
Nabil pov
shit...Gimana aku bisa hidup dengan wanita cadar itu. Hidup aku bisa membosankan. kalau saja kakek tidak mengancamku. Aku tidak sudi menikahi wanita cadar itu secara pacarku lebih dari cantik dari wanita itu.
#flashback#
Nabil pulang dengan keadaan mabuk kakeknya sangat marah padanya. Pagi harinya kakek langsung memarahinya habis-habisan.
"Nabil BANGUUN"
"nak..bangun" ucap mama iren, ibunda Nabil tercinta sangat menyayangi Nabil.
Iren membuka jendela kamar anaknya tersebut. Tersilau Mata nabil terkena cahayanya "mah.. ini masih pagi"ucap Nabil mulai mengucek kedua matanya.
"kakekmu sudah menunggu dibawah, Mandilah lalu turun kalau tidak kakekmu bisa marah besar."tutur mama Nabil mengusap lembut rambut tebal pria itu.
Setelah beberapa saat Nabil turun ke ruangan makan yang sudah di tunggu oleh kakeknya yang begitu displin. Nabil turun dengan wangi maskulin begitu menggoda wanginya, menggunakan kemeja biru yang sangat cocok dengan kulitnya.
"pagii kek"Sapa Nabil sembari duduk di kursi tempat ia makan.
"cepat habiskan sarapanmu, kakek ingin mengatakan suatu yang penting"ucap kakeknya penuh kemarahan pada cucunya itu.
Dengan cepat Nabil menyantap makanannya.
"sekarang Aku sudah sarapan,katakan apa yang ingin kakek katakan"tanya Nabil membersihkan mulutnya dengan tisu.
"tadi malam kamu pulang dengan mabuk lagi, kapan kamu dewasanya Nabil. apakah kamu tak bisa berhenti meminuman alkohol."tegas kakeknya Nabil.
Nabil hanya diam mematung sambil memainkan ponsel di tangannya.
"Nabil matikan ponselmu, dengarkan kakek bicara"ucap kakek penuh tekanan.
"Kakek daritadi bukannya Nabil sudah mendengar ocehan kakek yang tak penting."jawab dengan santai.
"baik kalau itu maumu kakek akan to the point saja, malam ini Kita sekeluarga akan kerumah sahabat lama papamu."ucap kakek menegaskan cucunya.
"Dan Kita akan datang untuk khitbah putri sulungnya."sambung kakek.
"Kakek ingin menikahi papa lagi"tanyanya polos.
"Nabil, dengarkan kakek sampai selesai baru bicara." lirih kakek menatap Nabil penuh tajam.
__ADS_1
"Kakek akan menikahi kamu dalam waktu dekat dengan putrinya."jelas kakek.
"Apaaa"teriak Nabil mengeryit alisnya.
"kakek tidak Ada kata bantahan"tegas kakek.
"kuliah saja belum selesai gimana mungkin kakek meminta aku menikah dengan wanita takku kenal"ucap Nabil mulai protes.
"Sekali saja kamu membantah, fasilitas hidupmu sekarang akan kakek cabut dan kakek akan hapus namamu dari daftar warisan."ancaman kakek dengan tegas.
"lihat lah pah, mah.. kakek mulai mengancamku. Kenapa kalian diam saja"ucap Nabil meminta pembelaan walau pun ia tahu akan sia-sia.
"nak, yang kakek lakukan untuk kebaikanmu. Hidupmu pastinya akan lebih baik jika bersama gadis ini."ucap iren mama Nabil lembut sambil memegang erat tangan putranya di atas meja.
"KALIAN SEMUA TAK ADIL. SEENAK SAJA KALIAN MENGATUR PERNIKAHANKU"Cercaan Nabil meninggalkan meja makan lalu pergi.
#flashback berakhir#
Hari ini akan akan melepas masa lajang. Entah Aku mampu atau tidak hidup bersama gadis bercadar itu.
Aisyka pov
Semoga takdir-Mu ini pria yang baik agamanya, akhlaknya, dan bisa mencintaiku karena Allah.
Untuk pertama kalinya aku tegang. Akad nikah yang diadakan di sebuah masjid tak jauh dari rumahku. Saat calon suamiku Nabil Dirgantara mengucapkan ijab kabul yang ku dengar jelas dari salah satu ruang tempatku menunggu. 'DENGAN MENGUCAP BISMILLAHIRAHMANIRAHIM SAYA TERIMA NIKAHNYA AISYKA HUMAIRA BINTI ABI MANYU DENGAN MAS KAWIN PERANGKAT ALAT SHOLAT DI BAYAR TUNAI'.
