
Risa sedang merapikan Buku Bersiap untuk pulang. Tiba Tiba ketiga temanya datang menghampiri.
"Sa, dateng iya malam minggu nanti, " Irma menyodorkan sebuah undangan party ultahnya. lalu diterima oleh Risa.
" ehm, gue gak janji iya irma loe tau sendiri. gue takut ketemu Sama anak yang lain gue minder, ntar Kadonya gue kasih disekolah aja deh " Risa memelas takut Irma kecewa
"Yaelah Sa, sampek kapan loe begini .
menutup diri itu malah tambah bikin loe. dibuli. tunjukin sama mereka kalo loe gak sekaku yang mereka kira" Santi berceloteh
"bener Sa, Loe pakek baju gue aja ntar gue dandanin loe . " Tambah rini
Risa mengangguk setuju atas permintaan ketiga Sahabatnya itu. Toh, setelah ini dia pasti akan merindukan saat berkumpul seperti ini dengan sahabatnya karna kelulusan yang tinggal menghitung bulan .
Pesta berjalan meriah . Hampir semua Tamu membawa pasangannya begitu juga dengan ketiga sahabatnya . Irma sibuk dengan pestanya, Rini dan Santi bercanda ria dengan pasangan masing masing. sesekali mereka mengajak Risa untuk bergabung Tapi Risa memilih sendiri. Duduk diantara dua orang yang dimabuk cinta membuat Risa jadi semakin keliahatan Be'go.
"Ya kali masa gue jadi obat nyamuknya aja " gumam Risa Lirih.
jauh di dalam hatinya Risa juga pengen punya cinta seperti temannya . Menunggu cinta yang bisa menerima apaadanya tanpa melihat fisik dan keluarganya. melihat kecantikan hati bukan wajah. seperti Novel cinta yang sering dibacanya. Tetapi menurut Risa itu cuma ada di cerita novel karangan saja. yang sebenarnya terjadi orang hanya melihat dari fisik dan penampilan saja.
Tepuk tangan Riuh saat Irma meniup Lilin dan menyuapi kue satu persatu kepada orang terkasih dihidupnya .
yang tentu saja Papa, Mama dan pacarnya.
Para tamu dipersilahkan menikmati hidangan, bernyanyi ada juga yang bersalaman memberikan ucapan dan kado kepada Irma.
"Happy Birth Day ya ir, Doa terbaik buat loe "
__ADS_1
Risa menyalami Irma sambil memberikan kado dan disambut pelukan dari irma.
"Makasih iya Sa , Eh tuh curut dua pada kemana? " Irma menanyakan keberadaan dua sahabatnya lagi.
"Biasa Ir, Lagi mojok dipojokan tuhh" Rissa nunjuk kesuatu tempat
"Ish Dasar, kesempatan banget bukannya ngasih selamet sama temennya malah sibuk pacaran " Irma mendengus kesal.
"Udahlah Ir, Biarin aja ntar juga mereka kesini kok. " Rissa Terkekeh. sambil berlalu meninggalkan Irma
"Sa, Loe jangan pulang dulu iya pestanya belum selesai, cicipin dulu kuenya "
Rissa mengangguk mencari kursi kosong
Terlihatlah Mira bersama genknya mereka terlihat sangat cantik dan modis mereka melihat kearah Rissa dengan tatapan tak suka dan penuh ejekan . Rissa membuang muka pura pura tidak tahu.
sepertinya mereka membisikkan sesuatu .
" Apa lo gak punya mata Huh!! " Ucap seorang cowok dengan Nada Tinggi dan raut Wajah yang kesal menatap Risa dengan penuh ancaman.
seorang Cowok yang tak lain bernama Axcell Valentino Cowok terpopuler disekolah Memiliki wajah Tampan dan anak dari keluarga Berada banyak cewek sekolah yang mengidolakannya dan sekedar mencari perhatiannya
"Maaf aku gak sengaja " Ucap Risa sambil mencoba membersihkan Baju Axcel yang basah akibat ulahnya
Tapi Tangannya ditepis Dengan keras Oleh Mira " Eh, Jangan coba Sentuh Axcel pake tangan kotor lo itu!! Gak usah cari kesempatan deh,! bilang aja lo sengaja kan? biar bisa deket deket sama Axcel. "
Risa hanya bisa terdiam menatap Mira yang terus saja menyudutkannya itu. Terlihat Mira membersihkan Baju Axcel dengan Penuh perhatian
__ADS_1
"Rasain lo " Ucap beberapa teman Mira
Sebenarnya Risa juga sangat mengagumi Axcel hanya saja dia sadar diri, sangat tidak mungkin cowok seperti Axcel akan melihat keberadaannya.
Rini Dan Santi datang menghampiri Risa setelah mendengar suara Ribut tadi
"Lo gak apa apa kan, Sa? "
Santi menanyakan Keadaan Risa dan dijawab anggukan kepala oleh Risa .
"Dasar Mak Lampir Pasti sengaja Tuh, Biar Bisa deket deket Sama Axcel ,Dasar Raacun " Ucap Rini dengan Kesal
"Udahlah, aku Juga gak apa apa kok, Oh, iya Tuh Irma Nyariin kalian mending samperin deh ntar dia Marah Lagi " Ucap Risa pada kedua Sahabatnya
Mereka pun Hanya Nyengir nyengir aja
" aku pulang Dulu iya, Udah Gak enak juga suasananya. Tolong bilangin sama Irma iya " Ucap Risa Lagi
"Lo mau Kita anterin gak " Tanya Santi
" gak usah aku pulang sendiri aja, Selamat Pacaran Iya" jawab Risa, melambaikan tangannya dan melenggang keluar dari Pesta
Rini Dan Santi Menatap Punggung Risa sampai akhirnya Tak Terlihat Lagi
Diperjalan Risa terus Memikirkan Kejadian tadi Dia Terus terbayang Wajah Tampan Axcel "Kamu Ganteng Tapi sayang kamu Jahat " Gumam Risa
Maaf iya kalo acak acakan soalnya baru pemula cuma punya modal nekat aja buat nyalurin ide di otak. 😊
__ADS_1
inget ya genks jangan suka membuli orang walaupun itu hal kecil tapi kalo terus diucapkan bisa bikin orang lain jadi down. yang lemah itu butuh rangkulan dari kita .
Happy Reading****...