
Setelah enam bulan boy dan Amira menikah, kemudian Amira langsung hamil namun sayang pada saat mau melahirkan anak pertama mereka meninggal dunia karena Amira mengalami "plasenta Previa"
Setelah mereka kehilangan anak pertama nya, Amira berubah menjadi sangat posesif yang membuat boy jadi tidak betah di rumah. lalu setelah satu tahun boy menikah dengan Amira ia baru tersadar tentang Dewi!
boy diam-diam mencari tau tentang Dewi pada teman nya, dan setelah di beritahu bahwa Dewi sudah meninggal boy sangat shock dan sedih begitu mendalam
Boy dan Amira kesulitan memiliki keturunan lagi setelah anak pertama mereka meninggal, segala cara dan pengobatan pun telah mereka tempuh! Namun belum ada hasil yang memuaskan
membuat Amira jadi semakin posesif pada Boy, Amira memiliki kekhawatiran bahwa suami nya akan meninggal kan nya. kekhawatiran itu sangat berlebihan yang menyebabkan boy dan Amira jadi sering bertengkar
Singkat Cerita, Dua tahun sudah mereka sudah mencoba segala macam program hamil, namun hasil nya Amira belum juga bisa hamil, dan selama dua tahun tersebut, Boy selalu di intimidasi oleh keluarga Amira
Setiap kali boy dan Amira mendatangi acara keluarga besar nya Amira, Ibu mertua nya mengatakan
"Kamu nih penyebab nya kenapa sekarang kalian belum punya anak lagi!! mungkin punya mu encer boy karena kelelahan bekerja dan merokok!!"ucap sinis ibu mertua nya yang kerap kali tanpa di sadari telah menyakiti hati boy
sampai suatu ketika, Amira diberitahu oleh teman nya tentang pengobatan ke dokter ternama...Amira pun segera membujuk boy untuk mencoba kesana
Sesampainya di sana, Amira hanya minta boy yang di periksa dan selama promil memang selalu boy yang di tuntut Amira untuk di periksa karena menurut Amira, bahwa boy lah yang bermasalah
__ADS_1
Setelah boy di periksa, dokter mengatakan bahwa boy sehat dan tidak ada masalah, ketika mereka sedang di beri resep oleh dokter datang lah istri dokter tersebut yang juga berprofesi sebagai dokter kandungan
"Ini ibu nya kenapa tidak di periksa juga"! tanya istri dokter pada Amira dan boy
"Saya dok? saya sehat dan baik-baik saja dok, kalo suami saya sudah jelas ia kelelahan dan juga merokok" jawab Amira
"belum tentu juga ibu, dan lagi pula hasil pak boy bagus dan sehat-sehat saja, apa ibu tidak keberatan bila saya bantu periksa kesehatan ibu juga?" Sahut penjelasan dokter
"Baik, kalo begitu" Ucap Amira sombong!
Setelah Amira di periksa, Lalu hasil nya sangat mengejutkan.... bahwa dokter merujuk boy dan Amira untuk periksa lebih lanjut ke rumah sakit yang cukup terkenal lengkap dengan fasilitas nya
Selepas mereka dari dokter tersebut,pada saat di mobil. Amira sangat tidak terima bahwa dokter mengatakan bahwa rahim nya telah tumbuh kista!
"Enak saja tuh dokter mulutnya" Ucap Amira
Lalu boy menyarankan Amira untuk periksa lebih lanjut ke rumah sakit terkenal, Karena Amira merasa dirinya baik-baik saja maka ia mau di bawa boy untuk di periksa lanjut ke rumah sakit
Sesampainya mereka di sana, Amira di periksa sangat detail oleh dokter kandungan. Dan hasil nya sama seperti hasil sebelum nya bahwa pada rahim Amira terdapat sebuah kista yang tumbuh sangat cepat, lalu dokter menyarankan Amira untuk lakukan operasi pengangkatan kista tsb segera mungkin
__ADS_1
Untuk menghindari kista tumbuh dan membahayakan rahim nya, lalu tanpa di tunda lagi akhir nya Amira pun di operasi saat itu juga
Pasca pengangkatan kista pada rahim Amira, Amira semakin tambah posesif!setiap kali boy pulang, bukan nya minum ia buatkan untuk suami melainkan ia segera mengambil hp boy dan memeriksa nya
Amira khawatir boy akan selingkuh, dan setiap kali boy pulang. Amira selalu mengingat kan boy agar ia tidak selingkuh dan selalu mengancam akan bunuh diri apabila boy selingkuh!!
yang kerap kali membuat mereka jadi bertengkar hebat dan menyebabkan boy jadi malas pulang kerumah
Boy jadi lebih senang menghabiskan waktu dengan teman teman nya di karaoke, menghabiskan uang puluhan juta hanya untuk kepuasan hati nya
tapi di samping itu, selama boy tidak pulang ia tidak pernah main perempuan, boy hanya senang dugem dan karaoke untuk melepas stres yang ada di pikiran nya.
Setiap kali boy pulang, pasti Amira selalu mengajak bertengkar boy
puncak nya Adalah, Amira menghubungi kontak perempuan yang ada di hp Boy. bahkan polwan-polwan dan pelapor pun turut Amira hubungi
Amira memaki teman wanita boy seakan wanita tersebut adalah benar selingkuhan nya boy! dan membuat boy malu di kantor nya kemudian sampai ia mendapat teguran dari atasan nya! di tambah lagi, boy selalu mendapat intimidasi dari keluarga istri nya!
Membuat boy semakin kalut, setiap hari Amira selalu menghubungi boy berkali-kali bahkan di saat boy sedang sibuk bekerja, Amira selalu mengganggu dengan menghubungi nya ratusan kali
__ADS_1
Sampai suatu ketika, Boy malas pulang kerumahnya, lalu ia menuju rumah pakde nya dan bermalam selama satu Minggu di sana.