It'S Okay To Be Ugly

It'S Okay To Be Ugly
CHAPTER 1


__ADS_3

🍁


CHAPTER 1


Panggilanku SABIT, Aku mempunyai Kakak laki-laki yang merupakan Saudara Kembarku yang bernama PURNAMA beda usia kami hanya selang beberapa Menit, Perbedaan Kami Ibarat Bulan Sabit dan Bulan Purnama, Purnama sangat membentuk Bulat Indah Sempurna sedangkan Sabit hanya Setengah dari Kesempurnaan itu. Purnama yang Seutuhnya Terang sedangkan Sabit Separuh Terang dan Separuhnya lagi Gelap.


Tanda hitam di sebelah pipi ku ini belum ada saat aku lahir. Tanda ini kudapat karena sebuah Kecelakaan Kecil yang dilakukan oleh Ibuku, Saat itu Ibu memberi ASI pada kakakku Purnama dan Air Susu itu tidak sengaja Tumpah di Pipi kananku. Pada Saat itu aku sedang berada tepat di samping kakakku, Ibuku telat menyadari hal itu karena ketiduran Akibatnya Air Susu tersebut membekas pada kulitku yang tipis dan Menyebabkan Kemunculan Tanda Merah dipipi kananku. lalu lama kelamaan Menjadi Hitam seiring Pertumbuhan ku.


Ayahku marah karena hal itu, seolah jijik dan tidak mau terima apa yang terjadi kepadaku. dan Sampai sekarang Ia Enggan Menganggapku Seorang Anak yang Sempurna. Setiap kali Aku melihat Mata mereka, terdapat Kebencian di Mata Ayah dan Kakak Laki-laki ku. Mereka yang seharusnya jadi pelindungku, Namun ternyata tidak sesuai dengan apa yang aku harapkan.


🍁


Terik Matahari yang Melekit jam 2 siang itu sudah Cukup membuat Pakaian Sekolah basah karena keringat.


Satu Kaki diangkat ke atas, Kedua Tangan di taruh di Atas Kepala dan berdiri tegap Sambil berusaha menjaga keseimbangan agar tidak jatuh. Kalau Jatuh akan Lebih Parah lagi hukumannya, yaitu Pukulan Penggaris Legend dari Bu Ami. dan Suara Gelak Tawa Bising yang terdengar di dalam Ruang Kelas mengarah pada diriku yang sedang di Hukum berdiri di depan Kelas. Beberapa anak kelas lain yang lewat berbisik-bisik mengejekku, Ini sudah kesekian kali aku di hukum karena kesalahan yang tidak Aku lakukan. Betis Kaki dan Pelipis yang sudah Merah Lebam menjadi Makanan Sehari-hari bagiku di Sekolah. karena Pukulan dari Hukuman tersebut, tidak hanya disekolah. di rumah pun Aku sudah terbiasa Mengalami hal itu.


"Sabita, ibu sudah berkali-kali bilang ke kamu Tugas Dikerjain, dibuat sendiri, jangan nyalin punya Temen. Kalau terus begini Kamu bakal Ibu Keluarin di setiap Jam Pelajaran! Mau kamu?!" bentak Bu Ami.


"Tapi Bu..." balasku lirih mencoba menjelaskan alasan untuk yang kesekian kalinya.


"Tapi apa!? huh! Kamu mau bilang buku kamu diumpetin oleh Teman-teman Sekelasmu gitu? Sudah ya! Ibu capek dengerin alasan kamu terus!" belum sempat aku menjawab Ibu Ami sudah Mengeluarkan Beribu Kalimat.


"Bener tuh Bu, hukum aja si Cepel lagian banyak alasan sih" Tambah salah seorang murid.


Dan tak lama kemudian Bu Ami menerima panggilan Telepon. "Oh ya hallo pak. Oh oke pak, baik. Sekarang ya pak? Emm.. Baik siap pak." Bu Ami pun menutup teleponnya.


"Anak-anak tetep di kelas ya, ibu mau menemui Kepala Sekolah." sambung Bu Ami dan berlalu pergi menuju Ruang Guru Sementara Aku masih tetap pada posisi Semula. Siswa-siswi yang berjalan melewatiku tak seorang pun yang memperdulikanku dan hanya ada Ejekan dari mereka, belum lagi Suara Ejekan dari Teman sekelasku yang berada di dalam Ruang kelas.


"Update status dulu ah! Si Cepel kena hukuman broo.. Padahal bukunya kita yang ambil wkwkwk.. otw post!" kata GEVAN.


"Oy Pur, Lu gak mau nolongin adek lu gitu? " sambungnya menambahkan pembicaraan pada kakakku yang sibuk ngegame.


"Najis, Dia Bukan Adek gue " Balas Kakaku yang masih fokus main game.


"Kalau adek gue Secantik Ralyn ya gue akui." sambungnya dan membuat Seluruh Isi Kelas Menertawakanku.


Ralyn Siswi ter-Cantik dan Pintar di kelas itu tidak terlalu menghiraukan apa yang dikatakan Kakakku barusan karena baginya sudah biasa Mendapat Pujian dan Populer. Mendengar perkataan Kakakku tersebut sukses Membuat Mataku berkaca-kaca bagaimana tidak, Disaat seperti ini Kakakku sendiri bahkan tidak bisa melindungiku dan menjelaskan yang sebenarnya kepada Bu Ami.


karena Buku Tugas ku Diambil Gevan dan disalin jawabannya oleh Seluruh teman sekelas kecuali Ralyn. ya, karena Ralyn memang sudah pintar dia peringkat 2 dikelas dan aku di posisi pertama. terkadang Aku berpikir Seorang gadis Sempurna seperti Ralyn pun bahkan Terlihat bodoh ketika Melihat ketidakadilan dan Kebohongan yang sering dilakukan Teman-temannya kepada anak yang lemah sepertiku ini atau mungkinkah dia sedang menjaga Image? tapi tidak apa, walaupun itu Aku sangat beruntung. Karena di Sekolah Aku ini Murid yang berprestasi, Mungkin murid-murid disini iri kepadaku termasuk Ralyn dan Kakakku karena itu mereka membiarkan semua ini terjadi.


