
Suatu ketika malapetaka terjadi untuk hidup Melati, kejadian tersebut tidak dapat di lupakan oleh Melati dalam hidup nya
Awal mula terjadi nya malapetaka adalah pada saat Boy berkunjung ke kos Melati, Boy membawa mobil dinas nya
dan berkata kepada Melati
"Sayang, maaf ya aku hanya mampir sebentar saja, aku harus segera kembali ke kantor karena pekerjaan ku masih banyak sekali"
Lalu Boy ingin istirahat sebentar di kos Melati dan meminta Melati untuk membangun kan dirinya jam 00.00 malam, pada akhir nya Melati malah ikut ketiduran dan mereka terbangun sudah pagi
Begitu boy ingin berangkat ke kantor nya betapa kaget nya mereka bahwa mobil yang di bawa boy pun hilang, mereka pun panik dan sempat mencari keberadaan mobil tersebut
Karena yang hilang adalah mobil kantor, Boy pun tidak berani untuk masuk kantor dan pada akhirnya ia memilih untuk melarikan diri dari kantor nya
Akhirnya merekapun mencari tempat kos yang baru dan mengganti semua no HP agar tidak ada yang dapat menghubungi nya, selama pelarian Boy terkadang di temani tidur oleh saudara sepupu nya Melati dan Melati tidur di rumah paman nya
Paman dan bibi Melati sudah menasehati boy agar ia mau menyelesaikan masalah nya di kantor, namun jawaban Boy saat itu bahwa ia masih belum siap.
Pada saat pelarian Boy memasuki bulan ke tiga, tabungan Boy pun mulai menipis karena terpakai untuk keperluan biaya kos dan untuk makan sehari-hari
Suatu ketika boy benar-benar sudah tidak memiliki uang dan kebetulan kondisi nya sedang tidak baik, Boy sakit demam tinggi.
Karena Melati tidak tega, akhirnya Melati menghubungi paman nya dengan maksud ingin meminjam uang untuk Boy berobat, kemudian paman nya meminta Melati untuk datang ke rumah nya.
Lalu karena Boy sedang sakit, Melati pun sendiri ke rumah paman nya, Ketika selesai dari rumah paman di tengah jalan Melati di hadang oleh Roni, pada saat itu Melati pun bingung. karena jika ia menolak ajakan Roni pasti Roni akan mengikuti Melati sampai tempat kos nya dengan Boy.
__ADS_1
Akhirnya mau tidak mau Melati pun menyetujui ajakan Roni hanya untuk sekedar makan saja. dan sungguh saat itu Melati tidak curiga sedikitpun kepada Roni bahwa Roni telah merencanakan sesuatu yang jahat terhadap Melati.
Sewaktu Melati dan Roni sedang makan, Boy pun menghubungi Melati. lalu Melati menerima telpon Boy di toilet karena Melati sangat takut boy mengetahui bahwa Melati sedang bersama dengan Roni.
Lalu pada saat Melati sedang menerima telpon dari Boy, disitulah kesempatan Roni menaruh sesuatu ke dalam makanan dan minuman Melati sehingga setelahnya Melati tidak sadarkan diri.
Ketika Melati selesai Terima telpon dari Boy, ia pun tanpa curiga melanjutkan hidangan nya. lalu setelah itu Melati benar-benar sudah tidak sadarkan diri.
Saat Melati tersadar ia pun kebingungan karena ia berada di sebuah kamar berdua bersama dengan Roni, lalu ia menyadari bahwa dirinya hanya berselimut kan selimut saja tanpa sehelai baju nya.
Dan Ia Juga Merasakan perih di bagian sensitif nya juga Ada bercak darah di kasur.
..."Dimana aku.... Apa yang telah kamu lakukan padaku.... " plak... plak.... melati menampar Roni.... brengsek kamu.... bajingan kamu..... "...
Dan Melati pun sudah tidak dapat menahan tangis nya lagi...
