dateng sendiri , Bu Poppy datang bersama dengan Ibu Shopie Wali kelas Kami.
" Sebelumnya Assalamualaikum Wr Wb. "
Ucap Ibu Shopie
" WaalaikumSallam Wr Wb " Jawab Kami Serentak.
Ibu Shopie menjelaskan
Ibu Shopie mulai menunjuk satu persatu Murid yang terpilih menjadi Kandidat, Salah satunya ada Namaku ,Aku berpasangan Dengan Erlan teman sekelasku yang menyebalkan .
Berapa kali aku mencoba menolak dan memberi alasan Tapi hasilnya Nihil keputusan tidak dapat Diubah .
"Kenapa sih harus sama Erlan kan bisa sama yang lain " aku menggerutu
" Gak papa dee, Erlan kan juga Manis " Ucap Laras aku tau dia pasti mengejekku
Ciih. Manis darimana, Aku jadi teringat kejadian Tempo hari Waktu itu aku salah Pake seragam dan dia malah mengejekku dengan beberapa temannya ,
__ADS_1
Flashback
" Adee sama Okta koq Pake seragam Pramuka " Tanya ibu Shopie
" mereka Strees kali Buk " Erlan berteriak menjawab pertaanyaan Ibu Shopie sontak seisi kelas menertawakan kami berdua yang memang sangat Kontras dengan mereka semua, Untungnya salah kostumnya Berdua bukan aku sendiri hehe,
dan Satu lagi dia selalu memanggilku Hantu, Karena Mukaku yang terlalu Putih katanya jadi dia menjulukiku Hantu.
Flashback end
"Ciee ciee.. Bakal ada sweet caople nihh "
Begitulah Kira kira Teriakan iseng anak seisi kelas mereka mulai menjodoh jodohkan kami .
" Buat yang udah terpilih, Tolong bertanggung jawab, Jangan sampe kalian gak masuk di Hari H Nanti, karna ini menyangkut Nama baik Sekolah . Buat yang gak kepilih Kalian tetap harus Berpakain Seunik mungkin temanya bebas, Semuanya mengerti" Lanjut Ibu Shopie dan dijawab dengan anggukan kepala Oleh semua Murid..
Setelah Kepergian Ibu shopie tadi Suasana Kembali Gaduh kami menghambur Keluar mengambil semua barang yang kami sembunyikan tadi, .
" Ras, Gue mau ke Toilet dulu, badan gue gatel abis masuk kesemak tadi "
Aku pergi menuju Toilet dan Laras kembali Kekelas mendahuluiku..
📨" Eh Hantu, jadilah Patner yang baik besok"
Kubaca Sebuah WA yang baru saja masuk, Nomornya belum tersave di kontakku tapi aku Sudah bisa menebak Siapa pengirimnya, iya sudah Pasti Erlan siapa lagi yang berani memanggilku seperti itu kalau bukan dia.
__ADS_1