"aduh..." lirihku


"kenapa? sakit ya? haha makanya Cepel Tugas tuh dikerjain!" Ejek Gevan sambil Memegang Pipiku yang lebam.


"argh!! Singkirin tanganmu itu bangsat!" kataku geram dan menepis Telapak Tangan Gevan.


"Wtf! dah berani lo ya, Heh.. denger ya denger.." Tak berhenti dari situ kali ini gevan Mendekatkan wajahnya ke hadapanku dan menepuk2 pelan pipiku yang lebam.


"Lain Kali Tas lu di kunci ya. Maaf gua yang ambil Tugas lo. habisnya sih.. semenjak kita gak deket lagi lu jadi pelit ama gua. yaudah nih sebagai permintaan maaf, nih Krim luka buat wajah lu. biar wajah lu yang jelek gak tambah jelek".sambung Gevan sambil memberikan Sebuah krim luka ke telapak tanganku.


"Woy Gevan! Lu Lagi ngapain ama Cepel. Aciee.. Cie.. ihiww!! " Teriak Salah satu Anak dari dalam Kelas.


"Wah! Gevan Lagi PDKT tuh man teman!hahaha" saut yang lain.


"Uhuyy ciee ciee" sorak riuh dari dalam kelas.


"Najis!" Teriak Gevan Kesal dan Pergi.


Aku pun Menatap Krim yang diberikan Oleh Gevan dan langsung Meremas nya.


"Gak usah sok baik!" gerutuku. Sikap Gevan seperti inilah yang mengingatkanku kembali akan kenangan buruk tentang nya. Sakit,Nggak Mau percaya lagi, dan Benci!.


🍁


(Flashback« Masa Orientasi Sekolah / MOS)


Saat itu Semua Murid Baru Di suruh duduk berkumpul di lapangan dengan membentuk lingkaran. Lalu Kami Memainkan sebuah Permainan Sambung Kata dimana yang Kalah Akan bernyanyi duet, dan Hari itu Aku kalah dengan Gevan. Akhirnya kakak osis pun Menyuruh kami berdua maju ke tengah lingkaran dan menyanyikan sebuah lagu.


Saat Aku berdiri ditengah, Semua Murid Memperhatikanku dan Mereka Berbisik2.


"Kok Pipi kanannya item gitu ya.."


"Iya .. setau gua sih, itu bawaan dari lahir"


"iya nih.. tapi biasanya Kata orang itu Sial"


"nggak juga. ada yang bilang beruntung"


"He! hush.. diliatin anaknya tuh"


(kata mereka berbisik)


Aku dengar kok apa yang mereka bicarakan. dan tiba-tiba Gevan Memecahkan Keheninganku diantara Orang orang yang berbisik.


"Mau lagu apa?" tanya Gevan.


"hah? ehm.. te..terserah.." jawabku gugup.


"yaudah lagu we dont talk anymore dari charlie puth hapal?"


"ya.. boleh.."


"oke. kamu part selena, Aku charlie ya" kata gevan dan dibalas anggukan olehku " 1..2..3..


(Gevan) We don't talk anymore


We don't talk anymore


We don't talk anymore


Like we used to do


We don't love anymore


What was all of it for?


Oh, we don't talk anymore


Like we used to do


(Sabit) I just heard you found the one you've been looking


You've been looking for


I wish I would have known that wasn't me


'Cause even after all this time, I still wonder


Why I can't move on


Just the way you did so easily


(Gevan) Don't wanna know


Kind of dress you're wearing tonight


If he's holding onto you so tight


The way I did before


(Gevan + Sabit/Suara2) I overdosed


Should've known your love was a game


Now I can't get you out of my brain


Oh, it's such a shame


(Sabit + Gevan/Suara2) That we don't talk anymore

__ADS_1


We don't talk anymore


We don't talk anymore


Like we used to do


We don't love anymore


What was all of it for?


Oh, we don't talk anymore


Like we used to do...


(Selesai)


sfx: Prok! Prok! Prok! (Suara Tepuk Tangan)


"Wah.. Kolaborasi yang bagus dari Kalian berdua" Puji kakak osis


"Iya nih.. wah.. keren banget.. " sahut2an siswa siswi yang lain


"ganyangka suara dia bagus coba aja mukanya sebagus suaranya hihihihi" bisik yang lain.


"hooh.. kalo gini mah belum bisa dikatain perfect" tambah yang lain.


"Oke, Terimakasih ya kalian berdua boleh duduk" Kata kakak osis dan kami berdua pun duduk.


*Di Kelas Baru*


Kelas kami sudah dibagi Sesuai Jurusan. Perkelas terdiri dari 30 Siswa, begitu juga dengan tempat duduk kami sudah memiliki Tuannya masing-masing. Aku duduk di Paling pojok belakang kelas dan disebelah Kursi ku kosong. Aku sekelas dengan Kakakku Purnama dia duduk Nomer 3 dibaris ke 4, Sampai 3 Tahun kami yang ada di dalam kelas ini tetap dan tidak Berganti2.


kulihat Gevan duduk di seberang Mejaku dia duduk sendiri dan dari tadi diam sambil Memperhatikan Ponselnya. Namun tak lama kemudian Mata Kami berdua bertemu.


"Hai.." Sapanya


"H-Hai.." jawabku pelan.


Lalu tiba-tiba Gevan Membawa Tasnya dan Pindah Posisi duduk di sebelah bangkuku.


"Aku duduk sini boleh kan?" tanya Gevan.


"Iya..silahkan.." jawabku mengangguk. lalu Gevan Memberikan Tangannya.


