
Sejak pertemuan Risa dan Tante Hilda. Axcel jadi lebih sering bertemu Risa siapa lagi kalo bukan karena Mamanya. yang membuat hubungan mereka jadi lebih dekat. Bahkan seringkali Axcel menjemput Risa kerumahnya untuk sekedar mengganggunya .
Disekolah Risa.
Bel istirahat sudah berbunyi Risa dan temannya menghambur kekantin .
disana jugaTerlihat Axcel bersama temanya yang sedang mengobrol tertawa . Tak lama datang Mira dan temanya ikut bergabung seperti biasa Mira selalu mencari perhatian Axcel . Mira menyuapi Axcel dengan penuh perhatian . mira sengaja memamerkannya pada semua teman di kantin .
"Dasar mesum. " gumam Risa
Axcel tersenyum melihat ke arah Risa tapi Risa langsung membuang Muka .
" Adee Clarissa " seorang berteriak keras memberitahu kalau dia dipanggil keruangan guru.
" Eh, aku pergi dulu iya " pamit Risa pada tiga temannya
" lo kenapa Sa, " tanya Santi
" aku gak tau, " jawab Risa dan lalu pergi meninggalkan mereka
**Diruang Guru
Tok tok tok
"Boleh saya Masuk pak " tanya Risa**
" Risa, Ini Om Jovin beliau merupakan Donatur terbesar disekolah Kita. Beliau mau mencari Pendamping belajar untuk anaknya . nah bapak sengaja memilih kamu karena prestasi kamu bagus disekolah " Ucap Bapak guru menjelaskan panjang lebar
Risa mencium Punggung Om jovin , Om jovin tersenyum Ramah Pada Risa.
" Risa apa kamu bersedia mengajari anak saya ? saya akan membebaskan kamu dari semua biaya disekolah ini. " ucap Bpk jovin
" Tentu saja saya mau Om, Tapi kalo saya boleh tau siapa nama anak om yang akan saya bantu nanti " tanya Risa pada Om Jovin .
Risa kembali ke kelas dengan bibir mengerucut hilang sudah semangat 45 yang ditujukan tadi setelah Om menyebutkan nama anaknya.
"Siall " gumam Risa
setelah Kejadian beberapa waktu lalu Risa merasa sangat jengkel pada Axcel dia yakin Axcel pasti akan semena mena padanya dan terus mengerjainya tapi dia juga tak bisa menolak
melihat wajah Risa yang ditekuk ketiga temannya meraasa Heran.
"Sa, lo abis kena somprot ya sama Pak jay? " Tanya Irma Risa menggeleng
" Lah terus kenapa lo kayaknya butek banget" tanya Rini
" aku disuruh jadi teman pendamping belajar Axcel. " ucap Risa membuang Nafas Kasar.
Whaaattttttt.
ketiga temanya berteriak secara serempak
" Beruntung banget Lo sa, mungkin ini ya Doa jomblo yang diijabah sekali dapet langsung enak. puas donk lo liatin muka gantennya itu " Ucap Santi tersenyum lebar
" Cie cie enak banget sih lo Sa, punya waktu seharian sama si ganteng . Iri gue ." balas Rini
Irma menoyor kepala kedua temannya yang sibuk berkhayal itu " inget woy cowok lo. semuanya mau diembat juga biarin ini buat Risa aja. kan kalo Risa gak jomblo lagi kita bisa kencan bareng " ucap Irma lagi
__ADS_1
Risa makin pusing mendengar omongan ketiga temannya. mereka gak tau. kengerian yang dibayangkan Risa saat ini
Bel pulang pun Berbunyi
Risa bersiap untuk pulang
Risa berpisah dengan ketiga temannya pulang kerumah Masing masing
Risa berjalan menyusuri trotoar memikirkan apa yang akan terjadi dengannya dan mulai mencari alasan apa yang akan dipakainya agar ibunya tidak mengijinkannya nanti tapi itu semua sangat Mustahil ibunya pasti sangat senang apalagi Axcel adalah anak dari teman baiknya..
" Huhhhhh" Risa mendengus
Tiba tiba saja sebuah motor sport berhenti menghadangnya.
" Woyy. ngapain lo muter muter disini. dicariin tu sama ibuk lo" ucap seorang yang tak lain adalah Axcel Risa tidak memperdulikannya dan terus berjalan santai
"Lo budeg iy? lo lupa, hari ini lo mulai ngajarin gue ." Ucap Axcel lagi Tapi Risa tetap tak memperdulikannya terus berjalan pergi meninggalkannya
Axcel pun mengejarnya dan menarik tangannya dengan Paksa
hingga Risa berteriak kesakitan karena cengkraman kuat Axcel di lengannya.
" Auuwww. sakit tauk " Risa menarik tangannya tapi Axcel tak melepaskannya sama sekali .
" Naik " Teriak Axcel memerintah Risa untuk cepat naik tapi Risa menolaknya.
" lo mau naik atau gue akan bertindak lebih jauh lagi " teriak Axcel mentap tajam Risa karena takut Risa pun menurut dan naik
Axcel melajukan motornya dengan Ngebut dia sengaja menakut nakuti Risa
" kalo mau mati Sendiri aja jangan ngajakin orang aku masih mau Hidup " teriak Risa tapi Axcel tak memperdulikannya dia terus saja melajukan motornya untung saja jalanan sepi karena sangat ketakutan Risa pun memeluk pinggang Axcel dengan erat sambil memejamkan matanya. Axcel yang dipeluk dari belakang hanya tersenyum mengintip ekspresi ketakutan Risa dari kaca Spion.
