
Risa sudah Terbaring dikamarnya Setelah Axcel mengantarnya Pulang Tadi Badannya sudah agak enakkan . Ia pun teringat dengan Muka Axcel yang sangat mencemaskannya tadi .
Risa Hanya Tersenyum mengingat betapa perhatiannya Axcel padanya tadi. padahal dia hanya masuk Angin biasa
"Dasar Cowok Aneh " Gumam Risa
Dirumah Axcel
Axcel Berbaring Dikasur King Sizenya Dia teringat Akan Risa yang Pingsan gara gara dia lupa memberinya makan tadi. Axcel merasa sangat bersalah pada Risa.
Apa Risa sudah baikan iya , gue emang beneer bener keterlaluan Gak seharusnya gue bersikap begitu. Coba kalau Risa sampe Mati tadi Gimana dengan nasib gue.
Axcel teringat bagaimana lahapnya Risa makan Tadi bahkan Risa tidak merasa malu padanya. Axcel jadi tersenyum. sendiri mengingat Ekspresi Wajah Lucu Risa saat ketakutan Dimotor tadi siang.
Dia emang Beda dari cewek lain. tampil apa adanya tanpa dibuat buat. Lucu dan juga unik
Pagi Harinya Risa bangun dan Bersiap kesekolah Tubuhnya sudah kembali fit seperti Biasanya
Risa sedang mengikat tali sepatunya saat dia menginjakan kakinya keluar betapa terkejutnya dia melihat Axcel yang sudah Stay di Ruang tamu menunggunya.
" Nah, ini Risa sudah siap " Sapa Ibu Nita
" Ngapain kamu kesini " Tanya Risa pada Axcel
" Risa, kamu gak boleh gitu donk. Niat Axcel baik kok, Axcel mau ngajak kamu berangkat sekolah bareng. takut kamu gak kuat kalo jalan kaki kamu kan baru sembuh sakit " jelas Ibu Nita
Axcel hanya tersenyum melihat Risa
Risa hanya diam mendengar kata kata ibunya
" Buk, kita pamit dulu iya udah siang takut telat " Ucap Axcel lalu mencium punggung tangan Bu Nita
Risa juga berpamitan dan mencium tangan Ibunya
"Hati hati " ingat Bu Nita sambil menatap kepergian Risa dan Axcel
diperjalanan mereka terus diam tak ada obrolan apapun diantara mereka. Axcel melajukan motornya dengan Pelan tidak seperti kemarin
" Risa " Sapa Axcel memulai obrolan
"Ehmmm" jawab Risa
" gue minta maaf soal kemarin, seharusnya gue gak gitu sama lo. tapi untuk gak ngasih lo makan itu gue beneran lupa bukan disengaja " Ucap Axcel dengan raut muka bersalah terlihat dari kaca spionnya
" Gak apa apa " jawab Risa
" Lain kali kalo lo mau apa ambil sendiri, soalnya gue gak ngerti harus ngasih apa sama tamu ,gue gak biasa ngelayanin .gue kan selalu dilayanin " Ucap Axcel
cihhh. tetep aja belagunya gak ilang.
setelah mereka hampir sampai sekolah Risa menyuruh Axcel memberhentikan Motornya Di suatu Pertigaan yang gak jauh dari sekolah mereka.
" aku turun disini aja " ucap Risa sambil mencoba turun dari Motor. tapi Axcel menahannya.
" kenapa? Dikit lagi kita sampe sekolah nanggung banget turun disini " sambil menunjuk sekolah yang sudah terlihat
__ADS_1
Risa menghembuskan Nafasnya Kasar
" Aku gak mau bikin heboh disekolah karena aku berangkat sekolah bareng kamu. bisa bisa aku dihujat sama Fans Fans kamu itu " Risa menekankan kata terakhirnya itu
Axcel diam tak menggubris kata kata Risa dia kembali melajukan motornya tanpa memperdulikan permintaan Risa Tadi.
Risa Mempelototkan matanya melihat Axcel melajukan motornya kesekolah
Mati aku, kayaknya hari ini bakal jadi hari yang sulit . bener bener nyusahin aku banget padahal baru aja beberapa menit yang lalu dia minta maaf tapi sekarang malah membuatku dalam masalah besar .