"Aku Gevan Andara panggil Gevan Aja" kata Gevan. "Aku Sabit.." balasku dengan menjabat tangannya. "Oke salam kenal ya" kata Gevan tersenyum dan Aku balas juga dengan Senyuman.


itulah pertemuan pertama ku dengan Gevan. Hari Pertamaku disekolah Sangat Nyaman, Untuk Pertama kalinya Aku Berkenalan dengan Seseorang dan Menjadi Teman dengannya. yang membuatku Semangat dan Percaya diri Untuk Ke Sekolah. Aku merasa Aman di Samping Gevan. kami menghabiskan Setiap Waktu di Sekolah berdua bersama, ngobrol dikelas. Berbincang-bincang tentang suatu hal. tertawa lepas karena lelucon garing yang diceritakan gevan kepadaku. bercerita dan bertanya kepada satu sama lain, hal baru yang aku tau ternyata Gevan ingin Punya Cafe untuk tempat nongki Remaja yang asik dan Menyenangkan, dimana ia akan Setiap hari bernyanyi di cafenya sendiri untuk menghibur para pelanggan yang datang.


Makan di Kantin,


walaupun Gevan selalu beralasan Lupa Bawa Uang saat makan atau Uangnya tinggal di tas. Aku nggak masalah harus bayarin makanannya setiap kali kami makan, karena kalau dengan itu Aku bisa merasa bahagia dan aman dekat dengan Gevan apapun itu akan kulakukan untuk Gevan.


Belajar di Perpustakaan bersama, Mengerjakan Tugas bareng. walau Gevan sering Meminta Contekan kepadaku dan Salinan Catatan Pelajaranku. Aku juga Nggak masalah kok.


Kami berdua juga suka Duduk di Taman dimana Gevan Merekam Live nyanyi dengan ponselnya. Memainkan Gitar dan Aku Menyesuaikan Nada dengannya lalu kami berdua bernyanyi bersama. Awalnya Aku tidak terbiasa tampil menyanyi di depan kamera seperti ini apalagi penonton yang memberikan Reaksi komentar secara langsung di sosmed. Namun, Gevan selalu Memintaku untuk ikut bernyanyi dengan Alasan Like + Subscriber channelnya Naik kalau ada Aku yang nyanyi, Dan itu membuatku senang. kami berdua seperti punya dunia kecil kami sendiri yang sangat fun bahkan kami jadi Tontonan Murid-murid yang sedang lewat karena melihat perbincangan kami berdua yang dipenuhi gelak tawa. "Aku Seneng banget!" batinku.


"Sabit, kamu mau nggak jadi pacar aku?" Kata Gevan tiba-tiba.


"Eh?..Heh!!!" Jeritku kecil dan tiba-tiba wajahku jadi merah merona.


*** Live


"Wah! wah! Kok gevan mau ama tuh cewek" (komentar live)


"Ih najis'(komentar live)


"eh kalian gaboleh gitu,walaupun nggak cantik tuh cewek pasti hatinya baik makanya gevan suka"(komentar live)


*** Live


"Nih, Kalau kamu mau jadi pacarku Terima bunga ini ya" gevan langsung menyodorkan setangkai bunga mawar ke hadapanku. "Teman-teman susbcriberku kasih aku semangat dong, karena hari ini dan detik ini juga aku nembak sabita cewek yang selama ini jadi sahabat yang selalu nemenin aku setiap sekolah, Aku jatuh cinta ama bita"lanjut gevan.


