
setelah boy mendapatkan surat panggilan dari pengadilan agama, kemudian boy meminta ijin pada pakde nya untuk menemui Melati
"Monggo, kejarlah cintamu lek!" Ucap pakde nya
Kemudian dengan segera boy mendatangi rumah Melati, namun sesampainya di sana ia melihat di rumah melati seperti sedang mengadakan acara
Dan ternyata Melati sedang melangsungkan pertunangan nya dengan Adam, lalu boy menuju rumah sepupu Melati
Boy diberi tahu oleh sepupu Melati bahwa melati sedang melangsungkan acara tunangan nya dengan Adam, seketika boy lemas dan hati nya bergemuruh, sedih dan kecewa yang ia rasakan saat mendengar nya!
Lalu boy menunggu sampai acara pertunangan melati selesai, kemudian diam-diam ia mendatangi Adam
"Sorry, Lo adam ya tunangan nya Melati?" Tanya boy pada Adam
"Ya, Lo siapa ya?" jawab nya Adam
"Kenalin, gue boy! mantan suami Melati...Selamat ya atas pertunangan kalian, gue cuma mau bilang! tolong jaga melati dan jangan pernah Lo sakiti hati nya...karena jika Lo sampai menyakiti hatinya, gue adalah orang pertama yang akan cari Lo" Sahut boy sinis
kemudian setelah mereka berjabat tangan, di saat itu lah boy mulai mencoba mengikhlaskan Melati bahagia dengan Adam
Meski hati nya sangat terluka! kemudian boy menghubungi sahabat nya, dan sahabat nya sedang berada di Pontianak! lalu dengan segera boy mengurus cuti nya untuk menyusul sahabat nya ke Pontianak
sesampainya ia di sana, boy di ajak sahabat nya ke sebuah pantai...dan di pantai itulah ia meluapkan segala kekecewaan hati nya!
"Tuhan.........! tolong hamba mu untuk melupakan nya! aku ikhlas ya Allah asalkan dia bahagia dengan pasangan nya" Teriak boy di tengah pantai
kemudian ia bernyanyi bersama sahabatnya, boy sangat kalut tetapi setidaknya dapat menghibur dirinya
"Tenang aja bro! kalo jodoh ga akan kemana" Ucap sahabat nya sambil menepuk pundak boy!
di saat mereka ingin kembali ke hotel, turunlah hujan dan di tengah deras nya hujan, boy berdoa dalam hati nya
__ADS_1
"Ya Allah....tolong jodohkan hamba dengan dirinya lagi, walau bagaimanapun dia masih tetap istriku yang sah" gumam boy sambil meniti kan air mata nya
Setelah boy kembali dari Pontianak, ia menyibukkan diri dengan bekerja dan bekerja agar ia dapat melupakan Melati, Namun boy penasaran dengan Adam dan ia meminta bantuan pada sepupu Melati untuk mencari tau no ponsel nya Adam
Setelah di dapatkan, boy menyadap isi ponsel nya Adam! ia melihat banyak sekali chat mesra Adam dengan Melati, hati nya sangat terluka melihat kemesraan Adam dengan Melati
lalu setelah sebulan berlalu, boy dan team nya mendapatkan tugas ke Surabaya selama satu Minggu, namun sebelum berangkat ia mendapatkan kabar dari teman nya
kabar tentang alamat lapas di mana Roni menjalankan hukuman nya, setelah di beritahu dengan tergesa-gesa boy mendatangi lapas tersebut
Dengan di dampingi teman nya, boy memukuli wajah roni sampai babak belur
"Ba**sat Lo ya, Ka**et Lo ya, dulu gua susah payah menjaga kehormatan Melati, nah Lo seenaknya aja melecehkan nya! Lo tau ga efek dan trauma nya dia, Melati sampai dibawa ke psikiater karena berusaha coba bunuh diri 2x, An**ing Lo!" boy terus memukuli Roni sampai ia memohon ampun pada boy, Roni mengaku salah dan menyesali perbuatannya
setelah boy puas memukuli Roni, ia segera pergi karena harus berangkat ke Surabaya, dendam nya dulu pada roni sudah ia luapkan langsung!
