
Resepsi pernikahan nabil dan aisyka berjalan dengan lancar telah digelar di hotel bintang lima ternama di Jakarta milik kakek Nabil. Seusai acara nabil dan aisyka menuju lorong LT 10 bersama kakek dan orang tuanya.
Nabil mulai memasuki kamar miliknya namun sejenak di hentikan kakeknya.
"Nabil tunggu"panggil kakek.
"Ada apa lagi kek?"tanya nabil dengan wajah melasnya.
"Nabil perlakukan istrimu dengan baik dan jangan buat masalah"tegas kakek.
"hmm"jawab Nabil singkat.
"aisyka jika nabil mulai melakukan suatu tidak baik, bilang papa ya sayang"ucap papa Nabil mengucap lembut kepala menantunya.
"Aisyka sayang sini sebentar mama mau bicara sama kamu"kata mama sembari menarik lembut tangan Aisyka.
"sayang tolong kamu bersabar menghadapi Nabil. Anak itu sikapnya sangat angkuh. mama harap kamu bisa buat suamimu jadi lebih baik"ucap mama sambil memegang lembut tangan Aisyka.
Tanpa di sadari mama nabil, Aisyka sangat mengenal betul sifat angkuh dan keras Nabil.
Aisyka mulai kembali berjalan berdiri di samping Nabil.
Kakek dan kedua orang tua Nabil sudah masuk kamarnya masing-masing.
"Ayo masuk.. kenapa masih diluar"tutur Nabil seraya menarik tangan Aisyka.
Aisyka mulai masuk kamarnya yang sangat indah selayaknya Kamar pengantin di tabur bunga mawar yang sangat wangi.
"mas nabil Mandi dulu, biar Aisyka siapkan pakaian mas Nabil"ucap Aisyka lembut.
"tunggu, kenapa lo panggil gua mas"Tanya Nabil.
"bukan sebagai istri sudah selayaknya menghormati suaminya."kata Aisyka sangat lembut.
Nabil mulai memajukan langkahnya. Ia menatap Aisyka lebih dekat membuat tubuh Aisyka gemetar. Ia semakin dekat sehingga hidung mereka mulai saling bertemu. Jantung Aisyka tak karuan berdegup begitu kencang.
"gua nikah sama lo terpaksa, lo udah hancurin hidup gua dengan nikah sama lo. Kalau saja bukan karena ancaman kakek gua gak sudi nikah sama wanita bercadar seperti lo."ucap Nabil penuh tekanan.
Aisyka hanya terdiam membisu. Hatinya hancur seperti desiran pasir tak menyatu. Mata Aisyka mulai berkaca-kaca mendengarkan ucapan suami yang ia cintai itu.
"Ya Allah aku berserah diri atas segala masalahku.
Ya Allah berikan hamba kesabaran menghadapi sikap suami hamba."
"astagfirullah"ucap aisyka menjatuhkan air matanya.
"Gua gak akan pernah nyentuh lo dan jangan sekali-kali lo buka cadar lo perlihatkan wajah lo di hadapan gua. NGERTI!!" bisik nabil di telinga aisyka lalu pergi untuk Mandi.
Walau seketika Nabil tersadar Ada rasa berbeda saat dengan istrinya.
__ADS_1
Nabil pov
Ada rasa berbeda saat kulihat jelas matanya. Mulai ku menjauh menyadari seperti mata itu pernah ku lihat tatapan begitu teduh.
Aku mulai menepis menyadari tidak akan mencintai wanita cadar itu. Aku mulai mengganti pakaianku. Sembari ku mulai keluar dari Kamar Mandi.
Sedangkan ku lihat Aisyka duduk di kasur pengantin kami yang telah di tabur bunga. Ia menangis tertunduk padaku.
"Aisyka gua mau pergi sama teman-teman gua jadi lo gak perlu tungguin gua"ucap sinisku menahan amarah.
"mas nabil kemana malam begini?"tanyanya membelakangiku.
"bukan urusan lo, gua kemana yang pasti jangan coba-coba memberitahu kakek"tutur kasarku menatap tajam padanya.
"kalau kakek nanya gimana"ucapnya masih duduk di kasur.
"lo harus bisa Cari alasan yang masuk akal. oke..!!"jawabku sembari menyisir rambut tebalku.
Ponselku mulai berbunyi.