*** Live


(Like "Terima dong! Terima!" (komentar live)"Wih beruntung juga cewek ini yak padahal muka pas-pasan" (komentar live)"Kalo tuh cewek nerima gevan, gimana kalau kita Patungan 1.000.000 cookie bareng gays" (komentar live)"setuju""setuju 2""setuju 3""lama amat sih! nerimanya! oi tompel gausah sok cantik ya!""iya nih"*** Live"1.000.000 cookie !" jerit bahagia gevan dalam hati. "ayo terima gua! cepet !" batin gevan."ehm.. kamu.." balasku gugup."apalagi sabit? kamu gak percaya ama aku? kan kita udah kenal lama.. oke! terima aku ya! plis.." paksa gevan kali ini dan menggenggam kedua tanganku."kamu.. gak malu pacaran denganku? aku kan jelek" tanyaku."nggak lah, justru ada kamu aku selalu beruntung. oke terima aku ya sekarang!""hmmm.." dengungku bimbang.*** Live"njir. sumpah ya! nih cewek Lama banget jawabnya!" (komentar live)"sok iye banget! ******!!! Merasa cantik ya lu?" (komentar live)"cepetan jawab Anj*!!" (komentar live)*** Live"Kenapa gevan memaksa terus seperti ini, Aku juga nggak nyaman ama orang-orang yang berkomentar disana" kataku dalam hati."Sabit..,Diam kamu ini berarti iya ya! oke""Eh .. itu..""Oke! Deal!" putus Gevan."Oke Teman-teman Subscriberku! Sabit emang agak Pemalu tapi dia dah terima gua kok! Mulai Sekarang kami jadian!" sambung Gevan lalu mencium punggung telapak tanganku."oke..baiklah" jawabku."Mungkin nggak masalah kalau kami berdua pacaran, Aku senang kok.. mungkin gevan memang tulus kepadaku" batinku."Hore!!!!" Jerit Gevan dan langsung Memelukku. aku pun membalas pelukannya.***Live"Horee jugak! turut berduka cita van wkwkw" (komentar live)"1.000.000 Coockie Send «"350.000 Coockie Send «"600.000 Coockie Send «" 15.000 Coockie send «" Done coockie!""Done coockie""Semoga nggak langgeng ya! hahaha kasian gevan""Gevan bener-bener nerima dia apa adanya ya waw!"" Cewek itu : anda beruntung!Gevan : anda kurang beruntung!"lol.""Selamat ya!"(Yucube Channel : Gevan Andara (Like *** Live"Wih!! Naik lagi Viewsnya kali ini dah 1 juta viewers lebih yang nonton video kita sabit, Makasih ya sabit dah mau tampil di videoku, setiap ada kamu Like + Views + Subscriberku jadi +++plus Naiknya hehehehe" Jelas Gevan kepadaku dengan Bahagia. "dan makasih dah mau jadi pacar aku ya! hehe""iya van sama sama " kataku. Aku senang jadi pacar gevan sekaligus ragu kepadanya, Apa Gevan tulus kepadaku."van, keknya yang ngomentarin aku dan kamu tadi banyak yang gak bagus van.. keknya banyak yang gak suka kalo aku jadi pacar kamu van.." kataku ke gevan."Sabit, jangan dengerin apa yang mereka bilang kan kita jalanin dulu.. malah jumlah like di video kita aja banyak berarti yang suka kamu aja juga banyak ... gitu loh sabit" jawab Gevan."Euhmm... iya ya, Oke.." balasku singkat.Seperti itulah ceritanya Aku dan Gevan jadian. juga gevan yang selalu menutup-nutupi Sesuatu dan membuatku tidak yakin dengan alasannya. Mungkin hanya prasangkaku saja jika Gevan Cuman Mau Memanfaatkanku. "nggak..nggak mungkin gevan kek gitu.." batinku.🍁Liburan tahun ajaran Pertama telah tiba, sudah 3 minggu berlalu aku hanya di rumah rebahan dan baca Novel Romance.Setiap Kisah Cinta pasti berjalan bahagia, Apa sih yang biasa di lakuin oleh orang pacaran kalau lagi banyak waktu luang? Kencan ya..Apa itu kencan? Kencan adalah hari dimana kita melakukan hal yang menyenangkan bersama pasangan dengan berjalan-jalan. Menunggu kabar darinya untuk Menjemput kita di rumah sebelum pergi, Naik Motor berdua atau Naik Mobil, Menuju ke suatu tempat yang romantis seperti Taman bermain Malam, Nonton bioskop bersama, Makan Malam, bergandengan tangan menyusuri trotoar jalan raya yang di penuhi lampu jalanan warna warni dan menutup hari kencan dengan kecupan kening sebagai salam penutup."ahh..begitu ya kencan.." desahku lesu sambil berbaring di atas tempat tidur. lalu kemudian aku mengecek riwayat chatku dan gevan."hmm... Sudah 5 kali gevan ngajak jalan tapi dia sendiri yang menundanya karena alasan Latihan band, dan Setiap Minggu Manggung di cafe" kataku curhat ke alya. Alya adalah sahabatku dan sekarang dia sedang ikut rebahan disebelah tempatku tidur."yaudah bit, kamu datang aja tiap dia latihan atau pas dia manggung" kata alya."gitu ya yak?.. kalau dia lagi latihan sih takutnya ganggu.. mungkin tiap minggu aku bisa dateng deh!" kataku semangat. "makasih yak, sarannya" sambungku"oghee sip" balas alya.Jadi Setiap hari Minggu itulah kesempatan Aku bisa bertemu dengan Gevan. Aku Selalu datang Menonton Gevan Nyanyi diCafe setiap minggu dan Memberinya Bunga sebagai Ucapan Selamat."Gevan.. tuh cewek Pacar lu ya?" Tanya Bassis rekan tim Gevan"iya kenapa?" jawab Gevan"Ohh.. Van, lu nggak sakit kan? Cari yang cakep dikit kek" kali ini dia berbisik ke Gevan."berisik ah! pergi sana.." balas Gevan."kenapa Van?" tanyaku"gak gapapa.. makasih ya Bunga dan Minumannya""iya.." jawabku senyum"tadi kesini naik apa?""angkot""owalah.. makasih ya udah dateng. maaf ya aku ingkar janji gabisa ngajak kamu jalan""gak papa kok""Gevan! siap-siap bentar lagi mau mulai" teriak rekan tim gevan yang lain."Sabit, ini dah jam 8 malem keknya aku nggak bisa nganter kamu deh soalnya ini bakal selesai jam 11 malem. kamu bisa pulang sendiri kan?""iya van gak papa aku bisa pulang sendiri kok""iya maaf ya.." kata gevan sekali lagi dan kali ini memelukku. "ya .. aku pulang dulu ya" kataku sambil membalas pelukannya."hati-hati ya.." kata gevan. "iya, dadah.." aku pun berlalu pergi.Aku tidak Masalah walau harus Pulang Sendiri. sebenarnya di anter Gevan sih lebih enak hehe. Ya.. hanya saja, Rinduku kepada Gevan terbalas dengan Nonton Dia Manggung setiap Minggu. Gevan adalah Cinta dan Pacar pertamaku.🍁Suatu Hari Saat Jam Pulang Sekolah.Bunyi Klakson Motor «yang berada tepat dibelakangku, lalu tiba-tiba Motor itu berhenti di sampingku yang sedang berjalan."Sabit, Kamu Pulang Sendirian Lagi ya?" ternyata itu adalah Gevan."Eh?! Gevan! Hahaa iya nih .. biasa kak Pur pulang duluan" jawabku."yaudah gih ayok naik. kuanter pulang ya""Eh.. gak papa .. gausah van Rumahku Jauh Nanti kamu repot""gak papa elah.. udah naik sini..""Emm.. oke.." jawabku.Aku pun naik ke atas Motor Gevan dan dia Melajukan Motornya ke arah Jalan Raya. diperjalanan kami sedikit berbincang-bincang,"van.." panggilku"hmm?" sahut Gevan."Kamu nggak Malu jadi Pacarku?" tanyaku."nggak tuh.. ngapain malu" balas gevan."kan Aku Jelek van, nggak cantik. orang-orang juga pada ikut ngatain kamu karena kamu sering dekat-dekat denganku" kataku dan gevan diam sejenak sebelum akhirnya dia membalas Perkataanku dengan Kalimat singkat. "Kamu Cantik kok"satu kalimat singkat itu sontak membuat jantungku berdebar salah tingkah. Aku tidak tau harus merespon apa jadi aku hanya diam dengan wajah yang merah padam sampai akhirnya tiba di depan Rumahku."dah sana masuk" kata gevan."makasih ya ... hati hati dijalan..""iya.. dah.."motor gevan pun berlalu pergi, dan aku masuk ke dalam rumah. Besok adalah Ulang Tahun Gevan, Aku sudah menyiapkan Cokelat dan Hadiah untuknya besok. Aku akan kasih dia surprise."Semoga Gevan suka!" kataku sambil Mengusap2 hadiah itu....🍁NEXT >>