"bagaimana para saksi sah"tanya penghulu kepada saksi pernikahan.
"SAH"jawab saksi kompak.
"alhamdulillah"ucap para tamu.
Dari Aisyah r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Menikah itu termasuk dari sunahku, siapa yang tidak mengamalkan sunnahku, maka ia tidak mengikuti jalanku. Menikahlah, karena sungguh aku membanggakan kalian atas umat-umat yang lainnya, siapa yang mempunyai kekayaan, maka menikahlah, dan siapa yang tidak mampu maka hendaklah ia berpuasa, karena sungguh puasa itu tameng baginya.” HR. Ibnu Majah.
Kini aku telah menyempurnakan agamaku dengan menikah, betapa sangat bersyukur hati ini. Nabil yang kini telah menjadi suamiku, ia datang menjemputku untuk menyelesai pernikahan kami yang sakral. Ia datang dengan jazz hitamnya. "subnallah begitu indah ciptaan-Mu"batinku sambil ku gandeng mesra suamiku.
Langkah demi langkah kami lalui menuju pelaminan. Setelah Aku dan Nabil duduk penghulu mempersilakan Nabil memakaikan cincin pernikahan kami. Ia mulai memasang, tubuhku rasa gemetar.
Nabil mulai memasangkan cincin pernikahan kami di jemari manisku. Aku pun mulai mencium punggung tangan suamiku dengan rasa hormat walau awalnya aku begitu gugup karena aku tidak pernah menyentuh pria yang bukan mahramku selama lima tahun belakang ini.
"sekarang suami boleh cium kening istrinya, kalau selebih itu nanti ya tunggu di kamar."kata penghulu mulai mengejek kami.
__ADS_1
Nabil akhirnya mencium keningku dengan mesra. Ya Allah aku tak tahu rasa debar apa yang ku rasakan.
Akad pernikahan kami telah selesai, kini aku dan Nabil sah menjadi suami istri. Para tamu mulai memberi selamat pada kami.
"Eh Aisyka gadis cadar, lo gak ngundang teman-teman lo?"bisiknya cetus padaku.
"Tidak, bukannya kamu tahu aku baru pulang Indonesia jadi pastinya aku tidak tahu tentang teman-temanku lagi."jawabku tenang.
"bagus lah karena gua juga gak mau teman lo atau gua tahu kalau Kita udah nikah"ucapnya suamiku penuh sedikit tekanan.
"kenapa?"tanyaku singkat.
"yah sudahlah jangan banyak tanya"jawabnya singkat.
Akhirnya resepsi pernikahan yang kami gelar di aula hotel bintang lima milik keluarga Dirgantara di Jakarta Alhamdulillah acaranya berjalan dengan lancar.
"Wanita yang telah resmi menjadi istri Nabil Dirgantara ternyata memiliki paras cantik yang tidak di ketahui banyak orang bahkan sang suami tidak mengetahui bahwa istrinya sangatlah cantik itu sosok sangat ia kenal."
*******
Malam semakin larut dan sudah menunjukkan pukul 22.00 wib, acara resepsi pernikahan Nabil dan Aisyka pun selesai dua jam yang lalu.
Saat ini Nabil, Aisyka, kakek dan kedua orang tua Nabil bersisiran menuju lorong Lt.10 tempat dimana Nabil dan sekeluarga menginap.
"sekarang sudah semakin malam, lebih baik kalian beristirahat"ucap mama Nabil dengan lembut.
"Dan Nabil perlakukan istrimu dengan baik"tegas kakek.
Nabil hanya menjawab seadanya."hmm"jawabnya singkat.
"Aisyka jika nabil mulai memperlakukanmu tidak pantas katakan saja sama papa."ucap papa manis kepada menantu kesayangannya.
"Aisyka sini mama mau bicara"ucap mama menarik aisyka menjauh.
"mama ingin bicara apa Insya Allah akan mendengarnya dengan baik"tutur Aisyka lembut.
"Sayang.. kamu bisa kan sedikit bersabar kepada Nabil. Saat ini Nabil memang tidak mencintaimu, buatlah Nabil memcintaimu. Mama yakin kamu bisa buat Nabil berubah jadi lebih baik."pesan mama Nabil kepada menantunya.
Aisyka menggaguk setuju, mama iren tidak mengetahui bahwa Aisyka sangat mengenal tingkah laku suaminya itu.
Aisyka menerima Nabil dari segala kelebihan dan kekurangan Nabil. Aisyka tahu Nabil tidak begitu paham dengan agama, hidupnya hanya mencintai dunia.
__ADS_1