
Malam hari Risa sangat sibuk belajar untuk mempersiapkan ujiannya Nanti, Risa anak yang Pintar disekolah Dia cukup dikenal dengan prestasinya disekolah bukan karena kecantikan atau kepopulerannya . Menurutnya dengan keadaannya yang seperti ini dia tidak mau mengecewakan Orangtua serta Kakak kakanya yang selalu mensuportnya
"Risa, " Suara Ibu Nita memanggil dan mendekati Risa
"ada apa Bu? " jawab Risa Menoleh Ibunya
" Tadi Abang Rendi menelpon dia menanyakan gimana sekolah kamu dia berpesan supaya kamu rajin belajar dan mendapatkan nilai memuaskan saat Lulus Nanti Rencana kakak kamu akan mengajak kamu Bekerja kesana setelah lulus nanti. Apa kamu mau?? " Tanya Ibu Nita
Risa mengerti maksud dari pembicaraan ibunya itu . Risa adalah satu satunya anak yang dekat dengan Bu Nita dan pak Bambang. jikalau Risa Pergi Tentu saja mereka sangat kesepian.
"Risa nurut apa kata ibu aja, kalau ibu boleh Risa mau. tapi siapa yang menemani ibu sama bapak disini? " Ucap Risa lirih.
"Ibu dan Bapak bisa menjaga diri Sa, yang penting kamu sering sering jenguk ibu , Ibu juga ingin kamu bisa bahagia dan mencapai semua mimpikamu " Ucap Ibu Nita sambil Mengelus kepala Risa
"Iya, Bu . keinginan Risa hanya untuk membahagiakan Ibu dan bapak " balas Risa Sambil memeluk ibunya.
Jauh Didalam Hatinya Bu Nita sangat sedih bila harus ditinggalkan Risa. Tapi Bu Nita ingin yang terbaik agar Risa Mandiri dan mampu menompang hidupnya sendiri kelak.
Dikamar Axcel
__ADS_1
Axcel berbaring dikasur king sizenya sambil menatap langit langit kamar bernuansa Silvernya itu. Tiba Tiba Dia teringat akan Kejadian di Pesta Waktu Itu.
"Cewek Sialan " Gumam Axcel Tapi dia terringat kembali bagamaina Wajah Risa saat Mira dan Temannya Mempermalukannya di hadapan Teman Lain.
"Kasihan juga Dia " Axcel bergumam lagi
DiSekolah.
Pagi Harinya Risa berangkat Kesekolah dan bertemu dengan ketiga temanya itu.
"Hai Sa, " Santi, Irma dan Rini menghampiri secara bersamaan.
"Lo Gak apa apa kan Tadi Malem? apa Mira ngapa ngapin lo? " tanya Irma dan Risa Menjawab dengan anggukan kepala
"maaf gue gak tahu .Gue lagi sibuk sama Pesta gue ." Ucap Irma lagi
"udahlah Ir, aku ngerti koq lagian aku gak apa apa " Risa menepuk bahu Irma, Risa bahagia karena temanya itu sangat perduli dengannya
" lo berdua juga pacaran mulu. Mojok aja kerjaannya, sampe temen di tinggalin sendirian " ucap Irma sambil menoyor kepala Santi dan Rini
__ADS_1
"aish, Lo kayak yang sok polos aja Ir, Najis gue " Santi berbicara dengan nada Mengejek
" Awas lo bentar lagi mau lulus jangan macem macem mojok terus ntar loe anu lagi " Ucap irma
" ish, Pikiran lo kotor banger iya Ir, lo tu yang bau baunya selesai sekolah bakal nyebar undangan " Rini menimpali
Risa pun Hanya tertawa geli melihat tingkah temanya yang saling ejek padahal mereka bertiga sama aja gak ada bedanya .
Terlihat Axcel baru datang bersama Mira , Mira menggandeng tangan Axcel Mesra Menunjukannya dengan bangga kepada semua teman disekolah.
Risa terdiam melihatnya ,saat bersandingan seperti itu memang mereka sangat cocok yang satu ganteng dan yang satu cantik serta sama sama anak orang kaya sangat jauh berbeda dengan dirinya .
"aku Mah apa Atuh " batin Risaa
Axcel melewati Risa menatap wajah Risa sebentar dan akhirnya membuang muka sedangkan Mira tertawa penuh bangga
" Liat Tuh cewek Racun nempel nempel gitu sama Axcel, udah kayak Cicak aja nempel sana sini .dasar Gatel " Ucap Santi menatap tajam ke arah .
Tak lama kemudian Bel masuk berbunyi semua Siswa menghambur masuk ke dalam kelas Masing Masing
__ADS_1