"Terima dong! Terima!" (komentar live)


"Wih beruntung juga cewek ini yak padahal muka pas-pasan" (komentar live)


"Kalo tuh cewek nerima gevan, gimana kalau kita Patungan 1.000.000 cookie bareng gays" (komentar live)


"setuju"


"setuju 2"


"setuju 3"


"lama amat sih! nerimanya! oi tompel gausah sok cantik ya!"


"iya nih"


*** Live


"1.000.000 cookie !" jerit bahagia gevan dalam hati. "ayo terima gua! cepet !" batin gevan.


"ehm.. kamu.." balasku gugup.


"apalagi sabit? kamu gak percaya ama aku? kan kita udah kenal lama.. oke! terima aku ya! plis.." paksa gevan kali ini dan menggenggam kedua tanganku.


"kamu.. gak malu pacaran denganku? aku kan jelek" tanyaku.


"nggak lah, justru ada kamu aku selalu beruntung. oke terima aku ya sekarang!"


"hmmm.." dengungku bimbang.


*** Live


"njir. sumpah ya! nih cewek Lama banget jawabnya!" (komentar live)


"sok iye banget! ******!!! Merasa cantik ya lu?" (komentar live)


"cepetan jawab Anj*!!" (komentar live)


*** Live


"Kenapa gevan memaksa terus seperti ini, Aku juga nggak nyaman ama orang-orang yang berkomentar disana" kataku dalam hati.


"Sabit..,Diam kamu ini berarti iya ya! oke"


"Eh .. itu.."


"Oke! Deal!" putus Gevan.


"Oke Teman-teman Subscriberku! Sabit emang agak Pemalu tapi dia dah terima gua kok! Mulai Sekarang kami jadian!" sambung Gevan lalu mencium punggung telapak tanganku.


"oke..baiklah" jawabku.


"Mungkin nggak masalah kalau kami berdua pacaran, Aku senang kok.. mungkin gevan memang tulus kepadaku" batinku.


"Hore!!!!" Jerit Gevan dan langsung Memelukku. aku pun membalas pelukannya.


***Live


"Horee jugak! turut berduka cita van wkwkw" (komentar live)


"1.000.000 Coockie Send «


"350.000 Coockie Send «

__ADS_1


"600.000 Coockie Send «


" 15.000 Coockie send «


" Done coockie!"


"Done coockie"


"Semoga nggak langgeng ya! hahaha kasian gevan"


"Gevan bener-bener nerima dia apa adanya ya waw!"


" Cewek itu : anda beruntung!


Gevan : anda kurang beruntung!"


lol."


"Selamat ya!"