Boy dan team ke Surabaya selama satu Minggu, namun sebelum satu Minggu mereka sudah menyelesaikan pekerjaan nya namun mereka memutuskan untuk satu hari lagi di Surabaya
pada Minggu malam, boy dan team bergegas menuju bandara. Saat sedang boarding pass, boy terkejut seperti ia melihat Melati
Kemudian pandangan boy tidak pernah lepas dari Melati, ia terus mengikuti melati sampai ke ruang tunggu penerbangan
sesampainya di ruang tunggu, boy memastikan dengan menghubungi sepupu nya Melati, setelah boy yakin bahwa yang ia lihat adalah wanita yang ia cintai, boy segera ingin menghampiri nya
Namun, langkah nya terhenti saat boy melihat melati sesekali mengusap air mata nya, "hmm dia sedang menangis"
gumam boy dalam hati nya
boy yakin bahwa melati menangis karena Adam pasti sudah buat nya kecewa, Lalu boy memberitahu teman nya untuk nanti pada saat di pesawat boy meminta tolong untuk teman nya mau berpindah seat dengan Melati
Dan teman nya pun menyetujui nya, boy terus memperhatikan Melati, ia sangat merindukan nya
__ADS_1
"Ya Allah, terimakasih! di saat hamba sudah ikhlas dia bahagia dengan pasangan nya, engkau malah pertemukan kami disini...Ridhoi hamba ya Rabb, hamba mohon!" Doa boy dalam hati nya
Saat nya mereka memasuki pesawat, boy berdiri persis di belakang Melati namun saat itu melati tidak menyadari nya bahwa boy berdiri persis di belakang nya
di saat boy berdiri persis di belakang Melati,ingin rasanya ia menyapa namun boy tahan sampai nanti saja saat di pesawat baru dia akan menyapa Melati
Setelah melati menemukan tempat duduk nya, "Melati....Melati...." sapa boy pelan ke arah Melati
kemudian melati pun menoleh dan ia terkejut bahwa dirinya akan bertemu dengan boy dalam satu pesawat
ketika melati menoleh, seketika hati boy bergemuruh....rasa rindu dan cinta menyelimuti hati nya
"Hai...kamu tukar seat dengan temanku ya, duduk di sebelah ku" sapa boy yang menghampiri Melati, kemudian melati dan teman nya boy pun bertukar seat
Namun saat itu mata Melati sembab karena habis menangis!
pada saat boy sedang menaruh tas nya dalam kabin, boy mengatakan
"I still love you" bisik nya pada Melati
melati hanya tersenyum, dan menundukkan kepalanya karena tidak ingin boy melihat mata nya yang sembab, lalu boy duduk di samping Melati
saat boy mencurahkan isi hatinya selama ini, melati menitikkan air matanya namun segera boy mengeluarkan sapu tangan nya dan mengusapkan ke pipi melati yang basah karena air mata nya!
saat melati tertidur, diam-diam boy menggenggam tangan melati bahwa ia sangat merindukan Melati dan sesekali ia membelai lembut kepalanya Melati
Boy terus menatap wajah melati dengan penuh kerinduan di saat melati terlelap tidur di bahu nya,
"Akan aku gantikan air mata kesedihan mu dengan air mata kebahagiaan sayang, kembali lah kepadaku"
gumam boy dalam hatinya
__ADS_1
Setelah melati terbangun dan tersadar bahwa boy menggenggam tangan nya dengan refleks, melati melepaskan tangan nya dari genggaman boy
Namun boy tetap kembali menggenggam tangan Melati, dan selama penerbangan tangan melati tidak pernah di lepas kan oleh boy