
Saat boy datang ke kantor nya untuk menyelesaikan masalah nya, boy di pukuli oleh orang kantor nya karena sudah mangkir dari dinas selama hampir 3 bulan,dan juga menghilangkan barang bukti mobil
Boy terima itu, kemudian ia berusaha menjelaskan bahwa mobil tersebut benar-benar hilang, namun teman nya telah fitnah boy dengan mengatakan bahwa mobil tersebut sengaja boy jual untuk modal ia menjadi bandar narkoba
lalu boy berusaha menjelaskan apa yang terjadi dan siap menghadirkan melati sebagai saksi bila di perlukan, tetapi Alhamdulillah atasan boy lebih percaya pada nya di bandingkan dengan teman boy tersebut
Dan boy terhindar dari kata pecat dan hanya akan menjalakan hukuman sel selama 1 bulan, saat boy sedang menjalani hukuman
istri nya datang menemui boy dan tanpa boy mengira bahwa istri nya telah memarahi dan memaki boy di depan teman boy yang telah memfitnah nya dan mereka mentertawakan boy!
lalu istrinya juga mengambil paksa ponsel milik boy, yang dimana boy lupa belum menghapus chat nya dengan Melati!
Kemudian setelah boy selesai menjalani hukumannya, ia tidak langsung pulang kerumah istri nya namun ia memilih pergi ke rumah pakde nya
lalu pakde nya menasehati boy agar boy kembali pada istrinya dan membiarkan Melati hidup bahagia dengan kehidupan nya
lalu setelah boy pulang kerumah, ia dan istri nya bertengkar hebat! kata-kata kebun bintang pun turut di lontarkan istri nya boy! Lalu Amira mengancam, bila boy tidak meninggalkan melati ia akan memenjarakan nya!
Akhirnya boy mengalah demi keselamatan Melati, ia memilih kembali pada istri nya Amira dan mencoba berusaha memperbaiki keretakan rumah tangga nya
Namun, seiring berjalan nya waktu di saat boy sudah berusaha melupakan Melati,setiap hari istri nya selalu menyebut-nyebut nama Melati yang membuat boy jadi selalu teringat dengan istri sirih yang ia cintai itu
Dan tanpa sepengetahuan boy, Amira menghubungi melati....memaki nya dan meminta melati untuk tidak lagi berharap pada boy!
Namun, saat melati sudah mengabulkan keinginan nya. Amira masih terus saja curiga pada boy dan mereka selalu bertengkar hebat! dan boy juga selalu di intimidasi oleh keluarga nya Amira
Lalu boy dan Amira kembali menjalankan program hamil mereka, Amira sangat berharap ia bisa hamil lagi untuk menebus kesalahannya pada boy! namun setelah di periksa dengan berat hati dokter mengatakan bahwa Amira mengalami masalah pada rahim nya yang mengharuskan rahim tersebut di angkat!
Setelah pengangkatan rahim, Amira semakin kehilangan Arah, menjadikan rumah untuk boy seperti neraka namun ia juga selalu menolak apabila boy ingin menunaikan nafkah batin nya
Amira meminta suaminya untuk merahasiakan pengangkatan rahim nya pada keluarga besar nya! dan boy mengabulkan semua itu, namun malah boy yang selalu di intimidasi dan di salahkan atas alasan mereka belum di karunia anak lagi
selain itu, Amira juga mendatangi Nadia...ia memaki Nadia karena gara-gara Nadia, boy akhirnya mengenal Melati! dan pakde nya mendengar bahwa putri nya telah di maki-maki sedemikan rupa oleh Amira!
setelah 2 tahun boy berusaha memperbaiki hubungan dengan Amira dan akhirnya gagal, boy memutuskan pergi dari rumah nya dan tinggal bersama sahabat nya!
namun Amira mengira bahwa boy pergi dari rumah karena kembali berhubungan dengan Melati!
__ADS_1
Amira pun pergi kerumah orang tua nya, setelah 3 bulan mereka pisah rumah
boy mendapatkan surat dari Amira yang telah di titipkan oleh Amira untuk nya
Dan setelah boy buka ternyata itu adalah surat tuntutan perceraian dari istri nya
"Alhamdulillah bang.... setelah sekian lama gua tunggu, akhirnya Amira menggugat cerai gua juga!" ucap riang boy pada sahabat nya yang membuat sahabat nya menggeleng kan kepala nya
"sesakit apa sih Lo boy sama rumah tangga Lo, sampe senang gitu dapat surat tuntutan" tanya sahabat nya
Boy hanya tersenyum kegirangan
Namun tidak semudah itu proses boy bercerai, karena Amira merencanakan sesuatu agar boy di pecat secara tidak hormat dari kedinasan nya!
Atasan nya memberi tahu pada boy, bahwa Amira telah menaruh surat gugatan nya dan membocorkan pada boy, bahwa akan ada bukti narkoba yang akan di bawa istri nya dalam persidangan untuk menjatuhkan boy!
Boy pun tidak tinggal diam, ia mencari tau darimana Amira bisa mendapatkan barang haram tersebut, lalu boy juga meminta bantuan pakde nya untuk menjadi saksi dalam persidangan kantor mereka
pakde nya mau membantu tetapi meminta boy bahwa dalam persidangan belum berlangsung, boy dilarang untuk menemui Melati karena khawatir akan menjadi Boomerang untuk diri boy
Saksi dari Amira Adalah seluruh keluarga nya dan saksi dari boy adalah,pakde , Bima dan juga Amel!
dan tibalah persidangan tersebut di mulai, Hakim memberikan kesempatan pada Amira untuk terlebih dahulu membacakan apa saja yang menjadi tuntutan perceraian mereka
Kemudian Amira mulai membacakan tuntutan nya
"Yang mulia, yang pertama saya menuntut nafkah lahir batin yang suami saya tidak berikan selama 2 tahun belakangan ini, tuntutan yang kedua, bahwa suami saya telah memiliki Will dan telah menikahi nya secara sirih, dan tuntutan saya yang terakhir adalah, saya menemukan barang bukti berupa barang haram narkoba yang saya temukan dalam lemari suami saya!" Ucap Amira dalam tuntutan nya
lalu setelah Amira memberikan bukti-bukti kepada hakim, ia meminta suami nya agar dapat di pecat secara tidak hormat dari kedinasan nya dan meminta boy dapat di hukum dalam kurungan selama 3 bulan!
