ISTRI PILIHAN KAKAK

ISTRI PILIHAN KAKAK
EPISODE 17 . Sakit Part 2


__ADS_3

Aku masih Memejamkan Mataku. Sakit kepalaku Belum Juga Berkurang. Terdengar Riuh suara anak anak yang berburu makanan di Pintu Gerbang .


Haus? Lapar? Bahkan semua ini gak terpikir di kepalaku saat ini. yang ku butuhkan cuma berbaring dan Istirahat.


Lalu aku Teringat pada sosok Kak Ilham. Penyemangat baruku berangkat sekolah..


" Dia nyariin aku gak Iya " gumamku. .


Aku ingat Ternyata Handphoneku juga tertinggal di Kelas. aku kembali memejamkan mataku.


" Deek "


Aku kenal betul dengan pemilik suara itu. tangannya terasa dingin menyentuh lembut pipiku .


Perlahan aku membuka Mataku. mencoba bangun duduk bersandar . Aku tak perduli bagaimana bentuk wajahku saat ini.


" Kakak kok tau aku disini " tanyaku pada Kak Ilham.


Kak Ilham duduk mendekat di pinggir Ranjang UKS.


" Kakak tadi nyariin kamu, mau ngajak makan bareng. tapi kata temen kamu, kamu Sakit dan lagi Di UKS . Jadi Kakak kesini " jelasnya.


satu tangannya menggenggam tanganku dan tangan satunya lagi merapikan Rambutku.


Aku tersenyum menurunkan tangannya dari kepalaku. Sumpah demi apapun saat ini aku amat sangat tak berdaya gak ada drama sedikitpun yang kubuat buat.


" Pulang aja Yuk, Kakak anterin " Tawarnya.


" emang Boleh " tanyaku.


Dia tersenyum Lalu Pergi Meninggalkanku.


Taklama dia datang dengan membawa Tasku

__ADS_1


" Yuk " ajaknya meraih tanganku. dan akupun mengikutinya. kuikat Rambutku berbentuk BUN sedikit berantakan membiarkan anak rambutku terburai tak ikut terikat.


Kulihat semua Teman Bingung Melihat kepulanganku yang lebih awal.


Kak Ilham sudah Menghidupkan mesin motornya .


" Pakek Ini " Kak Ilham melepaskan Jaket yang dipakainya dan memberikannya padaku.


kupakai jaket itu . Wangi Parfum yang biasa dipakainya Tercium dari sana . Kak Ilham menjalankan Pelan Motornya sambil mengelus kepalaku untuk bersandar di bahunya . Kak Ilham berhenti disebuah apotik aku duduk menunggu. Lalu dia mengajakku mampir ke penjual Bubur.


" Makan Dulu Iya " ucapnya.


Dia duduk disampingku sambil Membawa semangkuk Bubur.


" Aaa " Ucapnya menyodorkan Sesendok bubur Di depan mulutku. akupun menerimanya. Bubur itu berasa pahit dimulutku. tapi aku mencoba menelannya untuk menghargai Kak Ilham.


Disepanjang acara makan aku hanya diam menatapnya yang begitu perhatian merawatku


Satu suapan, Tiga suapan.


" Kak Udah kak " Pintaku.


Kak Ilham memberikan kantong yang berisi obat yang dibelinya tadi.


" Nanti Diminum Iya obatnya " Ucap Kak Ilham


" Makasih iya Kak, Kakak Perhatian banget sama aku . "


" Buat apa makasih sama pacar sendiri. Inget nanti kalo kakak sakit dirawat juga " Katanya sambil menyentuh Pipiku.


aku merasa Beruntung sekali bisa berpacaran dengan Kak Ilham Dia sudah baik mau merawatku disaat aku sakit sepeerti ini, dia sudah seperti pengganti ibuku disaat ini. mengingat aku hanya tinggal bersama


Kakak Iparku itu. Mana mungkin dia memperdulikanku disaat seperti itu, melihat sikapanya itu. membuatku segan untuk berbicara padanya.

__ADS_1


Kak Ilham Mengantarku sampai di depan rumah. kulihat mata tetangga menatapku penuh selidik.


" Makasih iya Kak " ucapku setelah turun dari motornya.


" Iya sama sam "


" gak mau mampir dulu" tanyaku


" kakak kamu ada? " tanya Kak Ilham


" Gak ada, Kakakku udah Pergi tadi Pagi. " jawabku.


" ya udah lain kali aja. kalo gitu . pulang dulu iya. jangan lupa istirahat " ucapnya Pamit.


" iya Kak " .


kulihat Perlahan Motornya mulai menjauh. Tak kuperdulikan beberapa mata yang menatapku.


aku memilih masuk kedalam Rumah.


" Pacar kamu itu " tiba tiba Kakak Iparku sudah muncul di balik pintu.


" bukan, Hari ini aku sakit jadi kakak itu disuruh guru buat nganter aku pulang " jelasku singkat .


mendengar jawabanku kakak iparku berlalu begitu saja meninggalkanku sendirian.


" Lihat bahkan dia tidak memperdulikan keadaanku sedikitpun " batinku berlalu masuk kekamar.


Aku merbahkan tubuhku sambil melepas sepatu dan kaos kaki.


"maafin aku iya Kak, aku belum berani mengakui kamu. tapi mungkin nanti pasti aku bakal ngakuin kamu "


Lalu aku terlelap sambil Memeluk jaket Kak ILham.

__ADS_1


Jangan Lupa Like, Komen dan Votte iya. jangan lupa klik favorit iya.


happy reading.


__ADS_2