Arghhhh.. Risa mengerang Prustasi
semua orang menatap kedatangan Risa dan Axcel keadaan mulai sangat heboh . Teriakan mulai terdengar dari beberapa orang banyak murid cewek yang menatap tajam kearah Risa. Risa sangat tak nyaman sekali sementara Axcel memberikan senyuman pada semua orang yang menatapnya .
Tiba tiba Axcel menggandeng tangan Risa menuntunnya berjalan ke arah kelas mereka Tentu saja Risa sangat Terkejut dengan perlakuan Axcel.
kenapa sih nih orang aneh banget. kayaknya dia sengaja menyusahkan hidupku disekolah ini. Tuhan tolong aku. batin Risa
"Huuuuuuuuuuu"
" sweettt sweeeet " (Suara siulan )
" Cie cie Risa "
semua murid sekolah bersorak kearah Axcel dan Risa ada yang mengucapkan selamat ada yang menatap dengan Tatapan membunuh.
Risa hanya membuat senyum terpaksa dengan susah payah dia menelan salivanya.
Axcel mengantar Risa masuk kekelasnya dan mendudukan Risa di kursinya.
Risa dan Axcel memang berbeda kelas
Semua Mata masih menatap kearah Risa. Risa hanya tersenyum canggung , salah tingkahbelom lagi godaan godaan yang terus diucapkan teman sekolahnya .Risa hanya bisa menggaruk garuk tengkuknya yang tak gatal itu .
ketiga sahabatnya pun langsung mengerumuni Risa membrondong Risa dengan pertanyaan .
" Cie pagi pagi udah ngumbar kemesraan aja lo Sa, bikin satu sekolah jadi Booming aja " Ucap Santi dengan senyum Sumringahnya
" hebat banget iya lo Sa, baru satu hari aja kak Axcel udah nempel banget sama lo, apa kalian udah. .. " Ucap Rini dengan senyuman yang sama seperti Santi
"Lo ngapain aja kemaren kok bisa Kak Axcel perhatian banget sama lo tadi " Ucap Irma tak mau Kalah.
Risa hanya terdiam kikuk mendengar semua pertanyaan yang dilontarkan tiga sahabatnya itu, dia sudah seperrti seorang Terdakwa yang menunggu jatuhan hukuman . Belom lagi dia di
hujani tatapan tak suka dari para Fans Axcel yang cemburu.
Mira dan teman temannya masuk kekelas dengan berapi api. Mira menatap Risa dengan Tatapan Membunuh membuat Risa merasa bergidik ngeri bahkan kerumunan yang memenuhinya tadi Langsung bubar dengan cepat Saat kedatangan Mira . Mira langsung mendatangi Meja Risa tapi Sebelum dia berbicara lebih lanjut.
Teeetttttt...
Bel Masuk berbunyi bersamaan dengan Masuknya seorangan Guru ke dalam Kelas.
Mira Pergi Meninggalkan Meja Risa sebelum itu dia sempat mengancam Risa
" Urusan Kita Belom Selesai " Ucap Mira
__ADS_1
Risa Menghela Nafas panjang ,Setidaknya Waktunya diIntrogasi akan ditunda beberapa jam sebelum Bel Istirahat Nanti
" fiuhhhhhhhhh. Selamat " batin Risa
Sepanjang Pelajaran Berlangsung Risa Tidak Fokus apa yang akan Dikatakannya Nanti pada Mira jika dia bertanya Macam macam. apalagi mengingat Mira yang kelakuannya Sangat Bar Bar.
Kalo Sampe salah ngomong bisa kacau nih. bisa bisa abis rambut aku dijambak sama tu Mak Lampir . mana mukanya serem banget gitu tadi .
Bel Istirahat Berbunyi Risa langsung Pergi kekantin bersama ketiga Temannya mereka asyik berceloteh tentang kehebohan yang terjadi tadi Pagi . tak habis habisnya Santi dan Rini bertanya pada Risa mereka tak ingin ketinggalan cerita sedikitpun.