Namun, sebelum hakim memutuskan. beliau mempersilahkan boy untuk membacakan pembelaan dirinya atas tuntutan yang sudah dibacakan oleh Amira sebelum nya
lalu boy yang sedari tadi menahan emosi nya, dengan santai mulai menjelaskan pada hakim
"Pak komandan yang terhormat, saya sangat tidak terima dengan tuntutan yang di ajukan oleh istri saya!" Ucap boy pada hakim
"Cuih! mana ada maling mau ngaku! suruh tuh perempuan murahan itu di hadirkan dalam persidangan ini, berani ga Lo! ucap gemuruh teriakan dari keluarga Amira kepada Boy
__ADS_1
lalu sang hakim yang mulia meminta keluarga Amira untuk diam untuk mendengar kan pembelaan boy, lalu hakim meminta boy untuk melanjutkan pembelaan nya
"Yang pertama, saya mengakui bahwa saya memiliki punya hubungan dengan wanita lain, namun hubungan kami sudah lama berakhir! dan pada saat saya menikahi nya secara sirih karena semata-mata saya menyelamatkan dia dari kematian! dan saya keberatan apabila dia di hadirkan dalam persidangan ini karena kami sudah lost contact"
"cuih! bohong tuh bohong!" teriak ibu nya amira"
"Diam....diam...diam...." Ucap hakim sambil mengetuk palu agar keluarga Amira bisa kooperatif untuk diam mendengarkan semua pembelaan yang boy lontarkan!
kemudian boy melanjutkan
"Yang kedua, saya keberatan dengan tuntutan nafkah lahir batin! karena dari awal kami menikah, istri saya yang memegang ATM gaji saya! dan soal nafkah batin, saya selalu berusaha tunaikan nya namun kerap kali saya di tolak dengan alasan sakit! atau menunggu nya tertidur dahulu! saya tanya kepada yang mulia, apakah enak? berhubungan intim tapi tidak mendapatkan respon baik dari pasangan kita? lalu yang ketiga, saya benar-benar tidak terima atas barang haram tersebut! karena saya sama sekali tidak konsumsi barang haram tersebut!" Ucap pembelaan boy pada hakim
Dan boy memberi kan hakim sebuah flashdisk yang di dalam nya terdapat barang bukti atas pembelaan yang boy bacakan!
Lalu keluarga Amira meminta boy untuk segera lakukan tes urine saat itu juga, dan boy dengan senang hati bersedia melakukan tes tersebut
Dan akhirnya di lakukan lah Tes urine pada saat itu juga, kemudian hasil nya adalah negatif! seketika Amira dan keluarga nya diam dan tertunduk Malu!
Lalu boy meminta hakim untuk membuka isi flashdisk yang tadi sudah ia berikan, dan setelah di buka terdapat bukti chat kasar istrinya dan bukti chat Amira dengan teman boy yang dimana mereka merencanakan bukti narkoba tersebut untuk menjatuhkan boy di persidangan!! tanpa amira ketahui bahwa sebelum nya boy telah sadap isi ponsel nya untuk mencari bukti! dan seketika keluarga Amira hening!
dan juga terdapat bukti rekam medis saat dulu mereka menjalankan program ham, yang dimana dalam rekam medis tersebut jelas bahwa Amira yang selama ini bermasalah! jadi ucapan ibu Amira yang mengatakan bahwa boy mandul adalah tidak benar!
"Bagaimana suami mau betah komandan, kalo di rumah di jadikan neraka oleh istri nya dengan kata-kata kebun binatang dan bagaimana suami tidak mencari Will apabila dirumah selalu di tolak...selama saya ada masalah, sekalipun saya tidak pernah main perempuan....dan ketika saya bertemu dengan Will saya, saya akui bahwa saya mendapat kan kenyamanan itu pada diri nya! saya mencintai nya pak hakim! "ucap boy dengan lantang
kemudian karena boy mengakui bahwa ia memiliki hubungan dengan melati, maka hakim memutuskan boy untuk menjalani sidang kode etik dan penundaan pangkat, namun boy terbebas dari kata "pecat"
Namun, keluarga Amira masih belum terima atas keputusan hakim, mereka merasa bahwa hakim berpihak pada boy
kemudian boy mengatakan bahwa ia akan menuntut balik Amira atas tuduhan narkoba tersebut! namun Amira memohon pada boy agar tidak memasukan ia ke penjara! karena boy tidak tega akhirnya ia membatalkan niat nya untuk menuntut mantan istri nya tersebut
Walau keluarga Amira masih terlihat angkuh! yang terpenting boy sudah membuktikan bahwa apa yang di tuntut istrinya tidak lah benar!
Setelah sidang selesai, senior dan pakde nya boy menyarankan boy untuk tidak hadir dalam sidang di pengadilan agama, agar cepat putus nya!
lalu boy dengan tergesa-gesa mendatangi teman lama nya itu yang sudah merencanakan niat jahat untuk menjatuhkan boy!
sesampainya boy sangat emosi dan hampir saja memiliki teman nya itu namun segera di pisahkan oleh teman nya yang lain
__ADS_1