" kita udah Nyampe, Turun. dan lepasin pelukan loe. " ucap Axcel . Risa membuka matanya melihat rumah yang lain dari rumahnya
" kamu koq bawa aku kerumah ini sih, bukanya anterin aku pulang, aku kan belom bilang pamit sama ibuk aku kalo ibuk aku nyariin gimana ha? " ucap Risa dengan kesal
" santai aja tadi gue udah bilang sama ibuk lo kalo gue bakal langsung bawa lo kerumah " jawab Axcel dengan santai masuk kedalam Rumahnya
seenaknya aja nih orang bahkan gue belum ganti baju atau makan siang. Huuuuuhhhhh.
Risa masuk mengekori Axcel ke dalam rumah, keadaan Rumah terlihat sepi tak terlihat tante hilda disana Risa merebahkan diri di sofa
" Siapa yang nyuruh duduk, lo gue ajak kesini buat ngajarin gue " Ucap Axcel
Risa menatap Axcel tajam tapi dia tak mau mengatakan apa apa takut Axcel akan tambah menjahilinya lagi
Yaelah mau duduk aja gak boleh sesuka hati banget padahal jantung aku aja belom berdetak dengan normal gara gara dia tadi
Risa memasuki kamar Axcel, Axcel mulai mengambil semua bukunya .
" aku gak mau belajar di kamar kamu " ucap Risa.
"Kenapa? " Tanya Axcel
" iya gak apa apa, aku mau menghirup udara dari luar " jawab Risa kikuk
" lo takut? tenang gue gak selera sama lo. lagian kan daritadi lo yang ngambil kesempatan buat deket sama gue?" Ucap Panca sekenanya
__ADS_1
" Itu karna aku gak sadar, aku ketakutan jadi Refleks aja " balas Risa membela diri
" Ngeles aja, bilang iya apa susahnya sih gue maklum aja secara gue ganteng kayak gini cewek mana yang gak mau coba" Ucap Axcel dengan bangga
Risa hanya menjulurkan lidahnya menunjukan Ekspresi seperti orang yang ingin Muntah mendengar perkataan Axcel barusan
Belagu banget nih orang untuk tante hilda baik kalo gak males bener berurusan sama orang kayak gini
Beberapa jam berlalu Risa belum mengisi perutnya sama sekali setelah pulang sekolah tadi.
Tiba tiba dia merasa tidak enak badan , keringat bercucuran dan wajahnya memucat tapi dia tak terlalu memperdulikannya dia terus fokus menjelaskan agar dia bisa segera pulang. Tiba tiba saja...
Bruggghhhhh...
Risa jatuh kelantai tak sadarkan diri .
Axcel terkejut melihat Risa tergolek dilantai dia pun langsung menghampiri Risa mengguncang tubuhnya serta meneriakan namanya berkali kali. Axcel sangat Panik
ia mengangkat tubuh Risa dan membaringkannya di sofa memanggil Asisten rumah tangganya .
Bik ijah yang melihat Risa pingsan pun terkejut lalu mengambil minyak angin dan menghirupkannya pada hidung Risa. Tak lama Risa pun siuman
" lo gak apa apa kan " tanya Axcel penuh khawatir " apa kita mau kerumah sakit " tanya nya lagi
Risa menggelengkan kepalanya, wajahnya masih sangat pucet.
" aku gak apa apa " ucap Risa
" gak apa apa gimana orang muka lo pucet gitu " jawab Axcel sambil menyentuh muka Risa.
"Aku laper" ucap Risa
Axcel pun baru teringat Risa memang belom makan siang dari menjemputnya tadi. Dia juga Lupa memberi Risa makan.
" Arghhhh, aku lupa " teriak Axcel mengacak Rambutnya
" Bik tolong bawa makanan ke kamar sekarang " perintah Axcel. Bik ijah pun langsung keluar tak lama dia kembali dengan membawa makanan .
Risa langsung memakan makanan itu dengan lahap . Axcel hanya tersenyum melihatnya.
Uhuuk uhukk uhuukk. Risa tersedak Axcel pun dengan sigap memberi minum pada Risa sambil mengelus elus punggunya.
"Makan nya pelan pelan aja gue gak bakal mintak" ucap Axcel. Axcel pun mengambil sendok menyuapi Risa .
" aku bisa sendiri " tolak Risa
Tapi Axcel tak menggubrisnya dia terus menyuapi Risa penuh perhatian.
" Kenapa lo gak bilang sama gue sih kalo laper" tanya Axcel
Risa menatap Axcel Jengah
" Bahkan kamu aja gak ngebolehin aku duduk tadi " Ucap Risa sekenanya.
Axcel hanya menatap Risa dan menghembuskan nafasnya
" Maaf " Ucap Axcel
__ADS_1
Happy Reading iya semuanya. jangan lupa tinggalkan kritik dan Sarannya Supaya bisa diperbaiki apa yang kurang pantas. Semoga kita Sehat Selalu, dan wabah ini bisa cepet hilang 🙏