
Di sisi lain ada wanita terbaring lemah setelah melahirkan ke dua anak kembarnya.
" tabib... bagaimana keadaan nyonya.? " kata pelayan Mei
" pendarahan habis melahirkan membuat nyonya tak sadarkan diri. Ini adalah resep penambah darah dan ini obat untuk nyonya. " jawab tabib
" baiklah... Terima kasih tabib" ujar pelayan Mei sambil mengambil obat dari sang tabib .
terdengar tangisan bayi yang menggema di ruangan kamar . Pelayan mei dan dua pelayan lain nya sibuk menenangkan kedua bayi yang belum mendapatkan asi dari wanita yang berbaring di ranjangnya.
Tak lama wanita itu merintih kesakitan
" akh... Uh sakit sekali " ucapnya sambil memegangi perutnya.
Suara tangisan bayi saling bertahutan
" nyonya... Syukurlah nyonya sudah sadar. " ucap pelayan Mei yang menggedong salah satu bayi di tangannya.
Su Ling langsung melihat kearah suara bayi yang terus menangis.
" kamu siapa??" tanya Su Ling
" nyonya tak mengingat nubi. Nubi Mei nyonya... pelayan nyonya., nyonya, anak anak nyonya dari tadi terus menangis , semenjak nyonya tak sadarkan diri setelah melahirkan mereka.. dari tadi siang anak nyoya belum dapat asi" ucap pelayan Mei sambil menyerahkan salah satu bayi
__ADS_1
" tunggu... Apa katamu aku melahirkan... Dan itu anak-anak ku?" ucap Su Ling kaget.
"iya nyonya.. pelayan Du tolong bantu nyonya duduk dan siapkan bantal di kedua pangkuan nya, " jawab pelayan Mei dan menyuruh pelayan Du yang berdiri di belakangnya
" baik pelayan Mei" pelayan Du bergegas membantu Su Ling untuk duduk sambil bersandar di ranjang nya.
"ish... Pelan pelan " rintih Su ling merasakan sakit saat mencoba bersandar karena merasakan sakit di bawah sana.
" nyonya maaf nubi akan membuka pakaian nyonya" ucap pelayan Du. Ia membiarkan pelayan Du melakukan apapun yang di ingin kannya.
Setelah itu pelayan Du membuat tumpukan bantal di kedua sisi pangkuan Su Ling. Su Ling bingung dengan semua ini.
tanpa di minta pelayan Mei dan pelayan Chen menaruh ke dua bayi di pangkuan nya dan memegangi di kedua sisi Su Ling.
Su Ling memandangi kedua anak yang masih bayi menyusu dengan lahap, ada rasa perih , geli dan senang saat melihat keduanya lahap menyusu.
"bagaimana bisa aku melahirkan... Kedua anak ini sungguh imut.. Ish... Begini ternyata menyusui anak... Tapi bagaimana bisa aku ada di sini.. Ruangan ini sungguh asing ... Perabotan di sini juga sungguh kuno... Dan pelayan di sini memakai hanfu .... Apa yang sebenarnya terjadi... Kenapa aku ada di sini..." gumam Su Ling sambil merlihat kamar yang ia tempati.
"emh... Kamu pelayan Mei kan? Beritahu aku sekarang kita ada di mana?" tanya Su Ling penasaran
Pelayan Mei duduk di samping Su Ling merasa aneh dengan ucapan Su Ling.
" nyonya kita berada di kediaman Duke" jawab Pelayan Mei
__ADS_1
"kediaman duke?" gumam Su Ling.
" ada apa nyonya? " tanya pelayan Mei melihat raut muka Su Ling seperti tak mengerti
" aku tak mengerti maksud mu...kediaman duke apa? daerah mana ini ? dimana bunda dan ayah ku? Kakak ku juga ? Dan kenapa aku bisa ada di sini?" tanya Su Ling bertubi-tubi
" nyonya apa yang nyonya katakan ... Tentu keluarga nyonya dan kakak nyonya ada di kerajaan barat. Nyonya menikah dengan duke Jian Fei. Sedangkan tuan duke tidak berada di kediaman ... Beliau masih ada di perbatasan karena menjadi jendral utama perang dengan kerajaan utara, tadi siang ketua pelayan Bao sudah memberi kabar jika nyonya melahirkan, mungkin tuan duke akan kembali.." jawab Pelayan Mei.
" apa...!" Su Ling kaget karena ucapan pelayan mei.
anak sebelah kiri seketika menangis mendengar teriakan Su Ling, seketika itu ia sadar jika teriakannya membuat salah satu anaknya menangis dan ia mencoba menenangkan anak nya..
" maafkan saya nyonya ,,, saya berhak di hukum...!" ucap pelayan Mei sambil bersujud
" tidak, tidak... Kamu tidak salah... bangunlah..." jawab Su Ling.
Su Ling merenungkan ucapan pelayan Mei. Sampai tak terasa kedua anaknya tidur lelap . Pelayan Du dan pelayan Chen memindahkan kedua anaknya yang masih bayi itu di tempat bayi.
" kamu...!" tunjuk Su Ling
" iya nyonya "jawab pelayan chen.
" bantu aku ke kamar mandi aku ingin mandi... Rasanya gerah sekali." jawab Su Ling.
__ADS_1
" baik nyonya saya akan siapkan airnya terlebih dahulu.."