
Pada saat Melati bicara pada Boy bahwa ia ingin kembali rujuk, Boy pun kemudian berbicara pada keluarga nya.
Karena saat itu Melati benar-benar belum mengenal keluarga Boy, Melati pun di ajak bertemu dengan keluarga Boy.
Boy anak kedua dari 4 Bersaudara. Kaka pertama nya bernama Mas indro, Adik ke tiga Bernama Bima, dan Adik ke 4 nya bernama Amel. Amel adalah satu-satunya perempuan di keluarga Boy. orang tua Boy sudah meninggal juga ia sama seperti Melati anak yatim piatu.
Diantara keluarga Boy, hanya Amel yang tidak menyukai Melati. pada saat bertemu hanya Amel yang bersikap tidak baik pada Melati.
Mas indro dan Bima mereka setuju-setuju saja jika Boy ingin menikahi aku, Boy mengatakan pada kaka nya bahwa ia akan secepatnya segera mengurus untuk nikah kantor terlebih dahulu.
Lalu Amel mengatakan dengan nada ketus
..."Lho Mas kenapa pernikahan nya buru-buru sekali, lagipula apa nanti tidak rumit ya Mas mengurus nikah kantor dengan status mba nya yang sudah punya anak....tidak jelas pula bapa nya siapa......"...
Melati pun terkejut mendengar ucapan Amel seperti itu, namun Boy menjawab dengan nada tegas ke adik nya.
..."Hey Amel... jaga bicaramu ya, Mas sudah bicara pada orang kantor Mas, Bahwa tidak ada masalah nantinya kami menikah kantor.... bahkan sebelum Mba Melati menyetujui rujuk dengan Mas, Mas sudah mempersiapkan segala sesuatu nya..... "...
Kemudian Amel pun terdiam, dan kami pun pamit pulang...
Pada saat di Mobil, Melati pun jadi termenung dan teringat akan masa lalu nya itu, Masa lalu yang hampir saja membuatnya mengakhiri hidupnya..... Ia kembali merasakan luka lama tsb, kemudian ia pun menangis...
Boy yang melihat Melati Menangis seketika menghentikan laju mobil nya ke sisi jalan, sambil menangis Melati pun bicara pada Boy
..."Aku juga tidak ingin semua itu terjadi kepadaku.... Andai waktu bisa diputar aku pasti akan mengindari segala sesuatu yang buruk yg akan terjadi padaku..... namun semua itu sudah kehendak Allah, aku bisa apa....? aku mempertahankan anakku dulu karena ia tidak berdosa apa-apa.... "...
__ADS_1
..."Aku benci diriku sendiri Mas.... kenapa harus aku yang mengalami hal buruk itu.... "...
Kemudian Boy memeluk Melati berusaha membuat Melati tenang dan berkata.....
..."*Hei.... sayang... Kamu tidak boleh menyalahkan dirimu sendiri, Allah memilih kamu menerima semua ujian dan cobaan nya karena Allah tau, kamu itu kuat... kamu itu mampu lalui nya sayang.... dan kamu harus tau, bahwa itu juga yang menjadi alasan aku semakin mencintaimu... karena kamu bisa sekuat itu menghadapi semua ujian berat..........
...sayang.... belum tentu orang lain bisa seperti kamu, jadi berhenti ya untuk menyalahkan dirimu, karena ada aku, Boy yang sangat mencintaimu dan menerima kamu apa adanya*..... "...
Kemudian Boy pun mengecup kening Melati dan meyakinkan bahwa semua nya akan baik-baik saja.
Kemudian Boy menghubungi seseorang dan membuat janji untuk bertemu sore itu juga, Ternyata yang Boy hubungi adalah Pak Teguh, Pak Teguh adalah salah satu atasan Boy di kantor.
Boy akan mengenalkan Melati pada Pak Teguh agar Melati percaya bahwa nanti saat mereka nikah kantor tidak akan ada masalah.
..."cantik nya calon istrimu ini boy, pantas sampeyan ngebet mau nikahin..... "...
Kemudian Pak Teguh menjelaskan pada Melati, bahwa nanti mereka bisa melaksanakan nikah kantor, Namun sayang nya hanya anak roni saja yang nanti nama nya tidak dapat masuk kantor
Kemudian Melati pun memahami penjelasan dari Pak Teguh, Lalu Pak Teguh menyarankan Boy agar Segera melengkapi surat-surat persyaratan mereka untuk nikah kantor.
..."Secepatnya urus surat-surat nya Boy, nanti sampeyan di dahului orang lagi... hehehe... "...
kemudian jawab Boy
..."Oh tentu tidak, kali ini tidak akan kubiarkan komandan... "...
__ADS_1
Setelah bertemu dengan Pak Teguh, Melati pun menjadi yakin untuk menikah pada Boy, kemudian Boy mengantar Melati kembali pulang karena Boy malam itu dinas Malam dan agar Melati mempersiapkan segala surat-surat yang di perlukan nanti.
Malam harinya Melati bangun di sepertiga Malam, Ia berdoa... Memohon Ampun pada Allah SWT. Karena telah sempat menyesali takdirnya, dan meminta ketetapan hati, juga kelancaran untuk pernikahan nya nanti.
******💞
Akhirnya setelah surat-surat dan syarat terpenuhi, dan ijin sudah di dapatkan akhirnya Boy dan Melati pun melaksanakan sidang nikah sebelum pada akhirnya mereka melangsungkan pernikahan.
Mereka pun turut mengundang, teman baik Melati yaitu Nadia, juga mengundang Adam dan ibu nya turut serta mengundang Cinta
Sungguh, Melati pun sangat tidak menyangka bahwa ia sebentar lagi akan menikah dengan Boy, bagaimana tidak.
Mereka telah terpisah sejak tiga tahun lamanya, putus komunikasi.. tidak terlintas sedikitpun pada benak Melati bahwa ia akan bertemu lagi apalagi Menikah dengan Boy
Bahkan nama Boy tidak pernah Melati sebut dalam doa nya di sepertiga Malam, malah sebentar lagi akan menjadi suaminya.
..."Jodoh itu Misteri.... "...
...*Sungguh, Rencana Allah begitu indah..... *...
Boy mengatakan pada Melati agar nanti setelah dirinya telah sah menjadi istri nya Boy, ia mau Melati resign dari pekerjaan nya dan menjadi Ibu rumah tangga saja, mengurus suami dan anak-anak nya nanti.
Dan tibalah Melati dan Boy melangsungkan pernikahan 💍👑👫👰
...💞****************💞...
__ADS_1