"teng"
Berbunyi notifikasi grup whatapps genk kampreet
Aldo: Nabil jadi lo ikut ni, gua jemput di hotel.
Irfan: Gua udah di club nih.
Aldo: bil Gua udah di parkiran hotel kakek lo. cepat lo turun, Gua tunggu.
Nabil: Oke.
Nabil mulai melangkah pergi keluar parkiran dengan topi hitamnya agar tidak ketahuan kakek dan kedua orang tuanya. Nabil mulai mengendap-ngendap seperti mencuri. Akhir ia berhasil keluar dari hotel tersebut tanpa sepengetahuan kakeknya.
Nabil memang sudah menikah namun ia tetap membiarkan dirinya bebas.
"woii... bro.."Sapa Nabil masuk dalam Mobil.
"tumben lo gak biasaanya minta jemput"ucap Aldo yang menyetir.
"haha..biasa Gua takut kakek gua tahu kalau gua kabur"ucapnya cengegesan.
"kabur maksud lo, kabur dari Mana."Tanya Aldo Tak mengerti maksud Nabil. Aldo memang kerap tidak mengetahui bahwa sahabatnya dari zaman SMA itu telah menikah.
"ehmm Anu itu.."jawab Nabil mulai gugup.
"Anu..Anu.. Anu apaan ****"sahutnya kesal.
"sebenarnya tadi pagi gua di nikahi kakek gua"jawabnya melas.
__ADS_1
"APAAAA"teriak Aldo refleks mendadak hentikan mobilnya.
"serius lo, nikah sama siapa ristania."tanya Aldo penasaran.
"ya enggak lah, Gila lo kakek gua Mana suka sama rista , lo kan tahu kakek gua suka Cari kan gua istri sholeha bukan kayak rista"ujarnya mengerut.
"Terus berarti malam ini malam pertama lo dong"ujar Aldo mulai mengendarai mobilnya.
"iya menurut lo"cerca Nabil.
."Gua nikah sama dia gara-gara kakek. lo tahu bahkan Gua gak pernah lihat wajahnya."kata nabil kesal.
"gimana bisa lo gak pernah lihat wajahnya" tanya aldo.
"dia itu wajahnya di tutup cadar."celetuk Nabil"
"sumpah lo, brensek tinggalin istri lo"ujar Aldo.
Aldo tak menyangka jika sahabatnya itu bisa menikahi seperti itu. Aldo sangat mengenal Nabil. Semenjak sahabatnya itu patah hati dengan satu gadis di sma dulu. Nabil hanya mempermainkan wanita termasuk rista yang menjadi pacarnya setahun belakangan ini.
Bahkan Aldo mengetahui Nabil menjadi seliar ini karena frustasi cintanya di khianati. Karena sampai hari ini wanita yang membuat patah hati sahabatnya itu tiba-tiba menghilang.
Aldo dan Nabil akhirnya sampai dan memasuki club tersebut. ketika masuk Ada seorang dari belakang memanggil Nabil.
"Nabil"
"honey"
teriak seorang gadis melambaikan tangannya dari kejauhan.
"rista sayangku"ucap Nabil sembari memeluknya lalu mencium pipi kiri dan kanan pacarnya. Entah perasaan apa Nabil mulai merasa bersalah karena mencium Dan memeluk rista pacarnya.
Ia pun langsung menepis perasaannya. masuk ke dalam bertemu sahabat yang lain.
"bro..."Sapa Nabil pada sahabatnya.
Nabil duduk di samping rista. Mereka minum beer begitu banyak, Nabil mulai setengah mabuk.
Rista mulai menggoda Nabil namun di tolak Nabil secara perlahan. Walaupun Nabil tidak menyukai pernikahannya tapi ia menjaga apa yang tidak semestinya.
Nabil hanya terus menambah minumannya, tidak seperti sahabatnya menggoda gadis diclub tersebut itu
Nabil mulai gelisah memikirkan istrinya di hotel tanpanya apalagi perbuatannya yang begitu kasar sebelum ia pergi tadi.
Sebenarnya semenjak menatap mata Aisyka Nabil mulai tak henti memikirkan mata indahnya. padahal Nabil tidak melihat wajah istrinya.
"hanya dengan mata wanita cadar itu menggodaku."
"ohh shittssss kenapa otak ku jadi mikir wanita itu"
__ADS_1
batin Nabil mengerutu.
Nabil mulai terdiam menghela Nafas memikirkan perbuatannya malam ini.