
Semua terjadi begitu saja masalalu begitu kelam sering menghantui. Bagai roda berputar, terus seperti itu. Untuk pertama kali setelah 5 tahun aku kembali berbalut cadar dan semua tertutup pakaian begitu pula dengan wajahku.
Aku bersyukur karena ayah mengirimku ke madinah jika tidak, mungkin aku tidak bisa menutupi auratku dengan sempurna. Rasa cintaku hanya pada-Nya. Tersesat dalam dunia yang hanya sementara membuatku hancur.
Hari ini aku akan bertemu ayah setelah 5 tahun rasa bahagia menyelimutiku.
"AISYKA HUMAIRAH PUTRIKU" Terdengaran suara sangat ku kenal memanggilku.
"Masya Allah Ayah"ucap ku dengan sopan seraya menyalami Ayah.
"Bagaimana kabarmu nak??"sembari memelukku.
"Alhamdulillah Ayah"ucap lembutku
"Mari Sayang Kita ke Mobil"ucap Ayah berjalan bersamaku ke arah mobil.
"Ayah tidak bersama bunda..??"tanyaku pada beliau.
"tidak nak..!! bundamu sedang menyiapkan makan malam dirumah.."sahut Ayah padaku.
"apakah akan ada acara"tanyaku lagi sembari memasuki Mobil.
"iya nak.. Ada tamu yang akan berkunjung menemuimu"kata Ayah sambil menyetir."nanti setelah dirumah Ayah akan memberitahu suatu yang penting padamu"sambil mengelus kepalaku.
Aku melihat pemandangan yang sudah tidak pernah ku lihat selama 5 tahun belakang ini. Begitu banyak perubahan di sekelilingku. Hampir 45 menit Aisyka diperjalanan dan Mobil ayahnya mulai berhenti. "Alhamdulillah ayah Kita sampai juga"Ucap Aisyka membuka pintu seraya ia sangat ingin bertemu bundanya.
"Assalamualaikum"
"Wa'alaikumsalam"
"kakakkkk" teriak seorang gadis berusia 16 tahun ini.
"ya Allah Aiza sudah sebesar inikah kamu" ucap Aisyka peluk adik tercintanya.
"Kakak apa kabar?? Aku sangat merindukan kak.." ucap Aiza.
"Bunda..bunda"panggil Ayah
"iya Ayah..!!"sahut bunda"lihatlah anakmu sudah datang"kata Ayah sambil menarik bunda sedang di dapur.
"Anak bunda sekarang sudah menjadi wanita sholeha"Kata bunda kagum seraya mengelus kepala Aisyka.
"Alhamdulillah ini juga karena Ayah dan bunda aku bisa seperti ini"ucap dengan mata berkaca-kaca mengingat masalalunya.
"Jangan di ingat lagi nak yang berlalu"ucap bunda memeluknya.
"Aisyka sangat merindukan bunda"bisik Aisyka masih dalam dekap bundanya.
__ADS_1
"Lebih baik sekarang Aisyka istirahat dulu.!! sangat melelahkan dari perjalanan begitu jauh"ucap bunda merangkulnya pergi kearah Kamar Aisyka.
"tapi bunda bukan ayah ingin bicara suatu penting"lirih aisyka.
"tidak apa setelah selesai Aisyka istirahat Ayah akan bicarakan masalah yang Ayah bilang penting itu."ucap Ayah tersenyum.
Aisyka mulai menaiki menuju ke arah kamarnya. "Subnallah Kamar ini masih seperti dulu saat aku meninggalnya"ucapnya sambil melihat kamarnya.
Sore yang cerah selalu bersyukur karena Allah memberi nikmat-Nya pada Kita. Setelah menyelesaikan sholat Azharnya , Aisyka pergi keruangan tengah menemui ayahnya.
"Sore Sayang"Sapa ayah duduk menonton tv.
"Ayah, bukankah ayah ingin mengatakan seseuatu pada Aisyka"Tanya Aisyka dengan merundukkan kepalanya.
"Nanti malam akan Ada sahabat lama Ayah sekeluarganya berkunjung kerumah kita"jelas ayah, Aisyka masih merunduk diam menunggukan sang Ayah bicara.
"ini sudah jadi keputusan ayah dan bunda, Insya Allah kedatangan mereka untuk melamar Aisyka"perjelas ayah.
Aisyka sangat mengerti maksud ayahnya ingin menikahinya. Dengan hati besar Aisyka menerimanya dengan tulus.
