
Pagi pagi sekali aku Berangkat keSekolah ,Kulihat Suasana Sekolah yang sudah sangat Ramai ,semuanya sibuk Mempersiapkan Diri bagi yang mengemban tugas penting saat Upacara Bendera untuk memeperingati Hari Kemeerdekaan Nanti.
Aku Duduk disebuah Kursi Panjang di depan Lab Multimedia ,Sudah dua hari aku dan Kak Ilham tidak bertemu dikarenakan Jadwal Praktek kami yang bertabrakan , Kalau aku masuk Pagi Kak Ilham Masuk siang dan begitupula sebaliknya. Membuat kami terpisah sementara waktu. Setidaknya, aku masih bisa mendengar suaranya setiap malam, Sedikit Perhatian Kecil darinya saja sudah membuatku senang .
*****
Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Berjalan Dengan Khidmat. Setelah Komandan Upacara menginstruksi Pembubaran Semua orang Mulai Pergi meninggalkan Barisan.
Aku Duduk Mengampar di atas Rumput bersandar di batang pohon sebagai tempat peneduh sambil meluruskan kedua kakiku Untuk sedikit meregangkan Otot Kaki yang terasa pegal karna terlalu lama berdiri. aku tidak melihat Keberadaan Kak Ilham Dari tadi mungkin dia tidak datang Pikirku.
" Ras, Haus banget gue, Beli Es yuk "
ajakku Mulai beranjak berdiri .
" Lo tunggu sini aja biar Gue yang beli, lama kalo ngajak lo "
Laras pergi meninggalkanku sendiri dibawah pohon.
" Tumben, Pengertian banget Lo " Teriakku sambil menatap punggung Laras yang mulai menjauh .
Ku Pejamkan Mataku menikmati Hembusan Angin yang Menerpa Wajahku ,terasa sangat menyejukkan.
Tak lama kepergian Laras ada yang menutup mataku dengan kedua telapak tangannya, Tak mungkin itu Laras Orang dia aja baru Pergi
" Ishh, Dingin tau!! "
aku berteriak merasakan sesuatu yang dingin menempel diwajahku,
Tak ada Suara darinya, Telapak tangan itu Masih saja menutupi kedua mataku .
__ADS_1
perlahan Kuraba tangannya, untuk Mencoba mengenali.
" Siapa sih !! Lepasin Gak..! "
Aku mulai kesal.
"awww, Udah, udah Sakit dekk "
Teriak seseorang setelah aku mencubit pergelangan tangannya dengan keras ,aku hafal dengan pemilik Suara itu . Aku tertawa melihat orang itu meringis sambil memegang tangannya
" Galak banget sih dek , "
Sungutnya, Lalu Duduk di depanku
" Abisnya Kakak jahil Banget " Balasku, masih Tersenyum .
" Orang cuma mau ngasih ini koq "
"Makasih iya, Kakak Tau Banget kalo aku lagi haus "
segera Meneguk minuman itu .
" Gue pasti tau semua tentang lo dek , "
Kata kata itu sudah sering kudengar setiap malam dari mulut Kak Ilham. Seperti biasa Kak Ilham memang menyebalkan Tapi juga menggemaskan bagiku. Tak ada yang bisa kulakukan bersamanya selain hanya menatap wajahnya yang Manis.
" Kakak Pake Tema apa buat Karnaval nanti? ". Tanyaku
" Kakak gak ikut , Itukan cuma buat kelas X sama XI Paling nanti gue cuma Bagian yang moto sama Videoin "
__ADS_1
Jelas Kak Ilham Aku hanya mengangguk mendengar Penjelasannya.
Tiba tiba dia tersenyum Miring Ketika melihat Wajahku, dia menatapku dengan Lekat membuatku jadi salah tingkah.
" Kenapa Kak? " Tanyaku
" Enggak papa, Kangen aja "
Jawaban Itu membuatku tambah Malu, Aku menunduk pura pura mengecek Handphoneku, Aku tak ingin Kak Ilham melihat Pipiku yang memerah karna omongannya .
" Dek, Kakak Mau ngomong sesuatu "
Dia mengambil tanganku untuk digengam Kulihat Wajah Kak Ilham begitu Serius, menatap mataku dengan hangat .
" Lo mau.Gak ..... " Tiba tiba saja Ucapannya terpotong sebelum selesai karna suara Panggilan Laras.
" Dee, Lo dipanggil sama Bu Poppy disuruh Kumpul ke Salon Xx katanya mau di Makeup in "
Aku langsung menarik tanganku dari gengaman Ka Ilham lalu beranjak berdiri.
" Lo dipilih jadi Kelompok Baju Adat Iya dek? " Tanyanya.
" iya kak "
" Kok gak bilang semalem "
tanya sambil mensejajari langkahku.
" Kakak kan gak Nanya, Aku pikir Kakak Juga sudah tau kan Kakak Osis "
__ADS_1
Aku langsung bergabung dengan semua orang yang telah menungguku dari tadi.