(Yucube Channel : Gevan Andara (Like *** Live"Wih!! Naik lagi Viewsnya kali ini dah 1 juta viewers lebih yang nonton video kita sabit, Makasih ya sabit dah mau tampil di videoku, setiap ada kamu Like + Views + Subscriberku jadi +++plus Naiknya hehehehe" Jelas Gevan kepadaku dengan Bahagia. "dan makasih dah mau jadi pacar aku ya! hehe""iya van sama sama " kataku. Aku senang jadi pacar gevan sekaligus ragu kepadanya, Apa Gevan tulus kepadaku."van, keknya yang ngomentarin aku dan kamu tadi banyak yang gak bagus van.. keknya banyak yang gak suka kalo aku jadi pacar kamu van.." kataku ke gevan."Sabit, jangan dengerin apa yang mereka bilang kan kita jalanin dulu.. malah jumlah like di video kita aja banyak berarti yang suka kamu aja juga banyak ... gitu loh sabit" jawab Gevan."Euhmm... iya ya, Oke.." balasku singkat.Seperti itulah ceritanya Aku dan Gevan jadian. juga gevan yang selalu menutup-nutupi Sesuatu dan membuatku tidak yakin dengan alasannya. Mungkin hanya prasangkaku saja jika Gevan Cuman Mau Memanfaatkanku. "nggak..nggak mungkin gevan kek gitu.." batinku.🍁Liburan tahun ajaran Pertama telah tiba, sudah 3 minggu berlalu aku hanya di rumah rebahan dan baca Novel Romance.Setiap Kisah Cinta pasti berjalan bahagia, Apa sih yang biasa di lakuin oleh orang pacaran kalau lagi banyak waktu luang? Kencan ya..Apa itu kencan? Kencan adalah hari dimana kita melakukan hal yang menyenangkan bersama pasangan dengan berjalan-jalan. Menunggu kabar darinya untuk Menjemput kita di rumah sebelum pergi, Naik Motor berdua atau Naik Mobil, Menuju ke suatu tempat yang romantis seperti Taman bermain Malam, Nonton bioskop bersama, Makan Malam, bergandengan tangan menyusuri trotoar jalan raya yang di penuhi lampu jalanan warna warni dan menutup hari kencan dengan kecupan kening sebagai salam penutup."ahh..begitu ya kencan.." desahku lesu sambil berbaring di atas tempat tidur. lalu kemudian aku mengecek riwayat chatku dan gevan."hmm... Sudah 5 kali gevan ngajak jalan tapi dia sendiri yang menundanya karena alasan Latihan band, dan Setiap Minggu Manggung di cafe" kataku curhat ke alya. Alya adalah sahabatku dan sekarang dia sedang ikut rebahan disebelah tempatku tidur."yaudah bit, kamu datang aja tiap dia latihan atau pas dia manggung" kata alya."gitu ya yak?.. kalau dia lagi latihan sih takutnya ganggu.. mungkin tiap minggu aku bisa dateng deh!" kataku semangat. "makasih yak, sarannya" sambungku"oghee sip" balas alya.Jadi Setiap hari Minggu itulah kesempatan Aku bisa bertemu dengan Gevan. Aku Selalu datang Menonton Gevan Nyanyi diCafe setiap minggu dan Memberinya Bunga sebagai Ucapan Selamat."Gevan.. tuh cewek Pacar lu ya?" Tanya Bassis rekan tim Gevan"iya kenapa?" jawab Gevan"Ohh.. Van, lu nggak sakit kan? Cari yang cakep dikit kek" kali ini dia berbisik ke Gevan."berisik ah! pergi sana.." balas Gevan."kenapa Van?" tanyaku"gak gapapa.. makasih ya Bunga dan Minumannya""iya.." jawabku senyum"tadi kesini naik apa?""angkot""owalah.. makasih ya udah dateng. maaf ya aku ingkar janji gabisa ngajak kamu jalan""gak papa kok""Gevan! siap-siap bentar lagi mau mulai" teriak rekan tim gevan yang lain."Sabit, ini dah jam 8 malem keknya aku nggak bisa nganter kamu deh soalnya ini bakal selesai jam 11 malem. kamu bisa pulang sendiri kan?""iya van gak papa aku bisa pulang sendiri kok""iya maaf ya.." kata gevan sekali lagi dan kali ini memelukku. "ya .. aku pulang dulu ya" kataku sambil membalas pelukannya."hati-hati ya.." kata gevan. "iya, dadah.." aku pun berlalu pergi.Aku tidak Masalah walau harus Pulang Sendiri. sebenarnya di anter Gevan sih lebih enak hehe. Ya.. hanya saja, Rinduku kepada Gevan terbalas dengan Nonton Dia Manggung setiap Minggu. Gevan adalah Cinta dan Pacar pertamaku.🍁Suatu Hari Saat Jam Pulang Sekolah.Bunyi Klakson Motor «yang berada tepat dibelakangku, lalu tiba-tiba Motor itu berhenti di sampingku yang sedang berjalan."Sabit, Kamu Pulang Sendirian Lagi ya?" ternyata itu adalah Gevan."Eh?! Gevan! Hahaa iya nih .. biasa kak Pur pulang duluan" jawabku."yaudah gih ayok naik. kuanter pulang ya""Eh.. gak papa .. gausah van Rumahku Jauh Nanti kamu repot""gak papa elah.. udah naik sini..""Emm.. oke.." jawabku.Aku pun naik ke atas Motor Gevan dan dia Melajukan Motornya ke arah Jalan Raya. diperjalanan kami sedikit berbincang-bincang,"van.." panggilku"hmm?" sahut Gevan."Kamu nggak Malu jadi Pacarku?" tanyaku."nggak tuh.. ngapain malu" balas gevan."kan Aku Jelek van, nggak cantik. orang-orang juga pada ikut ngatain kamu karena kamu sering dekat-dekat denganku" kataku dan gevan diam sejenak sebelum akhirnya dia membalas Perkataanku dengan Kalimat singkat. "Kamu Cantik kok"satu kalimat singkat itu sontak membuat jantungku berdebar salah tingkah. Aku tidak tau harus merespon apa jadi aku hanya diam dengan wajah yang merah padam sampai akhirnya tiba di depan Rumahku."dah sana masuk" kata gevan."makasih ya ... hati hati dijalan..""iya.. dah.."motor gevan pun berlalu pergi, dan aku masuk ke dalam rumah. Besok adalah Ulang Tahun Gevan, Aku sudah menyiapkan Cokelat dan Hadiah untuknya besok. Aku akan kasih dia surprise."Semoga Gevan suka!" kataku sambil Mengusap2 hadiah itu....🍁NEXT >>