" ceritain donk ngapain aja lo seharian bareng dia kemarin. ehmmm. Maksud gue kok sikapnya berubah jadi manis gitu , " Ucap Rini sambil terus melahap makanannya
" Manis dari mana? kalian gak tau aja apa yang aku alamin kemarin. gara gara dia aku sampe Pingsan karna laper, baru tadi pagi dia jadi berubah gitu , aku juga gak tau sebabnya mungkin semalem dia jatoh dari kasur kali jadi otaknya agak geseer " Ucap Risa sekenanya .
ketiga sahabatnya semakin gencar bertanya pada Risa , Akhirnya Risa menjelaskan secara detail kejadian kemarin waktu dia pingsan serta menceritakan semua yang Axcel lakukan kemarin saat merawatnya
" Oh jadi gara gara itu kak Axcel perhatian banget sama lo mungkin karena dia merasa bersalah kayaknya " Ucap Irma
" Tapi itu Berkah juga buat Lo Sa, coba kalo lo gak pingsan pasti Kak Axcel tetap cuek sama lo " tambah Santi Lagi
" gimana rasanya Sa, disuapin sama orang ganteng pasti makanan yang gak enak jadi enak. Sosweet banget sihh " Ucap Rini Sambil menyentuh kedua pipinya
tanpa mereka ketahui ada sepasang mata yang memperhatikan mereka dengan geram apalagi setelah mendengar celotehan Santi,Irma dan Rini tadi
Tiba tiba saja
Byurrrr
sesorang mengguyur Risa dengan air membuat seragam sekolahnya Basah dan mencetak jelas warna dalemannya orang itu tak lain adalah Mira .
" Dasar Pelakor, berani beraninya lo godain Axcel .!! Udah merasa Hebat lo hah ?" Bentak Mira
" apa apain sih Mir, aku gak pernah godain Axcel . kamu jangan asal nuduh sembarangan " Ucap Risa sambil membersihkan bajunya
"Halahh, Mana ada maling yang ngaku, Dasar Cupu lo ngaca donk.!! Jangan sok Caper sama Axcel sadar Diri lo!! , awas aja kalo lo berani deket deket Axcel lagi, abis lo! " Bentak Mira lagi sambil tertawa mengejek bersama teman genknya " Dasar Upik abu " tambahnya lagi
" emangnya kamu siapanya Axcel Pacarnya?? bukannya kamu gak ada hubungan apa apa .. selama ini kayaknya kamu aja yang terus ngejar ngejar Axcel. Sorry iya walaupun aku Cupu setidaknya aku gak murahan. justru aku kasian sama hidupmu . cantik cantik tapi gak laku " Bentak Risa dengan Berani.
Mira mengepalkan Tangannya mendengar kata kata Risa yang merendahkannya dia mulai tak bisa menahan emosinya Mira menampar Risa hingga membuat Risa jatuh Tersungkur.
Axcel yang baru saja datang dan melihat kejadian itu langsung menghampiri Risa yang terlihat menahan Sakit Dipipinya.
" Mira lo apa apaan sih..!! " Bentak Axcel
Mira yang melihat Axcel membentaknya langsung memeluk tangan Axcel dan mencoba mencari perhatiannya
" aku cuma ngasih pelajaran buat dia , dia itu cuma mau manfaatin kamu Axcel , pasti dia mau mengincar harta Kamu, kamu tau kan kondisi keluarganya gimana. makanya dia godain kamu" Ucap Mira dengan manis dan percaya Diri
" Stop Mir, !! jangan coba coba ngomong pake mulut kotor lo itu, awas kalo lo ngelakuin ini lagi sama Risa gue Pastiin lo ditendang dari sekolah ini " Semuanya dengar gue Mulai sekarang siapapun yang mengganggu Risa siap siap berhadapan sama gue " Ucap Axcel dengan keras sambil membawa Risa pergi Ke UKS. Mira hanya mngepalkan tangannya melihat Risa pergi bersama Axcel mukanya memerah menahan emosi
"Rasain lo " ucap santi pada Mira
" Dasar Cewek beracun " ucap Irma lagi
Lalu mereka bertiga Pergi menyusul Risa
__ADS_1