Bahwa pada saat Melati tidak sadarkan diri. Roni telah memperkosa Melati sebanyak 3 kali, Roni telah merenggut kesucian Melati.....mengetahui perbuatan Roni. Melati pun sangat murka kepada Roni.
Roni meminta maaf kepada Melati bahwa apa yang ia lakukan adalah khilaf, dan Roni berjanji bahwa jika terjadi apa-apa dengan Melati ia siap bertanggung jawab.
Dengan perasaan yang tidak karuan akhirnya Melati pun mengenakan pakaian nya dan segera meninggalkan Roni. karena ia memikirkan Boy yang sedang menunggu dirinya untuk berobat ke dokter.
Setelah nya Melati membawa Boy berobat, ia hanya terdiam seribu bahasa karena masih shock atas perbuatan Roni terhadap dirinya.
Setelah kejadian, Melati pun jadi sering melamun, murung dan tidak nafsu makan, 1 bulan berlalu kemudian Melati mulai merasakan dirinya tidak enak badan, seperti pusing dan mual-mual.
__ADS_1
Akhirnya secara diam-diam ia membeli tes kehamilan dan betapa terkejutnya ia bahwa ternyata hasil tersebut adalah positif, ia teringat ucapan Roni bahwa pada saat Dirinya tidak sadarkan diri, Roni melakukan nya sampai 3x. Kejam nya Roni
Pada saat Melati mengetahui bahwa ia hamil ia pun benar-benar kalut. ia bingung apa yang harus di lakukan nya...terlintas di pikirannya bahwa Melati ingin sekali mengakhiri hidup nya bersama dengan janin yang sedang ia kandung.
Kemudian ia pun memberitahu kepada paman dan bibi nya atas apa yang terjadi kepada diri nya. setelah paman nya mengetahui hal tsb paman Melati sangat lah marah kepada Roni.
Kemudian mereka pun mendatangi rumah Roni, namun sesampainya Melati di rumah Roni. keluarga nya memberitahu bahwa Roni telah tertangkap atas kasus pengedaran narkoba.
Lalu dengan rasa kecewa, Melati dan paman nya pun kembali ke rumah nya. lalu paman dan bibi Melati pergi untuk menjemput Boy untuk membicarakan masalah melati dengan Roni, dan paman Melati meminta ia untuk tetap di rumah nya.
Pada saat Melati berada sendiri di rumah paman nya. ia pun berusaha untuk mengakhiri hidupnya dengan memotong urat nadi tangan nya menggunakan silet.
Lalu banyak darah yang keluar dan Melati pun merasa lemas dan kemudian tidak sadarkan diri, Melati tersadar bahwa ia sudah berada di RS. ia di tolong oleh saudara sepupu nya yang kebetulan memang diminta paman untuk datang ke rumah nya karena khawatir terjadi apa-apa karena melati sedang kalut.
Melati pun sempat menyalahkan sepupu nya, mengapa ia tidak membiarkan Melati mati saja, kemudian datang lah paman Melati beserta pacar nya Boy.
Dan betapa terkejut nya Melati dengan reaksi pacarnya, bahwa pacar nya mau bertanggung jawab atas kehamilan nya dengan menikahi Melati secara sirih.
Lalu Melati pun di nikahi secara sirih oleh Boy. setelah mereka menikah sirih. paman Melati menasehati boy agar ia mau menyerah kan diri nya ke kantor dan menyelesaikan atas semua permasalahan nya. dan melati pun turut menasehati Boy saat itu.
Akhir nya boy pun menyetujui bahwa ia akan pergi untuk menyelesaikan masalahnya, dan berjanji akan kembali kepada Melati jika semua masalahnya sudah selesai. Namun entah kenapa firasat Melati saat itu mengatakan bahwa Boy akan pergi bukan untuk menyelesaikan masalahnya saja tetapi untuk meninggalkan dirinya juga.
Benar saja, setelah kepergian Boy saat itu boy benar-benar sudah tidak menghubungi Melati lagi. ia benar-benar hilang begitu saja bagaikan di telan bumi.
...****************...
__ADS_1