(Like *** Live"Wih!! Naik lagi Viewsnya kali ini dah 1 juta viewers lebih yang nonton video kita sabit, Makasih ya sabit dah mau tampil di videoku, setiap ada kamu Like + Views + Subscriberku jadi +++plus Naiknya hehehehe" Jelas Gevan kepadaku dengan Bahagia. "dan makasih dah mau jadi pacar aku ya! hehe""iya van sama sama " kataku. Aku senang jadi pacar gevan sekaligus ragu kepadanya, Apa Gevan tulus kepadaku."van, keknya yang ngomentarin aku dan kamu tadi banyak yang gak bagus van.. keknya banyak yang gak suka kalo aku jadi pacar kamu van.." kataku ke gevan."Sabit, jangan dengerin apa yang mereka bilang kan kita jalanin dulu.. malah jumlah like di video kita aja banyak berarti yang suka kamu aja juga banyak ... gitu loh sabit" jawab Gevan."Euhmm... iya ya, Oke.." balasku singkat.Seperti itulah ceritanya Aku dan Gevan jadian. juga gevan yang selalu menutup-nutupi Sesuatu dan membuatku tidak yakin dengan alasannya. Mungkin hanya prasangkaku saja jika Gevan Cuman Mau Memanfaatkanku. "nggak..nggak mungkin gevan kek gitu.." batinku.🍁Liburan tahun ajaran Pertama telah tiba, sudah 3 minggu berlalu aku hanya di rumah rebahan dan baca Novel Romance.Setiap Kisah Cinta pasti berjalan bahagia, Apa sih yang biasa di lakuin oleh orang pacaran kalau lagi banyak waktu luang? Kencan ya..Apa itu kencan? Kencan adalah hari dimana kita melakukan hal yang menyenangkan bersama pasangan dengan berjalan-jalan. Menunggu kabar darinya untuk Menjemput kita di rumah sebelum pergi, Naik Motor berdua atau Naik Mobil, Menuju ke suatu tempat yang romantis seperti Taman bermain Malam, Nonton bioskop bersama, Makan Malam, bergandengan tangan menyusuri trotoar jalan raya yang di penuhi lampu jalanan warna warni dan menutup hari kencan dengan kecupan kening sebagai salam penutup."ahh..begitu ya kencan.." desahku lesu sambil berbaring di atas tempat tidur. lalu kemudian aku mengecek riwayat chatku dan gevan."hmm... Sudah 5 kali gevan ngajak jalan tapi dia sendiri yang menundanya karena alasan Latihan band, dan Setiap Minggu Manggung di cafe" kataku curhat ke alya. Alya adalah sahabatku dan sekarang dia sedang ikut rebahan disebelah tempatku tidur."yaudah bit, kamu datang aja tiap dia latihan atau pas dia manggung" kata alya."gitu ya yak?.. kalau dia lagi latihan sih takutnya ganggu.. mungkin tiap minggu aku bisa dateng deh!" kataku semangat. "makasih yak, sarannya" sambungku"oghee sip" balas alya.Jadi Setiap hari Minggu itulah kesempatan Aku bisa bertemu dengan Gevan. Aku Selalu datang Menonton Gevan Nyanyi diCafe setiap minggu dan Memberinya Bunga sebagai Ucapan Selamat."Gevan.. tuh cewek Pacar lu ya?" Tanya Bassis rekan tim Gevan"iya kenapa?" jawab Gevan"Ohh.. Van, lu nggak sakit kan? Cari yang cakep dikit kek" kali ini dia berbisik ke Gevan."berisik ah! pergi sana.." balas Gevan."kenapa Van?" tanyaku"gak gapapa.. makasih ya Bunga dan Minumannya""iya.." jawabku senyum"tadi kesini naik apa?""angkot""owalah.. makasih ya udah dateng. maaf ya aku ingkar janji gabisa ngajak kamu jalan""gak papa kok""Gevan! siap-siap bentar lagi mau mulai" teriak rekan tim gevan yang lain."Sabit, ini dah jam 8 malem keknya aku nggak bisa nganter kamu deh soalnya ini bakal selesai jam 11 malem. kamu bisa pulang sendiri kan?""iya van gak papa aku bisa pulang sendiri kok""iya maaf ya.." kata gevan sekali lagi dan kali ini memelukku. "ya .. aku pulang dulu ya" kataku sambil membalas pelukannya."hati-hati ya.." kata gevan. "iya, dadah.." aku pun berlalu pergi.Aku tidak Masalah walau harus Pulang Sendiri. sebenarnya di anter Gevan sih lebih enak hehe. Ya.. hanya saja, Rinduku kepada Gevan terbalas dengan Nonton Dia Manggung setiap Minggu. Gevan adalah Cinta dan Pacar pertamaku.🍁Suatu Hari Saat Jam Pulang Sekolah.Bunyi Klakson Motor «yang berada tepat dibelakangku, lalu tiba-tiba Motor itu berhenti di sampingku yang sedang berjalan."Sabit, Kamu Pulang Sendirian Lagi ya?" ternyata itu adalah Gevan."Eh?! Gevan! Hahaa iya nih .. biasa kak Pur pulang duluan" jawabku."yaudah gih ayok naik. kuanter pulang ya""Eh.. gak papa .. gausah van Rumahku Jauh Nanti kamu repot""gak papa elah.. udah naik sini..""Emm.. oke.." jawabku.Aku pun naik ke atas Motor Gevan dan dia Melajukan Motornya ke arah Jalan Raya. diperjalanan kami sedikit berbincang-bincang,"van.." panggilku"hmm?" sahut Gevan."Kamu nggak Malu jadi Pacarku?" tanyaku."nggak tuh.. ngapain malu" balas gevan."kan Aku Jelek van, nggak cantik. orang-orang juga pada ikut ngatain kamu karena kamu sering dekat-dekat denganku" kataku dan gevan diam sejenak sebelum akhirnya dia membalas Perkataanku dengan Kalimat singkat. "Kamu Cantik kok"satu kalimat singkat itu sontak membuat jantungku berdebar salah tingkah. Aku tidak tau harus merespon apa jadi aku hanya diam dengan wajah yang merah padam sampai akhirnya tiba di depan Rumahku."dah sana masuk" kata gevan."makasih ya ... hati hati dijalan..""iya.. dah.."motor gevan pun berlalu pergi, dan aku masuk ke dalam rumah. Besok adalah Ulang Tahun Gevan, Aku sudah menyiapkan Cokelat dan Hadiah untuknya besok. Aku akan kasih dia surprise."Semoga Gevan suka!" kataku sambil Mengusap2 hadiah itu....🍁NEXT >>


*** Live


"Wih!! Naik lagi Viewsnya kali ini dah 1 juta viewers lebih yang nonton video kita sabit, Makasih ya sabit dah mau tampil di videoku, setiap ada kamu Like + Views + Subscriberku jadi +++plus Naiknya hehehehe" Jelas Gevan kepadaku dengan Bahagia. "dan makasih dah mau jadi pacar aku ya! hehe"


"iya van sama sama " kataku. Aku senang jadi pacar gevan sekaligus ragu kepadanya, Apa Gevan tulus kepadaku.


"van, keknya yang ngomentarin aku dan kamu tadi banyak yang gak bagus van.. keknya banyak yang gak suka kalo aku jadi pacar kamu van.." kataku ke gevan.


"Sabit, jangan dengerin apa yang mereka bilang kan kita jalanin dulu.. malah jumlah like di video kita aja banyak berarti yang suka kamu aja juga banyak ... gitu loh sabit" jawab Gevan.


"Euhmm... iya ya, Oke.." balasku singkat.