"Apa Aisyka akan menerima lamaran anak sahabat ayah itu"Tanya Ayah
"Insya Allah apa yang menjadi keputusan Ayah dan bunda pastinya terbaik. Aisyka Ikhlas menerimanya. Bukankah menikah itu menyempurnakan ibadah"
"Aisyka bunda tidak menyangka kamu bisa sedewasa ini sekarang"ucap bunda terharu.
Ayah tersenyum bahagia putrinya itu. Matahari mulai terbenam menunjukan hari sudah mulai gelap.
"Alhamdulillah sudah adzan magrib, Ayah pergi sholat masjid dulu"ucap ayah melangkah pergi.
"Ayo bunda Kita sholat berjamaah di rumah bersama Aiza"ucap lembut Aisyka.
Aisyka, Bunda dan Aiza sholat jamaah bersama sedangkan Ayah di masjid sebagaimana mestinya. Laki-laki di anjurkan agar sholatlah di masjid.
Seusai menyelesaikan sholatnya. Aisyka, bunda Dan Aiza membantu bunda untuk para tamu. Di susul oleh ayahnya juga. Aisyka sangat beruntung memiliki Ayah dan bunda beserta adiknya."masya Allah begitu indah nikmat-Mu ya Allah melahirkan hambamu di tengah keluarga ini"gumam Aisyka dengan berbalut gamis pink muda dan terbalut cadar cantiknya.
"tit..tit.."
Terdengar klakson mobil dari luar teras rumahnya.
"wah.. kak itu pasti calon suami kakak datang"ledek Aiza adiknya.
"kamu ini"ucap Aisyka tersipu malu.
"Assalamualaikum"
"Wa'alaikum Salam"
__ADS_1
"silakan masuk, Mari masuk"ucap Ayah aisyka.
Mereka semua duduk sepasang suami istri beserta dengan seorang anak laki-lakinya dan seorang kakek yang umur sekitar 65 tahun.
"ternyata Cucu om Dirga terlihat tampan dan gagah dari di foto"ucap bunda Aisyka.
"maklum keturunan kakeknya 'DIRGANTARA'."jawab kakek.
"Mana calon istri cucuku"Tanya kakek.
"Aiza tolong panggil kakakmu"suruh bunda.
"kak.. bunda menyuruh kakak keluar"ucap Aiza.
Aisyka mulai melangkah keluar. Pandangan tertunduk malu terlihat dari mata Aisyka.
"nah itu dia anaknya"antusias Ayah menunjuk putri pertamanya.
Seorang pria melihat ke arah Aisyka. Dan berdecak kesal.
"Yang benar saja aku harus menikahi gadis bercadar ini"ucap seorang pria penuh tekanan.
"Na....bil.."bentak ayahnya.
Tampak kekesalan di wajah seorang Nabil Dirgantara itu. Pria Angkuh yang hobby clubing. Perlahan Aisyka terkejut mendengar suara seperti yang ia kenal pria tersebut.
"Na..bil.."gumam Aisyka "benar saja dia akan jadi suamiku"kata Aisyka dalam hati.
#flashback#
Anak sekolah berhampuran terlihat pria tampan, tinggi, putih pergi ke arah kelas ipa itu. Wangi ditubuh maskulin yang begitu harum. "Isyka.."teriak Nabil padanya.
"Nabil Aku bisa jelasin"memegang Nabil.
"Kamu bisa mengkhianati depan mataku bersama ketua osis brensek ini."cetus nabil keamarah membesar.
"aku..tidak"ucapnya langsung di sambung Nabil."Tidak apa bagaimana Aku begitu mencintaimu, ternyata kamu sangat busuk, kamu bagaikan ular berbisa"ucap kesal Nabil.
Nabil meninggalkan gadis itu menjauh. Itulah terakhir mereka saling bertemu sebelum Aisyka masuk pesantren di madinah.
#flashback berakhir#
Jantung Aisyka berdegup kencang saat mengetahui ia akan menikahi pria yang pernah dicintainya dulu semasa sekolah.
"kakek menjodohkanku dengan gadis yang hanya terlihat matanya saja"ucapnya kesal.
"Nabil Kita sudah sepakat jadi jangan coba menolak"ucap kakek tegas.
__ADS_1
Nabil tak bisa melawan kakeknya. Ia membisu terdiam mendengar kakeknya.
"Benar saja dia akan jadi istriku. Hari ku akan bosan bersamanya hanya terlihat wajah bercadar itu. Argh... Aku tak bisa mengelak perjodohan bodoh ini. ohh.. shit..aku harus hidup dengan gadis konyol ini."ungkap dalam hati kesal. Nabil berusaha menahan amarahnya begitu besar terhadap kakeknya. Ia tahu kakek mempunyai kartu kelemahannya itu membuat Nabil tak bisa menolak.