
Sudah sebulan berlalu, Su Ling sudah terbiasa mengurus kedua anaknya yang kadang kala membuat ia pusing dengan tangisan kedua nya, Su Ling perlahan lahan tau apa yang di alami nya... Setelah melihat kediaman Duke dan membandingkan kehidupan nya yang dulu serta wajah keluarganyanya yang berubah. Ya keluarga pemilik tubuh ini menjenguk Su Ling dan kedua anaknya Jian Rao dan Jian Rui. selama 2 minggu dan sudah kembali ke kerajaan barat.
Ia baru menyadari jika ia bertransgimrasi atau timetravel ke jaman dulu. Awalnya ia ragu dengan pemikiran nya. Akhirnya dengan informasi dari ketiga pelayan nya . Ia semakin yakin jika jiwa nya berpindah pada tubuh yang namanya sama dengan nya.
Ia mengetahui karakter Su Ling yang kini ia tempati tubuh nya memiliki karakter sedikit berbeda, pemilik tubuh memiliki karakter yang lembut, ramah dan selalu tersenyum bahkan ketiga pelayan nya pun bilang jika dulu tak pernah sekalipun di marahi oleh nya. Berbeda dengan Su Ling yang sekarang. Ia bukan karakter yang lembut, sikapnya agak kasar dan selalu memerintah ini itu.. Satu kesamaan dari pemilik tubuh dengan Su Ling yaitu tak membedakan kasta dan tahta.
Su Ling sekarang mulai di sibukan dengan memeriksa laporan keuangan kediaman Duke. Su Ling hanya memeriksa setiap sebulan sekali keuangan kediaman Duke yang di ambil alih oleh kepala pelayan Bao Shi dan saat ini Su Ling di suguhkan dengan buku ke uangan yang di berikan oleh pelayan Bao Shi.
Saat memeriksa Su Ling menanyakan setiap detail pemasukan dan pengeluaran yang ada di catatan pelayan Bao berikan.
" Pelayan Bo, ada berapa pelayan dan penjaga di kediaman ini??" tanya Su Ling saat
"penjaga ada 56 orang dan pelayan 70 orang termasuk para koki" jawab Ketua pelayan Bao
"dari mana kita mendapatkan pemasukan keuangan ini??"
" ini dari kerajaan nyonya dukeness"
"Di sini tertera 500 tael emas di gunakan untuk bahan pangan selama seminggu sekali... Bahan apa saja yang biasanya di beli.? " tanya Su Ling
" nyonya Dukeness, koki kediaman biasanya membeli sayur daging dan berbagai rempah lain nya untuk makan para pelayan dan penjaga juga " jawab Su Ling
" pelayan Mei tolong panggilkan para koki kediaman ini" perintah Su Ling
__ADS_1
" baik nyonya" jawab pelayan Mei
" apakah pelayan di sini ada yang memiliki keluarga? "
" ya ada dua pelayan yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, tapi tenang nyonya keluarganya tidak tinggal di kediaman Duke. " ucap ketua pelayan Bao.
"hmmm" Su Ling hanya menjawab dengan dekeman, situasi kembali sunyi dan tak lama peyan Mei datang beserta para koki kediaman Duke di belakangnya.
" salam nyonya dukkeness" ucap para koki bersama.
" ya.. Ekm diantara kalian siapa ketua koki di sini?" tanya Su ling sambil melihat para koki di depan nya
"saya nyonya , saya kepala koki.. apakah ada sesuatu nyonya?" ucap kepala koki
" saya Gu Min nyonya" ujar nya
" baiklah kepala koki Gu Min, bahan apa saja yang biasanya kau beli untuk persediaan makanan selama seminggu di kediaman ini?
" banyak nyonya" jawab nya bingung
" apakah di dapur ada beras, dan minyak?, ".tanya Su Ling membuat kepala koki nambah bingung
" maaf nyonya di dapur tidak tersedia kedua bahan yang nyonya sebutkan " jawab kepala koki.
__ADS_1
"maksudmu tak ada karna tak kau beli?" bentak Su ling
" bbbbukan begitu nyonya. memang ada yang menjual beras hanya saja kami tidak bisa mengolah nya memjadi makanan karna biji beras yang keras jadi kami tidak membelinya. dan minyak yang nyonya ucapkan tadi tidak ada bahan tersebut dan hamba saya baru mendengar bahwa ada bahan makanan minyak dan tidak ada yang menjualnya di pasar.." jabar kepala koki Gu Min sambil menunduk
"hh.... baiklah aku mengerti... Setelah ini kau beli beras dan kau belilah kelapa tua yang banyak , setelah terkumpul kembalilah kesini sendiri, aku akan memberi tahu mu cara membuat minyak nanti. " Su Ling menghela nafas ia mengerti jika di jaman ini belum ada minyak
ya selama sebulan ini Su Ling makan makanan yang selalu di sayur ataupun di panggang... Ia ingin sekali makan ayam goreng krispi tapi setelah mengetahui jika di jaman ini belum ada minyak ia mulai terpikirkan akan berbisnis minyak agar ia memiliki uang yang banyak.
" dan ini resep makanan yang ingin saya makan nanti malam.... Lakukan sesuai yang tertulis di dalam nya... " ucap Su Ling. Ia memberikan beberapa resep makanan
" baik nyonya.. " ucap kepala koki Gu Min.
" dan satu lagi... Kau harus adil membagikan setiap jatah makanan pada pelayan dan penjaga... Jika ketahuan kau bermain curang akan ada konsekuensinya.. Kau paham kepala koki Gu min." ujar Su Ling dengan tatapan yang tajam.
" baik nyonya" jawab Gu Min, yang berkeringat dingin dari tadi di tatap tajam oleh Su Ling.
" baiklah kalian kembali, bantulah kepala koki Gu Min memasak sesuai resep yang saya berikan... Saya ingin nanti malam semua makanan sesuai dengan selera saya." perintah Su Ling
" baik nyonya" jawab para koki serentak. Kemudian perlahan-lahan mereka pergi satu persatu dari kamar Su Ling.
" baiklah kepala pelayan Bao Shi.. keuangan kediaman duke tak ada masalah, semuanya saya serah kan padamu... Jika ada anggaran yang mendesak bisa kau tulis dengan rinci di buku.. Adapun untuk gaji naikkan 10 tael perak untuk pelayan dan penjaga... Kau paham " jelas Su ling ...
" saya paham nyonya Dukeness, baiklah saya mohon undur diri." jawab Kepala pelayan Bao Shi, sambil pamit undur diri dari hadapan Su Ling.
__ADS_1