
AISYKA SIDE
Pada pagi harinya aku seperti biasanya menyiapkan sarapan untuk Nabil. Aku tak perlu lagi menyembunyikan wajahku di hadapan Nabil.
Nabil turun dengan wajah marahnya.
aku masih menyiapkan sarapan di meja. Ia menghampiriku dan melemparkan semua kertas dihadapanku.
"BACA"ketusnya melempar kertas di atas meja. Aku terkejut dengan sikapnya.
Aku menghela nafasku melihatnya. "ini kertas apa"tanyaku.
Ia duduk di kursi tempat biasa Nabil duduk. "baca dan pahami sekarang"jawabnya dengan wajah yang datar.
Aku mulai membaca kertas tersebut yang isi intinya
~Kami tidak boleh saling mengurus urusan pribadi masing-masing, setelah setahun menikah kami harus bercerai. Tidak boleh sekamar.~
Saat aku baca surat itu, air mata langsung saja menetes membasahi pipiku.
"astagfirullah pernikahan ini bukan permainan. Pernikahan ini sakral dan di saksikan oleh Allah gimana mungkin aku bisa mempermain kan Allah atas kontrak ini"ucapku sedikit tekanan seraya menangis di hadapan suamiku.
"Jangan coba menceramahiku, Aku minta tanda tangani surat ini sekarang,"sambungnya menepuk meja dengan kuat.
Tangis ku semakin menjadi,Rasanya ini bukan pernikahan yang aku impikan. Nabil pergi meninggalkanku tanpa sarapan dan keluar membanting pintu. Aku yang terpaksa menanda tangani surat itu.
Hari ini aku memutuskan untuk tidak kuliah karena saat ini pikiran kacau lebih baik aku menenangkan hatiku yang hancur.
Aku membereskan rumah, mencuci dan melakukan semua aktifitas di rumah.
Di siang hari aku pergi keluar, aku berpikir di Jakarta aku hanya punya satu teman yaitu dewi. Sepertinya Aku tidak perlu menutupi siapa diriku.
Aku bergegas menemui dewi dirumahnya, karena hari ini kelas pagi saja pastinya dewi Ada dirumahnya.
Di depan rumah dewi walau pun sedikit ragu tapi aku tak punya sahabat selain dewi yang ku kenal.
***
Dewi sedang mengerjakan tugas di laptopnya sambil mengemil popcorn.
~tok..tok..~
Assalamualaikum..
CEKLEK!!
"Wa'alaikum Salam"ucap mama dewi. "maaf nak cari siapa "ucapnya lembut.
"maaf tante dewinya ada, aku teman kampus dewi,"ucap Aisyka ramah yang berdiri di ambang pintu rumah dewi.
"Ada Sebentar ya tante panggil dulu"jawab mama dewi."Ayo masuk dulu dan silakan duduk"ujarnya mempersilakan duduk.
"na'am tante syukron"ucap aisyka seraya langsung duduk sofa di ruang tamu dewi.
__ADS_1
Tak lama kemudian dewi turun. "Aisyka.. lu ternyata"teriak kegirangan. Ia langsung duduk di samping Aisyka.
"afwan aku ganggu ya"ucap Aisyka gak enak.
"apaan sih lu, enggak lah. Kamar gue aja yuk"menarik tangan Aisyka.
"duduk aisyka, mau minum apa gue ambilin"kata dewi menawarkan minuman.
"Gak usah dew,"ucap Aisyka.
"gue buatin yang segar-segar ya, lu tunggu sini"kata dewi seraya langsung menghembus pergi.
"dewi..dewi dari dulu masih sama kayak dulu"gumam Aisyka menggeleng.
Aisyka membuka cadarnya karena tidak ada siapa-siapa kecuali ia dan dewi. Isyka mulai melihat kamar isyka masih sama. Dan terdapat foto isyka bersama dewi. membuatnya tersenyum bahagia.
Dewi masuk Kamar melihat isyka yang melihat fotonya bersama sahabatnya.
"itu isyka sahabat gue, Mantan pacar Nabil"seraya meletakkan minuman dan cemilan.
Isyka berbalik kan wajahnya membuat dewi terkesiap."ISYKAA"teriak dewi kaget.
"iya dew ini aku isyka sahabat kamu sekolah dulu"ucapnya mulai mendekati dewi.
Dewi mencubit sahabatnya itu karena geram.
"kenapa lu gak bilang, lu tu isyka"Tanya dewi kesal.
