
Malam itu, Boy bermalam di rumah pakde nya karena ia baru bertengkar dengan istri nya. Rumah tangga Boy sudah tidak sehat lagi semenjak kepergian putri pertama nya
Amira, Adalah istri nya boy. ia sangat mencintai Boy namun cinta nya bertepuk sebelah tangan
Ayu, Adalah sahabat Amira mereka bersahabat sejak masih kuliah di satu universitas. Dahulu Ayu dan Boy sepasang kekasih Namun hubungan nya berakhir setelah boy mengetahui bahwa Ayu telah mengkhianati cinta nya. ironis nya, Ayu mengkhianati Boy dengan teman nya sendiri
Saat masih berpacaran, Ayu sering mengajak Amira untuk bertemu dengan Boy di tempat kos nya. Boy mengontrak rumah bersama dengan 3 teman nya.
Diam-Diam Amira menyukai Boy, ia berharap bisa menjadi istri nya boy. namun sayang boy tidak memiliki perasaan yang sama dengan Amira.
Setelah Amira mengetahui bahwa hubungan Boy dan Ayu telah berakhir, ia memberanikan diri untuk jujur pada sahabat nya. "Ayu", panggil Amira
"Aku mau tanya, Apa benar kamu dan Boy telah putus?" Tanya Amira pada Ayu yang saat itu sedang berhias diri di kamar Amira
Ayu, terdiam sejenak. memandangi wajah nya pada kaca
"Iya..Mir! Boy mengetahui bahwa aku mempunyai hubungan dengan Gatot, dan aku akui bahwa aku perasaan ku lebih cenderung pada Gatot" Jawab Ayu
"Bila boleh jujur, Aku suka sama boy yu!" ucap Amira yang membuat Ayu seketika melongok ke arah Amira yang berdiri persis di samping nya ia duduk
"Hah? Kamu suka sama Boy Mir? Apa boy juga suka sama kamu? "sahut Ayu yang penasaran dengan jawaban Amira
"Sepertinya begitu, Kemarin dia hubungi aku mengajak aku makan malam, kata nya biar kamu cemburu yu!" Jawab Amira
Ayu hanya tersenyum pada Amira, keesokan hari nya, sepulang Amira kuliah ia berniat ingin menemui boy di kos nya, sebelum beranjak kesana Amira juga mampir ke toko kue sebagai buah tangan nya untuk mendapatkan simpati nya boy
Sesampai nya Amira di sana, ia melihat boy sedang bicara di telpon. saat itu Boy sedang berbincang dengan Dewi, ia adalah mantan pacar boy saat dulu mereka masih sekolah tingkat pertama
Boy dan Dewi, mereka berpacaran sejak duduk di bangku kelas 3 SMP, hubungan mereka kandas saat boy sedang pendidikan
Mereka bertemu lagi ketika Boy sudah putus dengan Ayu
"Hai, Boy" Sapa Amira sambil menyodorkan sebuah bag yang berisi kue "wah, apa ini" sahut boy sambil menerima bag yang diberikan oleh Amira
"Kue untukmu!" ucap Amira! "Duh...jadi enak, Makasih ya! btw ada apa kamu kesini Mir?" Tanya boy pada Amira yang sedang duduk di kursi dan berhadapan dengan Boy
"Nanti malam,kamu kemana boy? bila tidak dinas aku mau ajak kamu nonton bioskop" Tanya Amira
__ADS_1
Karena boy sudah ada janji dengan Dewi, maka Boy secara baik-baik menolak ajakan Amira. seketika Amira memasang wajah yang sedih! kecewa karena boy tidak bisa!