Seperti itulah ceritanya Aku dan Gevan jadian. juga gevan yang selalu menutup-nutupi Sesuatu dan membuatku tidak yakin dengan alasannya. Mungkin hanya prasangkaku saja jika Gevan Cuman Mau Memanfaatkanku. "nggak..nggak mungkin gevan kek gitu.." batinku.


🍁


Liburan tahun ajaran Pertama telah tiba, sudah 3 minggu berlalu aku hanya di rumah rebahan dan baca Novel Romance.


Setiap Kisah Cinta pasti berjalan bahagia, Apa sih yang biasa di lakuin oleh orang pacaran kalau lagi banyak waktu luang? Kencan ya..


Apa itu kencan? Kencan adalah hari dimana kita melakukan hal yang menyenangkan bersama pasangan dengan berjalan-jalan. Menunggu kabar darinya untuk Menjemput kita di rumah sebelum pergi, Naik Motor berdua atau Naik Mobil, Menuju ke suatu tempat yang romantis seperti Taman bermain Malam, Nonton bioskop bersama, Makan Malam, bergandengan tangan menyusuri trotoar jalan raya yang di penuhi lampu jalanan warna warni dan menutup hari kencan dengan kecupan kening sebagai salam penutup.


"ahh..begitu ya kencan.." desahku lesu sambil berbaring di atas tempat tidur. lalu kemudian aku mengecek riwayat chatku dan gevan.


"hmm... Sudah 5 kali gevan ngajak jalan tapi dia sendiri yang menundanya karena alasan Latihan band, dan Setiap Minggu Manggung di cafe" kataku curhat ke alya. Alya adalah sahabatku dan sekarang dia sedang ikut rebahan disebelah tempatku tidur.


"yaudah bit, kamu datang aja tiap dia latihan atau pas dia manggung" kata alya.


"gitu ya yak?.. kalau dia lagi latihan sih takutnya ganggu.. mungkin tiap minggu aku bisa dateng deh!" kataku semangat. "makasih yak, sarannya" sambungku


"oghee sip" balas alya.


Jadi Setiap hari Minggu itulah kesempatan Aku bisa bertemu dengan Gevan. Aku Selalu datang Menonton Gevan Nyanyi diCafe setiap minggu dan Memberinya Bunga sebagai Ucapan Selamat.


"Gevan.. tuh cewek Pacar lu ya?" Tanya Bassis rekan tim Gevan


"iya kenapa?" jawab Gevan


"Ohh.. Van, lu nggak sakit kan? Cari yang cakep dikit kek" kali ini dia berbisik ke Gevan.


"berisik ah! pergi sana.." balas Gevan.


"kenapa Van?" tanyaku


"gak gapapa.. makasih ya Bunga dan Minumannya"


"iya.." jawabku senyum


"tadi kesini naik apa?"


"angkot"


"owalah.. makasih ya udah dateng. maaf ya aku ingkar janji gabisa ngajak kamu jalan"


"gak papa kok"


"Gevan! siap-siap bentar lagi mau mulai" teriak rekan tim gevan yang lain.


"Sabit, ini dah jam 8 malem keknya aku nggak bisa nganter kamu deh soalnya ini bakal selesai jam 11 malem. kamu bisa pulang sendiri kan?"


"iya van gak papa aku bisa pulang sendiri kok"


"iya maaf ya.." kata gevan sekali lagi dan kali ini memelukku. "ya .. aku pulang dulu ya" kataku sambil membalas pelukannya.


"hati-hati ya.." kata gevan. "iya, dadah.." aku pun berlalu pergi.


Aku tidak Masalah walau harus Pulang Sendiri. sebenarnya di anter Gevan sih lebih enak hehe. Ya.. hanya saja, Rinduku kepada Gevan terbalas dengan Nonton Dia Manggung setiap Minggu. Gevan adalah Cinta dan Pacar pertamaku.


🍁


Suatu Hari Saat Jam Pulang Sekolah.


Bunyi Klakson Motor «


yang berada tepat dibelakangku, lalu tiba-tiba Motor itu berhenti di sampingku yang sedang berjalan.


"Sabit, Kamu Pulang Sendirian Lagi ya?" ternyata itu adalah Gevan.


"Eh?! Gevan! Hahaa iya nih .. biasa kak Pur pulang duluan" jawabku.


"yaudah gih ayok naik. kuanter pulang ya"


"Eh.. gak papa .. gausah van Rumahku Jauh Nanti kamu repot"


"gak papa elah.. udah naik sini.."


"Emm.. oke.." jawabku.


Aku pun naik ke atas Motor Gevan dan dia Melajukan Motornya ke arah Jalan Raya. diperjalanan kami sedikit berbincang-bincang,


"van.." panggilku


"hmm?" sahut Gevan.


"Kamu nggak Malu jadi Pacarku?" tanyaku.


"nggak tuh.. ngapain malu" balas gevan.


"kan Aku Jelek van, nggak cantik. orang-orang juga pada ikut ngatain kamu karena kamu sering dekat-dekat denganku" kataku dan gevan diam sejenak sebelum akhirnya dia membalas Perkataanku dengan Kalimat singkat. "Kamu Cantik kok"


satu kalimat singkat itu sontak membuat jantungku berdebar salah tingkah. Aku tidak tau harus merespon apa jadi aku hanya diam dengan wajah yang merah padam sampai akhirnya tiba di depan Rumahku.


"dah sana masuk" kata gevan.


"makasih ya ... hati hati dijalan.."


"iya.. dah.."


motor gevan pun berlalu pergi, dan aku masuk ke dalam rumah. Besok adalah Ulang Tahun Gevan, Aku sudah menyiapkan Cokelat dan Hadiah untuknya besok. Aku akan kasih dia surprise.


"Semoga Gevan suka!" kataku sambil Mengusap2 hadiah itu.


...


🍁

__ADS_1


NEXT >>


__ADS_2