"sakit dew, kamu tuh ya gak berubah dari dulu,"ucap nya senyum.
"Dia udah tahu gue isyka"ucap isyka tak bersemangat.
"What"balas dewi melototi isyka.
Isyka mulai tertunduk lemah dan menarik hela nafasnya."kami berdua di jodohi karena itu Aku pulang ke Indonesia permintaan Ayah."
"jadi lu sama Nabil akan segera nikah"Tanya dewi penasaran.
"aku sama Nabil udah menikah"sambung isyka berhasil membuat dewi belalakan.
"lu sama Nabil udah nikah"ucapnya mengeryit dahinya.
Isyka mengangguk"iya gue sama nabil"ucapnya terteguk.
"Terus selama ini lu dimana gitu aja lu menghilang, itu yang buat Nabil benci sama lu."jelas dewi.
flashback on
isyka pov
*aku pergi mencari Nabil untuk menjelaskan kesalah pahaman. aku bertemu Nabil di aula "Sayang aku mau bicara"ucapku menarik tangan Nabil.
"pergi aja kamu sana dengan ketua osis sialan itu"menepis tangannya dan mendorong isyka hingga terjatuh.
__ADS_1
Isyka menangis pergi dengan kemarahan.
Sepulang sekolah aku tidak berusaha pulang kerumah. Aku pergi ke club meminum whysky begitu banyak, Aku merokok disana tanpa sengaja Ayah disana menemani kliennya dan melihatku disana.
Ayah marah besar menamparku depan umum, Aku terkesiap melihat Ayah. Ia langsung menarikku dengan kemarahannya.
Sesampai dirumah tanpa pikir panjang Ayah mengemas bajuku dan mengirimku ke Madinah.
flashback off*
"jadi itu alasan lu menghilang"Tanya dewi kesal.
Isyka mengangguk. "kurang ajar ini semua Salah Nabil"celetuk dewi marah.
"sudah dew, semua terjadi ini takdirnya Allah"sahut isyka.
"hubungan pernikahan lu sama nabil gimana"Tanya dewi.
"masalahnya sekarang Nabil menawarkan nikah kontrak"ucap isyka membuat dewi semakin marah.
"tuh anak gak ada otak ya,"Desis dewi geram.
"aku bingung harus tanda tangan atau tidak"tanyanya menggigit bibirnya.
"gue punya ide gimana ikuti aja mau dia setelah seolah lu gak peduli dia"seraya memetik jarinya.
"tapi nanti aku dosa,"ujar isyka mengerucut bibirnya.
"sekarang gini dia aja belum laksana tugas sebagai suami, dia harus tahu lu juga manusia"ngedumel dewi.
Setelah berbincang cukup lama isyka pulang cukup larut malam tak terasa banyak hak yang di ceritakan pada dewi.
Dirumah Nabil yang udah pulang lebih dulu.
CEKLEK..!!
"ASSALAMUALAIKUM"Salam isyka.
"darimana aja jam segini baru pulang, kelayapan kemana"cetus Nabil yang menonton tv.
"Ini surat kontraknya, Aku udah tanda tangani."tanpa menjawab pertanyaan suaminya ia langsung bergegas masuk kamar tanpa kata-kata.
"eh dasar istri nyebelin lu bukannya di jawab. GAK SOPAN!!"judes Nabil melirik istrinya menaiki tangga.
Nabil melihat surat telah di buatnya itu. "benar gak ya yang aku lakukan"ucap Nabil mengerut Dahi bingung.
Isyka mandi dan beres mengganti baju nya yang terlihat seksi. Ia turun karena lapar ingin masak sesuatu yang bisa di makan. Nabil melihat isyka yang terlihat cantik dengan tubuh eloknya. Secucur tubuhnya mulai berkeringat jantung berdebar melihat istrinya.
Isyka yang sedang masak sambil tergerai rambutnya. "ini isyka kok cantik bangeet sih"gumamnya memperhatikan isyka.
Isyka makan di meja makan. Nabil yang sedikit mengintip melirik di atas meja.
"itu makanannya cuma satu doang."Tanya nabil lapar mencium masakan isyka.
__ADS_1
"kan kamu bisa masak sendiri, jangan lupa Kita nikah kontrak jadi aku urus diri aku aja"jawab isyka santai seraya menyantap makanan tersebut.
Pernyataan isyka membuat Nabil kesal. Ia ingin marah pada istrinya yang cantik namun tertahan karena melihat wajah isykaa tanpa cadarnya.