Singkat Cerita, Setelah lulus kuliah Amira berniat ingin mengungkapkan isi hati nya pada boy. Tibalah, ia mengungkapkan rasa cinta nya pada boy
"Maaf Amira, aku tidak bermaksud ingin menyakiti hatimu tapi aku sudah bertunangan dengan pacarku Dewi! Maaf ya" Jawab Boy
Amira pun sedih ternyata cinta nya di tolak oleh boy, dan ia tidak menyangka bahwa boy sudah bertunangan dengan Dewi
semenjak itu, Amira jadi murung...karena ia sangat mencintai boy sejak lama
Tok
Tok
Tok, "Amira,Ayo makan nak" terdengar suara ibu nya dari balik pintu
Kemudian Amira pun beranjak menghampiri ibu nya, "Kamu kenapa, belakangan ini ko murung" Tanya ibu nya heran
Setelah Amira menjelaskan, selesai makan malam ibu nya pergi ke rumah Tante nya Amira, ternyata diam-diam ibu nya Amira pergi ke orang pintar untuk membuat boy gagal menikah dan mau menikahi Amira
Saat terbaring di rumah sakit, Amira selalu memanggil nama Boy. lalu dengan segera ibunda nya menghubungi Boy dan meminta nya untuk datang menjenguk Amira yang sedari tadi terus menyebut nama nya
Saat ibu Amira menghubungi nya, boy bersama Dewi sedang mempersiapkan acara pernikahan nya, Lalu boy minta ijin pada Dewi untuk pergi sebentar. Tanpa Dewi curiga ia pun mengijinkan calon suami nya pergi
Saat di rumah sakit, Boy di berikan minum sebotol Air mineral yang sudah tidak tersegel. karena haus boy pun meneguk nya
"Boy...Aku cinta sama kamu" Ucap Amira yang sedang terbaring lemah, Namun boy hanya tersenyum
"Maaf, Amira aku tidak cinta sama kamu dan lagi pula sebentar lagi aku sudah mau menikah dengan cinta pertama ku"
Gumam Hati boy saat itu
"Nak Boy, Amira sudah sebulan ini selalu menceritakan tentangmu pada saya" Ucap ibunda Amira
Boy hanya membalas dengan senyuman bingung
Lalu setelah 1 jam boy di rumah sakit, kemudian ia pamit untuk pulang karena Dewi sudah menunggu nya, namun sebelum boy pulang ia diberikan lagi satu minum air mineral oleh ibunya Amira
__ADS_1
Setelah keluar dari rumah sakit, boy merasa seperti orang linglung! akhirnya ia pulang kerumah nya dan tidak menemui Dewi.
"Assalamualaikum" boy mengucap salam
"walaikumsalam, Lho kamu nak" Ucap ibu nya, Lalu boy masuk ke dalam kamar nya. entah kenapa selepas ia dari rumah sakit, boy merasa sangat kebingungan
pada saat yang bersamaan Dewi menghubungi nya namun telepon nya tidak boy hiraukan!
Setelah 3 hari kemudian boy bicara pada ibu nya
"Buk, aku ingin melamar seseorang. gadis itu bernama Amira!" Ucap boy pada ibu nya
"Apa.....kamu bilang?! bukan kah tanggal pernikahan mu dengan Dewi sebentar lagi akan di laksanakan?" sahut heran ibu nya dengan mengerutkan kening nya
"Tapi aku mau nya menikah dengan Amira Bu, Titik!!" Ucap boy kembali dengan nada yang sedikit membentak ibu nya
"Ya Allah boy, kamu jangan gila deh! undangan mu sudah di sebarkan, dan tanggal pernikahan mu juga sudah di tentukan, lalu bagaimana dengan Dewi? kamu ini kerasukan setan apa sih.....?!" Jawab ibu nya kesal!
Entah apa yang membuat boy jadi berubah pikiran, padahal boy sangat mencintai Dewi, Dewi adalah kekasih nya sejak mereka masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Dan Akhirnya karena itu sudah jadi kemauan dan keputusan boy, seluruh keluarga juga tidak bisa berbuat apa-apa
singkat cerita, Akhirnya boy melamar Amira dan menikah dengan nya tanpa memikirkan perasaan Dewi calon tunangan nya yang begitu saja ia tinggal kan, Boy seperti manusia yang amnesia, pikiran nya kosong! Amira sangat bahagia sekali. akhirnya ia bisa menikah dengan laki-laki yang sangat ia cintai
sementara Dewi masih setia masih belum tau boy telah menikah dengan Amira, setelah 2 hari sebelum tanggal pernikahan nya
Dewi di beritahu oleh salah satu kawan nya boy bahwa boy telah menikah dengan Amira dan kabar itu sungguh sangat membuat Dewi sangat Shock!!
saking shock nya, Dewi sering kali melakukan percobaan bunuh diri namun selalu di gagalkan oleh pihak keluarga, pihak keluarga sangat kecewa dan marah pada boy dan juga keluarga nya
Lalu dengan nada yang emosi, ibunda Dewi mengucap kan sumpah serapah di hadapan kedua orang tua boy
"Demi Allah....!!!!! sampai kapan pun, saya dan keluarga tidak akan pernah melakukan peristiwa ini, dan jangan harap!! dan saya pasti kan!!! Rumah tangga boy dengan istri nya tidak akan pernah bahagia di atas air mata anak saya......!!! SAYA BERSUMPAH....!!!"
Bagaimana tidak, hari pernikahan nya sudah di depan mata namun calon suami nya dengan secara tiba-tiba meninggal kan nya dengan menikahi wanita yang jelas-jelas tidak di cintai nya....Lalu Dewi sakit
Keadaan nya semakin lemah, Dewi sangat depresi dan sampai Akhirnya ia menghembuskan nafas terakhir nya di ruang sakit!
__ADS_1